hoonie retweetledi
hoonie
822 posts

hoonie retweetledi
hoonie retweetledi

@jihooniegirl_ Jangankan group se-angkatan nya, di bandingin rookie YG aja jelas bgt mistreatment nya. Jepang mulu.
Bukan cvd yang menghambat promosi nya tapi YG sendiri. Gengsi bgt ngaku malah nyalahin pandemi, tai

Indonesia

@fatihawtnbe yaudah ngapain lo berisik protes ke YG, lo siapanya YG emang?
Indonesia

nama baru unlocked *teumu* semoga sakses yaa para teumu teumu sekalian salam kecuf💋
silvi2160p@clippers1145422
@pajiromii kalo teumu hype trejo harusnya secara logika trejo yg debut 2020 bisa lebih unggul dari adeknya yg debut 2024, engga kan? tandanya kalian kurang effort ke trejo kasian YG udh kasih segalanya untuk trejo fans nya kayak gini
Indonesia

@PutriD56193 @deenoblle @fatihawtnbe lo kira member dan fans berpikiran sama kaya YG? yang member dan fans lo pada pikirin tuh belum tentu itu terbaik buat YG
tuntutan fans juga gk masuk akal dari dulu kaya paling tau apa statregi YG padahal gk ngerti apa apaan
Indonesia

@clippers1145422 @deenoblle @fatihawtnbe Member sampai spek up lu tau gk sih minta cb 2x tahun gak di turutin, konten sering di kekep sampai gk jadi tayang itu member treasure yg spill ke fans.
Jadi kalau fans nuntut ini tu wajar tolol.
Indonesia

@deenoblle @fatihawtnbe miss treatment darimana, lo pada minta konten tuh YG kasih treasure map, cb trejo dikasih world tour dikasih meskipun bertahap jepang dulu, emang lo aja fans banyak mau, inget kalo gk ada YG gk bakal ada treasure
Indonesia
hoonie retweetledi

#SOJUNGHWAN is an official Mcountdown MC yet has already missed out on two schedules. We understand #TREASURE could be busy especially if it’s related to the comeback but it would be nice if his schedule was respected and other schedules could be planned around it. His Co-MC has had a comeback yet hasn’t missed one schedule so why must #SOJUNGHWAN suffer?
#SOJUNGHWAN has never been promoted before and his role as an MC gives him that opportunity to. Let #SOJUNGHWAN complete his MC schedules and let him shine!
YG RESPECT JUNGHWAN’S MC SCHEDULE
#SupportJunghwanBetter
#SOJUNGHWAN #소정환 #TREASURE @ygtreasuremaker @ygent_official

English
hoonie retweetledi

[📢] HASHTAG PARTY
Junghwan earned his MC title through hardwork. He makes sure to be present even during hard times and it saddens us to see him skip 2 schedules already just less than 2 months into his gig.
We may never know the reason since it seems YG has no plans in officially disclosing it. We genuinely hope it’s personal and that Junghwan himself prompted it (which we doubt because Junghwan has always been responsible, present, and hardworking since day 1) because if not, then it seems YG failed one of his artists again, to some extent.
Opportunities like this don’t come so often and the company should exert its best effort to promote him because this would also mean promotion to the whole group. We can all see Junghwan’s happiness when it comes to his craft and he never fails to give back even more love than he receives. We hope the company does the same.
We are not asking for much, just for YG to manage their schedules so as not to compromise the members’ individual schedules as well. We barely even get contents from YG for his MC schedules. No behind the scenes or even just a special episode that focuses on his gig. Even other official accounts release more contents with Junghwan in it than YG themselves.
We usually don’t get involved in things like this but we also don’t want YG to take this matter lightly. Junghwan and his gigs deserve better promotion and treatment than what’s given.
YG RESPECT JUNGHWAN’S MC SCHEDULE
#SupportJunghwanBetter
#SOJUNGHWAN #소정환 #TREASURE @ygent_official @ygtreasuremaker
English

@fatihawtnbe kebalik jg skrg baemon yg di jadiin sapi perah ga liat tiap tahun ada aja acara konsernya
Indonesia
hoonie retweetledi
hoonie retweetledi

@SusuBubukMil0 @matchafreaksss Ngetiknya sadar gak sih minim promosi di wajarin, agak gak sehat otaknya.
Indonesia

@matchafreaksss Lah treasure FLOP tolol ! Ga usah nyalahin YG, salahin noh kenapa idolnya bisa gagal total
Indonesia

