Quo

461 posts

Quo

Quo

@Quo26233

Katılım Eylül 2025
1 Takip Edilen1 Takipçiler
Quo
Quo@Quo26233·
@dhemit_is_back Hampir serupa kejadian dimana mana yg namanya rumah dinas bukan hak milik tp karena pembiaran oleh pejabat bertahun-tahun dan keturunan mereka ga paham...yaa begitulah jd konflik 😎👊👊
Indonesia
0
0
4
841
dhemit_is_back
dhemit_is_back@dhemit_is_back·
JAKRTA PALMERAH - Rencana eksekusi 12 rumah dinas TNI di Komplek Hankam, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat terpaksa ditunda. Sebab, eksekusi yang rencananya dilakukan pada Kamis (16/4/2026) ditolak keras oleh warga yang telah menempati rumah tersebut sejak puluhan tahun. Menurut Auliasa Ariawan selaku perwakilan warga, penundaan eksekusi menjadi poin yang disepakati dalam negosiasi antara warga dan pihak Mabes TNI. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam, kedua pihak menyepakati bahwa warga diberikan waktu hingga 30 April 2026 untuk mengosongkan rumah secara mandiri. “Kami sudah bernegosiasi dengan Mabes TNI dan disepakati diberikan waktu sampai 30 April 2026. Kalau sampai tanggal itu belum dikosongkan, maka akan dilakukan pengosongan paksa,” ujar Auliasa kepada wartawan di lokasi. Meski kesepakatan tercapai, Auliasa menegaskan keputusan tersebut diambil dalam kondisi terpaksa demi menghindari potensi konflik di lapangan. “Suara warga itu bulat tapi lonjong, ada yang setuju dan tidak. Tapi demi keselamatan dan keamanan, kami memilih menerima hasil negosiasi ini,” katanya. Masih Tunggu Kasasi Di sisi lain, warga masih menggantungkan harapan pada proses hukum yang sedang berjalan. Mereka telah mengajukan kasasi sejak Oktober 2025 dan menunggu hasil dari Mahkamah Agung. “Kalau dalam waktu itu kasasi kami dikabulkan, maka TNI tidak bisa melakukan eksekusi,” jelasnya. Namun, hingga kini belum ada kejelasan terkait nomor registrasi perkara kasasi tersebut. Selain itu, warga juga mengungkapkan tidak adanya kompensasi dari pihak TNI, baik berupa uang kerohiman maupun relokasi. Permintaan untuk skema pengalihan kepada prajurit aktif juga ditolak. “Tidak ada kompensasi. Permohonan kami untuk over juga ditolak karena sudah ada surat peringatan pengosongan,” ungkap Auliasa. Ditempati Puluhan Tahun Auliasa menambahkan, rumah-rumah tersebut telah ditempati dalam waktu yang sangat lama, bahkan sejak tahun 1969. jakarta.tribunnews.com/jakarta/433646…
Indonesia
600
521
3.9K
657.9K
Quo
Quo@Quo26233·
@Ceysa_ku Yg laki laki cuma pegang Kon*ol doang 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
51
Gea
Gea@Ceysa_ku·
Banyak laki laki tapi tidak berguna. Masa emak emak yang maju mematikan ularnya, Sementara laki lakinya nonton doang. 😡😡
Indonesia
57
32
269
30.8K
Quo
Quo@Quo26233·
@Heraloebss Puuaasss... puuaasss 😎👊👊
Eesti
0
0
0
4
Miss Tweet |
Miss Tweet |@Heraloebss·
Nah gitu kalo ketemu maling motor, kompak langsung eksekusi!
Indonesia
175
393
3.8K
133.9K
Quo
Quo@Quo26233·
@tham878 Itu gelagat kebo moncong putih bakal diinjak injak sm gajah 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
50
Miss Tweet |
Miss Tweet |@Heraloebss·
Mohon maaf , walaupun kita sama-sama perempuan, tapi aku harus katakan bahwa Kamu Tolol!
Indonesia
385
275
920
45.2K
Quo
Quo@Quo26233·
@Tita83079013 Si Wahabi ini pe'a...kok bs ya jd pimpinan KPK 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
34
Tita
Tita@Tita83079013·
Hidup di penuhi dengan ketakutan Dan kebencian sampe di bawa mati. Semua di bungkus dalam nama agama
Tita tweet media
Indonesia
121
36
214
7.4K
Quo
Quo@Quo26233·
@tham878 Hahaha...roi panci kocak...yakin ijazah pak Jokowi palsu tp minta kasusnya dihentikan...piyee cuy 😎👊👊
Indonesia
0
0
5
149
Quo
Quo@Quo26233·
@ayin4me Wajar dong klo iblis berkedok pengasuh balita dihukum berat pastinya 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
73
yin
yin@ayin4me·
Sakit banget liat nya ya Allah, tega banget mereka 😭
Indonesia
63
277
1.4K
208.5K
Quo
Quo@Quo26233·
@tham878 Klo pelawak ngomong yaa pasti ngakak...lucu 😂👊👊
Indonesia
0
0
0
8
Quo
Quo@Quo26233·
@doelpaten Bonyokin rame2 biar dia tau adab sopan santun 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
