olduty

361 posts

olduty

olduty

@PnSwdrt

Katılım Temmuz 2024
5 Takip Edilen0 Takipçiler
Ike Aremanita
Ike Aremanita@ike_hw71·
Indonesia darurat orang gila 😩😩😩
Ike Aremanita tweet media
Indonesia
1.4K
2.1K
7.2K
352.4K
Pengadilan Rakyat
Pengadilan Rakyat@PngAdilnR4kyt·
PAK JOKOWI JIKA ANDA MEYAKINI IJAZAH ANDA ASLI SEGERALAH PERLIHATKAN KE PUBLIK, JANGAN BUAT ANAK BANGSA TERPECAH BELAH HANYA KARENA IJAZAHMU ENGGAN DITUNJUKKAN...‼️ #Rame2BasmiPreman #Rame2BasmiPreman 🆘🆗
Indonesia
32
92
206
1.7K
Pengadilan Rakyat
Pengadilan Rakyat@PngAdilnR4kyt·
POLEMIK IJAZAH JOKOWI SEMAKIN MEMANAS, LANGKAH HUKUM BERLANJUT KE TINGKAT PENYIDIKAN... BONATUA GUGAT OVA DAN JOKOWI DENGAN PASAL BERLAPIS... UGM TAK BISA SELAMATKAN JOKOWI, JOKOWI BAKAL DIPERIKSA SEBAGAI TERSANGKA....‼️ #MakzulkanGibran2026 #MakzulkanGibran2026 🆘🆗
Pengadilan Rakyat tweet media
Indonesia
177
679
1.7K
14.1K
Opposisi6890
Opposisi6890@Opposisi6890·
Assalamu'alaikum saudara, mohon izin posting Saya sedang dalam kondisi yang benar-benar mendesak saat ini. Saya butuh bantuan dana sekitar Rp 3 juta untuk menyelesaikan kewajiban yang sudah jatuh tempo. Jujur saya sudah berusaha cari jalan ke sana-sini,
Indonesia
47
3
34
55.1K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Joko Widodo yang pernah menjadi Mahasiswa fakultas kehutanan UGM tahun 1980, tidak mungkin menjawab pertanyaan sederhana wartawan dengan jawaban yang demikian ini. Jika ada sidang tentang Ijazah, maka video ini akan menjadi salah satu bukti komparatif yang akan saya gunakan yang menunjukkan konsistensi Fungsi Eksekutif Otak yang tidak punya memori tersier apapun tentang riwayat kuliah maupun dalam berpikir koheren. Apalagi Kerangka Konsep dan Proses Berpikir yang dibentuk selama kuliah, apalagi produk UGM, universitas besar dan ternama. Jawaban orang ini sama sekali tidak mencerminkan ketrampilan dalam membentuk conceptual framework yang secara khas dimiliki anak-anak UGM. Jawaban ini sama konsistennya ketika ditanya tentang pak Kasmudjo, tentang KKN, tentang jurusan selama kuliah. Konsisten dalam kebohongan.
Indonesia
316
949
2.8K
125.9K
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Saat menghadiri Resepsi Pernikahan anak Soimah, Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama Ratu Hemas melintas di depan Mantan Presiden dan istri, tapi sang Ratu menoleh pun tidak...
Indonesia
474
617
3.7K
530K
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
TERMUL DIE HARDER IJAZAH JOKOWI TERIAK PALING KERAS, HIDUP JALAN DI TEMPAT Setahun saya mengamati. Perilaku, pernyataan, gerak-gerik para “termul”, mereka yang merasa berdiri paling depan membela ijazah, membela Joko Widodo seolah hidup dan mati mereka ditentukan di sana. Mereka pikir: loyalitas = imbalan teriakan = kenaikan kelas kedekatan = perubahan nasib Tapi realitasnya? Tidak ada yang berubah. Ekonomi tetap. Status sosial tetap. Hidup? jalan di tempat. Bahkan satu yang paling vokal, paling sering tampil, paling “die hard”yang kalau bicara sudah seperti Ahli segala bidang, satu ketika saya temui, mobilnya mobil tua. Bertahun-tahun jadi termul, tak ada yang berubah. Maaf ya termul. Mobil untuk kalian seharusnya bukan sekadar kendaraan. Itu simbol. Simbol bahwa yang kalian kejar, harta, jabatan, tidak pernah benar-benar kalian bisa dapatkan. INI MASALAHNYA: KALIAN SALAH MEMAHAMI KEKUASAAN! Kalian kira kekuasaan itu seperti air hujan, turun ke semua yang berdiri di bawahnya. Padahal tidak. Kekuasaan itu seperti cahaya senter: hanya menyinari segelintir titik. Sisanya? Gelap. Yang naik itu: elite. inner circle. pemilik modal. pengendali sistem. Bukan kalian yang hanya berteriak di luar pagar. Muncul di media bukan berarti punya kuasa. Dekat dengan Jokowi, bolak-balik ke Solo bukan berarti dekat secara realitas. Kalian punya satu hal: suara. Tapi tidak punya: akses. aset. pengaruh nyata. Dan