Komang A

1.4K posts

Komang A

Komang A

@Pustaka_tidur

manusia biasa

Katılım Nisan 2024
321 Takip Edilen32 Takipçiler
Komang A retweetledi
Mas Pur
Mas Pur@rasjawa·
Akal2an Developer Licik : Kredit rumah di Bank sudah dilunasi, tapi Sertifikat tanah tidak bisa diambil! Hari ini istri gue (agen property) dapet kabar lagi, kalo salah satu kliennya (suami istri) kena masalah. Mereka baru melunasi cicilan kredit rumah 15 tahun di bank. Tapi serfitikat tanah tidak bisa diambil.😭😭
Mas Pur tweet media
Indonesia
103
553
1.6K
204.5K
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@SeekHustle Kau yg terlalu ikut campur urusan orang. Kalau dia di banggar kenapa harus anda rese soal itu
Indonesia
0
0
0
397
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@zhil_arf Lu kira Kepala BPOM dr. Taruna Ikrar itu politisi dan profesional karbitan.
Indonesia
0
0
0
329
zhil
zhil@zhil_arf·
Satu inovasi tata negara LKY adalah perekrutan & kaderisasi politisi. Yang direkrut bukan modelan mahasiswa HM*I, tapi pakar. Profesor, bankir, direktur multinasional dibujuk resign dan masuk parpol. Digaji tinggi. Dilatih debat kusir, kampanye, menggerakkan ormas dan media. Dalam sistem pemerintahan Singapura yang diktator, nasib negara ditentukan politisi penguasa. "Negara diktator maju kalau diktatornya bagus". Konsekuensinya jelas. Berarti, para calon diktator dan anak buahnya harus dengan sengaja dibentuk dan dididik oleh *sistem* yang kuat dan ketat. Tidak ada yang namanya "nyalon" ngasal. Politisi itu harus dibentuk secara sistematis lewat jenjang karir, sebagaimana manajer dan direktur di perusahaan. Tugasnya ya berpolitik: kampanye, ormas, aspirasi, melobi, bikin kebijakan, viral masuk ke got. Karena betulan bisa berpolitik, orang-orang PAP mampu kampanye dan menang pemilu dengan adil tanpa perlu tirani yang parah-parah amat. Rakyat beneran suka sama mereka dan beneran milih mereka saat pemilu. "Politisi parpol" menjadi pekerjaan profesional yang tertata, dengan standar dan norma etika yang profesional, seperti dokter atau guru. Rezim LKY melancarkan perang perburuan bakat yang sadis sebagaimana Google vs Meta vs Amazon melakukan perang perburuan bakat. Bakat yang direkrut diberikan gaji, status sosial, dan kekuasaan yang besar. Monopoli bakat ini mengakibatkan kaum oposisi di Singapura tereduksi menjadi gerombolan badut bodoh. Bandingkan dengan Indonesia. Artis jadi politisi. Preman jadi politisi. Oligarki daerah jadi politisi. Bocil baru 3 tahun walkot jadi pejabat sangat tinggi negara. LKY sendiri adalah politisi lulusan Soshum yang tumbuh dari gerakan buruh, bukan "teknokrat". Ia ahli pidato dan ahli mengompori massa. Kebanyakan kebijakan bagus di Singapura itu adalah bikinan anak buahnya LKY dan merupakan produk kerja tim, bukan hasil pemikiran LKY pribadi. Karena teknokrat-politisi yang dikader LKY bisa ngomong sendiri dan bisa sat set sendiri seperti Bahlil, mereka mampu survive sendiri di medan persaingan politik yang sadis. Mereka tidak dilindungi dan dimanjakan kediktatoran militer seperti Mafia Berkeley atau Habibie di zaman Soeharto. Mereka mandiri, menguasai "ilmu lapangan", dan mampu berkuasa.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Logika ekonomi Indonesia adalah kekerasan. Ketika China dan Jepang sibuk memikirkan riset teknologi semikonduktor, Indonesia masih disibukkan dengan preman. Preman ditembok, dibayar, ditembak, direkrut, diadu domba, dibujuk, disogok, dipelihara, dll. Pengelolaan premanisme sampai dibikin cabang ilmunya sendiri. Preman yang muncul memakai kostum warna warni. Ada kostum loreng jingga, kostum gamis, kostum Betawi, kostum cokelat, kostum dinas, kostum partai, segala macam kostum ada. Kesuksesan dan kegagalan bisnis purely ditentukan dengan manajemen premanisme yang sangat mewabah. Yang paling unggul di sini tentu adalah para preman itu sendiri. Para profesional tak berkutik. Ketika para gerombolan preman disuruh mengelola cabang ekonomi yang begitu kompleks, mereka lalu bingung. Riset? Apa itu? Profesor dengan kaca pembesar mondar mandir? Akhirnya produksi roboh, inefisiensi, korupsi besar-besaran. Hasil produksi Indonesia sangat kalah bersaing, sangat jelek, sangat mahal, dan sangat menyedihkan. Gaya geseknya terlalu besar dan terlalu mewabah. Negara terpaksa terus menalangi bisnis-bisnis gagal para gerombolan preman malas, boomer, gaptek, tidak kreatif, dan bodoh ini, menggunakan uang pajak rakyat. Tidak ada ruang dan kesempatan bagi orang profesional dan meritokratis yang betulan mampu menjalankan bisnis-bisnis itu. Hanya kekerasanlah yang penting. Riset dan teknologi tidak penting, manajemen tidak penting, marketing tidak penting, kualitas produk tidak penting. Yang kita bisa memukul dan membacok siapapun yang muncul menentang.

