Sabitlenmiş Tweet
Majin_Boo
571 posts

Majin_Boo
@Peceludang1
Di mulai dari Secangkir Kopi
INDONESIA Katılım Nisan 2026
72 Takip Edilen5 Takipçiler
Majin_Boo retweetledi
Majin_Boo retweetledi
Majin_Boo retweetledi
Majin_Boo retweetledi
Majin_Boo retweetledi

Wallahi we are finished pilihan di indo sekarang kaya gini buat Gen Z.

philosophy memes 🔗@philosophymeme0
Indonesia
Majin_Boo retweetledi

@pegawaibumc tapi mereka cerai, berarti mereka gak happy dong ?
Indonesia

"Iya, lu itu tinggal duduk, Nyet. Oke? Lu tinggal duduk manis, ye. Nurut sama gue. Oke? Lu support kerjaan gue. Enggak usah banyak tingkah, enggak usah kebanyakan ngambekan, ya. Laki lu itu fokus kerja, kerja, kerja, cari duit, hah. Lu tinggal nyantai, udah, udah. Lu bakal happy, sumpah mati lu bakal happy,"

#CaraGampang@caragampang
Udh di fase pengen di kekang😖 Sayang, gaboleh ini ya🤍 Sayang, gaboleh itu ya🤍 Kamu tiduran aja, biar aku yang cari duit🥰
Indonesia
Majin_Boo retweetledi
Majin_Boo retweetledi

PARAH !!!
50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya
Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik.
Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024.
Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum
By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.



Noboru Sage@noboru42256
Ikan sabu sabu saja di urusin masak berita SEBEJAT ini di cuekin ? video.tribunnews.com/news/932639/ri…
Indonesia
Majin_Boo retweetledi

@yappingfess Yap agenda bulanan sudah dimulai :
1. Gender war
2. Nanya berani ke bioskop sendirian ga?
3. Bahas unpopular opinion
4. Siapa yg salah di 500 day of summer?
GIF
Indonesia




