tanpa itu, kalian bukan pemain. Kalian hanya TOA alias pengeras suara. INI YANG PALING MENYAKITKAN Yang paling loyal, seringkali yang paling tidak diangkat. Yang paling keras membela, justru yang paling mudah dilupakan. Kalian habiskan waktu, energi, bahkan HARGA DIRI untuk sesuatu yang tidak pernah dirancang untuk mengangkat kalian. BANGUN! Kalau kalian ingin hidup berubah, jalannya bukan: menjadi pembela bukan menjadi buzzer bukan menjadi penjilat kekuasaan bukan menghinakan diri menjadi Termul. Tapi menjadi: pemilik nilai pemilik skill pemilik aset pemilik posisi tawar Tanpa itu, sekeras apapun kalian berteriak, hidup kalian tetap sunyi. KESIMPULAN PALING TELAK Ini bukan soal siapa penguasa. Bukan soal Joko Widodo atau siapa pun. Ini soal satu KEBODOHAN KOLEKTIF: berharap hidup berubah hanya karena berdiri dekat dengan kekuasaan. Padahal kenyataannya: kalian tidak pernah benar-benar dekat. DAN PADA AKHIRNYA… Sejarah akan mencatat: bukan siapa yang paling keras berteriak, tapi siapa yang benar-benar membangun kekuatan. Dan saat itu tiba, banyak dari kalian akan sadar kalian hanya jadi Uang recehan dalam kaleng yang kalau jatuh bunyinya KROMPYAANG. Yang naik pesawat jet pribadi Tetap Kaesang.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
248
577
1.8K
38.3K
Mahfud MD
Mahfud MD@mohmahfudmd·
Apakah ini fakta tindakan hakim di persidangan? Ataukah hanya rekayasa AI? Saya tak sempat nonton sidangnya. Kalau benar ini atraksi hakim di persidangan: Duh Gusti, mengapa dunia peradilan kita begini?
Indonesia
766
6.3K
12.2K
514.4K
olduty
olduty@PnSwdrt·
@DokterTifa Sidang Mbahmuuu!!! Dokter spesialis FITNAHHH!!!
Indonesia
0
0
0
7
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Seandainya ada sidang Ijazah Jokowi Tentang IP ini tentu jadi salah satu bagian yang bakal saya cecar kepada pak Jokowi di ruang sidang, jika memang ada sidang Bukan hanya soal keganjilan 3 nilai IPK yang berbeda yang diklaim sebagai nilai milik Joko Widodo IPK pertama dengan nilai IPK <2,00 adalah nilai yang dinyatakan Joko Widodo sendiri di tanggal 29 Juni 2013. IPK kedua dengan nilai IPK 3,05 dinyatakan oleh Bareskrim tanggal 22 Mei 2025 iPK ketiga dengan nilai IPK >2,5 dinyatakan oleh Rektor UGM tanggal 28 November 2025 Maka dengan senang hati saya akan menyiapkan 200an pertanyaan seputar IPK ini, jika memang ada ruang sidang kasus Ijazah. Pelapor, saya pastikan hadir. Jika tidak, dia tidak lebih dari seorang Penipu.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
396
1.2K
3.4K
63.7K
Ko Aliong
Ko Aliong@Ko_aliong·
Ini fakta yg ga bisa di pungkiri.! 👇👇👇
Ko Aliong tweet media
Indonesia
15
133
423
3.2K
Akbar Faizal
Akbar Faizal@akbarfaizal68·
Akhirnya dipecat!
Indonesia
614
203
3K
1.3M
olduty
olduty@PnSwdrt·
@kang___L Dirombak gk ngaruh. BUBARKAN MBG!!!
Indonesia
0
0
0
9
L
L@kang___L·
Berhentikan saja, ia ga lurrr?
L tweet media
Indonesia
33
186
600
4.5K
olduty
olduty@PnSwdrt·
@DokterTifa Dokter KOPLAKKK!!! Spesialis FITNAHHH!!!
Indonesia
0
0
0
5
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Saya tidak heran jika nanti muncul Ijazah Jokowi lengkap dengan watermark, emboss, bahkan lintasan stempel di atas jas hitam. Gampang bikin itu. Apalagi blanko ijazah tahun 1985 sudah disiapkan sehingga bakal lolos Uji Carbon Dating. Target mereka adalah: dr Tifa dan Roy Suryo dipenjara Untuk memberi efek jera kepada orang lain agar jangan usik lagi soal Ijazah bodong Jokowi. Apalagi soal pendidikan Gibran. Maka yang terjadi bukan Gibran End Game. Tapi Rismon End Game. Perang Rismon selesai. Balik habitatnya, kumpul sesama Ternak. Catatan untuk kejadian Rismon: Jadi orang baik di Indonesia itu lelah, banyak risiko, dan penuh ancaman. Apalagi jika kebaikan itu ternyata cuma usaha menutupi kejahatan memalsukan ijazah Yamaguchi.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
462
1.1K
3K
81.7K