Putri 💉💉💉
46.5K posts

Putri 💉💉💉
@Putriindah_
This too shall pass!
Yogyakarta Katılım Ağustos 2010
545 Takip Edilen406 Takipçiler
Putri 💉💉💉 retweetledi

Saya ada cerita seorang bapak.
Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1.
Lembur.
Utang.
Sampai jual tanah warisan.
Anaknya lulus. IPK bagus.
Wisuda lengkap dengan toga.
Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR.
Dan si bapak masih senyum bilang,
"Mungkin belum rezekinya."
Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya.
Tapi cerita si bapak.
Dia lahir tahun 70-an.
Gak tamat SMA pun bisa buka toko,
punya rumah,
besarin anak dengan layak.
Logikanya simpel dan masuk akal:
"Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah,
hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya."
Logika itu benar. Di zamannya.
Masalahnya bukan orang tua yang salah didik.
Bukan juga anaknya yang kurang usaha.
Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa.
Ijazah dulu adalah tiket.
Sekarang ijazah adalah syarat minimum.
Yang bahkan kadang pun masih belum cukup.
Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh.
Bayangin ya.
Tahun 1995,
fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan.
Sekarang,
lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun,
skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja.
Gajinya?
UMR aja belum tentu.
Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu.
Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama.
Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini:
"Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus."
"Kuliah dulu, baru enak hidupnya."
"Investasi terbaik itu pendidikan."
Nasihat itu bukan bohong.
Di zamannya, itu benar dan terbukti.
Tapi zamannya sudah ganti.
Nasihatnya tidak ikut ganti.
Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu
yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang.
Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman.
Dia cerita,
"Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw."
Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?"
"Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak."
"Bokap lu tau?"
"Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung."
Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal.
Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja.
Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya.
Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah,
jangan cuma pikirin jurusannya.
Tapi ajarin juga:
1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil.
2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan.
Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana.
3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang.
Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata.
4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan.
Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup.
Soalnya begini.
Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah.
Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya:
"Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal.
Kita harus cari tau bareng-bareng."
Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun.
Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu.
Kubu pertama bilang,
"Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar."
Kubu kedua bilang,
"Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha."
Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut:
Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya.
Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya.
Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya.
Bukan karena malas. Bukan karena manja.
Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang.
Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi
Putri 💉💉💉 retweetledi

Aku setuju banget sama kalimat ini:
“Banyak orang jadi nggak menarik setelah kita tahu cara pikir mereka.”
Dan mungkin itu kenapa aku selalu kagum sama orang yang cara pikirnya luas, tenang pas ngomong, dan ngerti gimana jadi manusia, bukan cuma sekadar hidup. Yang open minded tanpa ngerasa paling benar, yang tau batasan tanpa ngerendahin orang lain, dan nggak gampang ngejudge siapa pun.
Karena kecerdasan itu menarik, tapi empati dan respect itu yang bikin orang pengen tetap ada di hidup kita.
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

Rata-rata orang indonesia hanya beragama secara kultural (ikut perayaan, kosakata, perilaku).
Dan cenderung memiliki cara hidup yang lebih dekat dengan seorang agnostik ketimbang religius.
Menghayati sebuah agama dengan penghayatan religius tinggi seringkali membutuhkan formative experience, contohnya trauma (sakit parah, bangkrut, etc) karena agama memberikan kepastian di tengah kekacauan yang disebabkan experience tersebut
Schaa@theultramilkkk
unpopular opinion tentang agama :
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

pernah ngobrol sama seorang wanita tentang masalah pernikahan dan juga perjuangan atau effort dalam sebuah hubungan, dan dia bilang begini :
“perjuangan wanita tidak kalah susah, memang terlihat seperti menunggu saja, tapi dia pun harus berperang batin untuk menyakinkan dirinya menjadikanmu pasangan (suami), yang tadinya bukan siapa-siapa? namun kelak harus lebih di utamakan bahkan melebihi kedua orang tuanya.”
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi
Putri 💉💉💉 retweetledi

perempuan tidak melakukan judi online, namun perempuan melakukan perjudian paling nekat, yaitu menemani laki-laki berproses, bahkan memakan waktu yang cukup lama.
sebagian yang menang akan menjadi pendamping hidupnya, sementara yang kalah akan digantikan dengan perempuan berikutnya. taruhannya bukan lagi uang tapi waktu yang terbuang.
Indonesia