@jihooniegirl_ Kebiasaan di biarin doang sama mereka
Padahal bikin nama fandom jadi jelek karna anomali kayak dia.
Indonesia

Ini temen sefandomnya gak ada yang negur sambil angkut sampah satu ini kah?
dun #TREASURE JUNE COMEBACK💎@dunlicates
TOLONG JANGAN MALES RNB AND LOGIN MASS‼️ >> strlvyscdd37043 udah sebulan ga hilang akunnya, ini satu fandomnya masih gada rnb kah?
Indonesia

@kimkyunay @hydromycutie Padahal piala rookie juga banyakan treasure.
Prestasi masing-masing aje udah.
Protes ke yhs selir"nya pada oon semua.
Indonesia

@hydromycutie Menurut mereka impact itu diliat dari streaming spotify kak😌 segede apapun penjualan ttp flop kalo spotifynya gak kek mereka😌😌😌😌
Indonesia

pasti tiap kali teume lagi misuh2 sama YG ada aja anomali yg muncul kyk gini.
pasti yg di omongin impact lagi impact lagi, gue yakin teume juga bosen ngasih tau impact treasure tentang padetnya jadwal treasure, penjualan album, fanmeet dll
DAN tiap kali teume misuh2 itu ga pernah bawa2 fd lain, tp kalian muncul seolah2 teume salah.
Indonesia

@BuatAlayAja @strlvyscdd37043 @choichilliii @jihooniegirl_ Ani-ani yhs ngeri" amat padahal yg protes yhs malah bangga"in bm
Padahal gak di ajak.
Indonesia

@strlvyscdd37043 @BuatAlayAja @choichilliii @jihooniegirl_ Kak ini cuman kpop kalo ketikan jahat pakai bawa" anak yatim semoga kamu merasakan jadi anak yatim plus keturunanmu yatim semua.
Indonesia
hoonie retweetledi

Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar.
Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya.
Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku.
Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya.
Tidak menyebut nama kepala sekolah.
Tidak menyebut nama guru siapapun.
Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah.
Yang terjadi secara kronologis:
Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya.
Kepala sekolah memanggil dia.
Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak.
Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural.
Tidak ada proses klarifikasi yang fair.
Tidak ada mekanisme banding.
Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi.
Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara.
Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying.
Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan:
Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya:
Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami.
Berhenti sebentar di sini.
Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah.
Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu.
Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka.
Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik.
Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya?
Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak.
Ini bukan opini.
Ini fakta hukum.
Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah.
Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah.
Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa.
Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi.
Si Bapak tidak mengarang.
Dia mengingatkan aturan yang memang ada.
Dan untuk itu anaknya dikeluarkan.
Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar:
Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari.
Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik.
Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi.
Mengkritisi MBG bukan kejahatan.
Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan.
Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan.
Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik:
Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga.
Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya.
Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri.
Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya.
Itu yang terjadi di sini.
Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka.
Apa yang seharusnya terjadi secara hukum:
Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial.
Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31.
Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah.
Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa.
Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang.
Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu.
Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini:
Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan."
Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah."
Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran.
Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan.
Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu.
Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia:
"Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan."
Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan.
Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani.
Mas Azhim berhak atas pendidikannya.
Dan bapaknya berhak atas keadilannya.


Indonesia
hoonie retweetledi

Selasa, 28 April 2026. Kami akan melaksanakan sidang lanjutan di MK dengan agenda mendengarkan Keterangan Pihak Terkait,
Disini ada pihak yang pro & kontra ke kita. Pihak yang Kontra adalah Pemilik Yayasan SPPG yakni Sujimin
Temen temen bisa datang langsung ke MK, atau bisa track langsung perkaranya di website, atau bisa juga melihat tayangannya di YouTube.
Pantau terus perkara ini, untuk menjaga dana publik & masa depan pendidikan anak anak kita

Indonesia
hoonie retweetledi

⚠️ TW! / Rape / Rudapaksa
BIADAB!
Baru 30 Januari silam telah terjadi pencabulan yang dilakukan oleh KEPALA KUBANGAN LUMPUR (espepege) di Lampung Timur, dan bege'en baru memecatnya pada 6 Maret, 2026.
Seolah peristiwa di Lampung Timur sama sekali tak dijadikan pelajaran, pada hari ini peristiwa nahas serupa TERJADI LAGI! Dan kali ini pelakunya adalah tukang cuci ompreng, sedangkan korbannya adalah siswi SD di Serang, Banten.
> Sudah melakukan sejak Februari, lalu Desember, dilanjut bulan ini.
> Pelaku merekam aksi bejatnya untuk digunakan sebagai ancaman.



Indonesia