Indonesia
10
140
519
56K
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@H4rest4u @nakerukeshina Gak lah. Di makassar, orang kaya bukan cuma Kalla dan jaringannya. Banyak kok orang2 yg tdk terliput media, tpi kekayaannya segaban
Indonesia
0
0
0
29
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
Qodari dilantik sebagai bakom. Waduh sebagai seorang komunikator handal memang Qodari layak, tpi suaranya itu loh mengganggu telinga. Kek cempreng gitu
Indonesia
0
0
0
101
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@kaladelune Devina Karamoy gak pernah liat biji mangga
Indonesia
0
0
0
75
Sarinah
Sarinah@kaladelune·
wkwkwkwk iya lagi
Sarinah tweet media
Indonesia
1
0
0
297
fifss
fifss@urfavmess1111·
Morningg
fifss tweet media
English
2
0
7
454
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@Nariza09 @wilsonsitorus Sebagai staf ahli dia merekomendasikan. Tapi yg mengeksekusi adalah perusahaan yg punya afiliasi dgn ibam dan menterinya. Seharusnya mereka paham korupsi terjadi karena adanya abuse of power
Indonesia
0
0
1
64
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@wilsonsitorus Konsultan dikontrak sebagai pihak ketiga, otomaticly mengeksekusi program menteri. Apalagi itu basisnya proyek. Sudah tepat, semoga cepat ditetapkan sebagai terdakwa Nadiem dkk.
Indonesia
0
0
2
451
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
Orng Tiongkok itu juga bnyak yang miskin, periksa saja mereka yang setiap hari dalam rombongan di bandara2 yang ada d kawasan timur indonesia.
Ardy Nurhadi Shufi@ardynshufi

Jadi inget temen saya yang punya bisnis ngasih pendapat tentang kelemahan orang Indonesia dibanding orang Tiongkok dalam berbisnis. < kalau ada orang Tiongkok boleh konfirmasi/bantah ya. 🙏 Orang Indonesia itu FOMO dan bisa "saling bunuh". Musim Es Kepal Milo, semua bikin. Musim Mixue, semua invest. Bulan puasa, semua dagang gorengan dan es buah. Bahkan mereka gak peduli kalau di dekat tempat mereka ada bisnis serupa yang akhirnya menimbulkan persaingan ketat. Nah, masalahnya bukan ikut tren, tapi eksekusinya yang tanpa diferensiasi dan tanpa perhitungan. Karena, katanya, banyak pelaku bisnis Tiongkok, dan ini jadi alasan bisnis di negara Cina maju pesat, justru bermain lebih strategis dan kolektif. Mereka paham bahwa sustain itu lebih penting daripada menang cepat. Contohnya: kalau si A punya toko ATK dan ada barang yang tidak tersedia, dia tidak ragu mengarahkan pembeli ke toko teman atau relasinya yang juga jual ATK. Meski sama-sama ATK, ada diferensiasi misal yang satu fokus di barang A, toko ATK lain di barang B. Secara jangka pendek mungkin dia kehilangan satu transaksi, tapi secara jangka panjang dia membangun trust dan ekosistem. Contoh lain, di beberapa komunitas bisnis mereka, ada semacam pembagian peran. Misalnya satu fokus di supply, satu di distribusi, satu di retail. Mereka tidak semua lompat ke posisi yang sama hanya karena sedang “cuan”. Hasilnya, mereka tumbuh bersama, bukan saling menjatuhkan. Btw, ini bukan berarti semua orang Indonesia seperti itu ya, atau semua orang Tiongkok pasti lebih baik. Tapi pola ini cukup sering terlihat: satu cenderung reaktif dan individual, satu lagi lebih terstruktur dan kolaboratif. Tapi, bisa jadi pernyataan ini salah juga ya ges. Ini hanya mengaitkan dengan postingan di bawah terkait banyak Mixue yang tutup. Dan juga karena saya lagi coba mulai wirausaha, jadi butuh pendapat dari yang lebih expert juga. 🙏

Indonesia
1
1
0
338
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
Saat telah ditetapkan sebagai tersangka, mereka memanfaatkan emosi publik untuk mengaburkan semuanya. Padahal 5 tahun mereka menggarong APBN, sampe pendidikan kita mengalami involusi.
Indonesia
0
0
1
247
𝐌
𝐌@cgaretsaftrmeal·
sowreeee all
𝐌 tweet media
English
9
0
120
4.9K
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@niwhskey Minum teh saja gak usah ngopi
Indonesia
0
0
0
26
🤍
🤍@niwhskey·
untuk kopi harga murce jujur andalanku itu kopi konoha❤️ tapi ndatau kenapa kemarin pasku beli di tidung kek kureng rasanya???
Indonesia
3
0
5
1.3K
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
Reshuffle kabinet tadi sore di istana tanpa kehadiran yang mulia menteri pertahanan, Sjafrie S. Ada apa gerangan?
Indonesia
0
0
0
50
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
@umbiygudahtipes Pensiunnya mau dihapus. Liat aja postingan medsos rifqinizamy pas ngasih kuliah disalah satu kampus
Indonesia
0
0
0
61
Komang A
Komang A@Pustaka_tidur·
Kalau Madrid mainya masih 11 orng, Kompany tidak lebih bapak-bapak salah outfit ke acara kondangan, orang kebingungan.
Indonesia
0
0
0
74
Komang A retweetledi
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman@rizqirizqi·
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK. Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman tweet media
Indonesia
393
17.7K
71K
3.1M