Putri 💉💉💉 retweetledi

Guys ini ironi paling gila yang terjadi di panggung geopolitik sekarang.
Jepang resmi mendukung Amerika dan Israel dalam perang melawan Iran. Pernyataan itu keluar langsung dari pejabat tinggi mereka.
Tapi ada satu fakta yang sepertinya lupa mereka hitung sebelum ambil posisi itu.
90% minyak impor Jepang masuk lewat Selat Hormuz.
Selat yang sekarang sedang jadi medan perang. Selat yang Iran ancam akan tutup sepenuhnya kalau situasi makin panas. Selat yang kapal kapal tanker sudah mulai kena serangan.
Artinya Jepang sedang mendukung perang yang bisa memutus urat nadi energinya sendiri. Ekonomi Jepang yang sangat bergantung pada energi impor mendukung konflik yang bisa bikin energi itu tidak bisa masuk sama sekali.
Dan ini yang paling pedas dari semua ini.
Jepang mendukung Amerika dengan alasan Iran tidak boleh punya senjata nuklir.
Tapi satu satunya negara di dunia yang pernah menjatuhkan bom nuklir ke kota berpenduduk bukan Iran. Bukan Persia. Bukan negara Timur Tengah manapun.
Itu Amerika. Dan targetnya Hiroshima dan Nagasaki. Jepang sendiri.
Jadi Jepang mendukung satu satunya negara yang pernah mengebom mereka dengan senjata nuklir untuk mencegah negara lain punya senjata yang sama.
Bukan soal siapa yang benar atau salah dalam perang ini. Tapi soal betapa ironisnya posisi yang diambil Jepang dan betapa mahalnya harga yang mungkin harus mereka bayar dari keputusan itu.
Nick Cruse 🥋@SocialistMMA
Japan gets 90% of their imported oil through the Straits of Hormuz meanwhile the official position of Sanae Takaichi and Japan is supporting Donald Trump and Israeli war against the Iranian people They claim Iran can never receive a nuclear weapon. Hey dumbass, last time I checked it was the United States who nuked your ass. Not a bunch of Persians
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

saya gedein volumenya
semoga manpangat
Dan Scavino@Scavino47
Happening Now in the Oval Office at the @WhiteHouse. God Bless the USA! 🙏❤️🇺🇸🦅
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

Klo masih nonblok, pasti udah dilolosin ini kapal Pertamina😂 Sekarang udah gak nonblok lagi, tapi go blok
Aom Ucing@taosophie
Selamat, Wo! Kini kita tidak non-blok lagi. Lupa sejarah, huh?!
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

Salah satu ciri orang yang mentalnya sehat adalah dia pasti pilih-pilih teman. Bukan karena merasa lebih tinggi, bukan juga karena sombong. Tapi karena dia paham, nggak semua orang cocok ada di lingkaran terdekat hidupnya.
Semakin dewasa, seseorang biasanya makin sadar kalau energi itu terbatas. Nggak semua obrolan perlu diikuti, nggak semua ajakan harus disanggupi, dan nggak semua orang harus diberi akses penuh ke hidup kita. Ada yang cukup jadi kenalan, ada yang cukup sebatas rekan kerja, dan ada yang memang layak jadi teman dekat.
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi
Putri 💉💉💉 retweetledi

Pernah dengar kalimat ini?
“Jangan begitu sama orang tua. Nanti kalau mereka sudah nggak ada, kamu nyesel.”
Kalimat itu sering banget kita dengar.
Dianggap nasihat.
Dianggap bentuk bakti.
Dianggap standar moral paling tinggi.
Tapi coba kita putar sudut pandangnya.
“Jangan begitu sama anak. Nanti kalau kamu sudah tua, anakmu memilih menjauh.”
Tiba-tiba suasana berubah.
Orang mulai defensif.
Merasa diserang.
Merasa perannya sebagai orang tua digugat.
Irene Claire@aesthetic2002
Here are some beautiful, soul-stirring quotes you can use deeper than just aesthetic, more about meaning and feeling 🤍
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi

@Gacha4live @yappingfess Wkwk gak ngudud gak laki. Padahal cewek2 lebih suka cowok yg bukan perokok, malah lebih laki soalnya gak bodo (menjaga kesehatannya sendiri)
Indonesia
Putri 💉💉💉 retweetledi
Putri 💉💉💉 retweetledi