28
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Ini baru berita... Seorang lurah, di Tapanuli Tengah, sudahlah datang terlambat ke kantor Camat, berani pulak gebrak meja di depan anggota DPRD yg menegurnya.. Warga pun emosi, akhirnya pak Lurah sibuk mengamankan diri..!
Indonesia
178
555
2.4K
154.6K
Quo
Quo@Quo26233·
@neVerAl0nely___ Itu para iblis berkedok pengasuh balita 😎👊👊
Indonesia
0
0
1
145
Never
Never@neVerAl0nely___·
Lagi lagi kasus Daycare bermasalah kembali mencuat dan membuat geram warga net setelah videonya beredar luas di media sosial Sebuah video yang beredar di media sosial memicu perhatian publik terkait dugaan perlakuan tidak pantas terhadap anak di salah satu daycare di kawasan Gampong Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Peristiwa ini menuai reaksi emosional dari warganet yang menyoroti pentingnya kesabaran, empati, dan profesionalisme dalam pengasuhan anak. Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan dan kenyamanan anak harus menjadi prioritas utama di lingkungan penitipan. Dan menuntut pemerintah dan lembaga lembaga terkait untuk lebih meningkatkan pengawas terhadap usaha sejenis mediagramindo
Indonesia
56
158
235
11.6K
Wakil Kepala Program Maling Berkedok Gizi
Seorang pedofil berseragam layaknya parcok diajak olahraga jantung oleh orang tua & warga disekitaran komplek Chandra Lama, Kota Bekasi. Pelaku kerap melakukan pelecehan kpd anak kecil perempuan dibawah umur di pos polisi sekitar komplek dgn modus memberi uang jajan. Bakar!
Indonesia
419
2.6K
12.6K
764.3K
Quo
Quo@Quo26233·
@Dobel_Step Para iblis berkedok pengasuh anak balita 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
13
𝐒𝐩𝐢𝐤𝐞
𝐒𝐩𝐢𝐤𝐞@Dobel_Step·
Pada BANGSAT NIH lihat tangisnya seperti kesakitan😡 KPAI kemana nih ? Sebuah video tempat penitipan anak dengan dugaan kekerasan sedang viral di media sosial hari ini, video tersebut menyebar masif di sejumlah grup WA. Terlihat seorang balita mendapatkan perlakuan tidak layak di tempat penitipan tersebut. Media harian Rakyat Aceh yang sudah mencoba melakukan konfirmasi kepada pemilik day care tersebut belum dijawab, dan pesan WA yang sudah dikirim wartawan media ini juga belum dibalas untuk memberikan keterangan. bekasi gambir
Indonesia
460
1K
3.6K
132.5K
Refublik Atheis Indonesia MazU
Konon, sang pengelola ini adalah cendikia muslim dengan sederet gelar kependidikan anak.. Pertanyaannya, apakah yg diterapkan oleh beliau adalah pendidikan islami?
Refublik Atheis Indonesia MazU tweet media
Indonesia
129
145
529
82.2K
@anakBbs
@anakBbs@anak_bbs1·
@tham878 Yang asli yg ada gambar muka badaknya…minimal mandi dulu bong..
@anakBbs tweet media
Indonesia
5
0
2
2.1K
♏💤🇯🇵🅰️🇱🅴❎™️✪ⓃⓀⓇⒾ🇮🇩
Bambang Tri akhirnya menuai akibat dari perbuatannya. Krn fitnah soal ijazah Pak Jokowi, hidupnya jadi berantakan, sampai terlunta-lunta & ditinggalkan anak serta istrinya. Itulah yg sering disebut karma atas fitnah yg keji.
Indonesia
88
83
356
22.7K
street lawyers
street lawyers@streetlawyers85·
@tham878 @WeeNiDv Bambang Tri sudah kena tulah sumpah Mubahala, nekad berani bersumpah atas nama Allah, siap kena laknak, sengsara dunia & akhirat apabila tdk benar tuduhannya. Di dunia sdh sengsara, sdh pernah dihukum, apalagi nanti di akhirat, harus pertanggungjawab segala tuduhannya.
Indonesia
6
1
10
1.7K
Quo
Quo@Quo26233·
@liogtttscrp Bajingan, bedebah...kelakuan para iblis Dajjal...mereka layak di hukum seberat beratnya 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
835
elzgatza
elzgatza@liogtttscrp·
YA ALLAH GA SANGGUP BANGETT GW LIHATNYA!! BAJINGAN DAYCARE, GAMAU TAU HARUS DAPAT HUKUMAN YANG PANTAS BUAT SEMUA PENGASUH DAYCARE LITTLE ARESHA!!!!!
Indonesia
1K
3.6K
14.5K
835.3K
Quo
Quo@Quo26233·
@neVerAl0nely___ Paling minta maaf di atas materai Rp 10 rb...jangan mau pak...tuntut penjara biar adil 😎👊👊
Indonesia
0
0
0
285
Never
Never@neVerAl0nely___·
Insiden diduga peng4niayaan terjadi di Kedai Kopi 72 yang berlokasi di Jalan Belimbing, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut menimpa seorang pria bernama Sayuti Malik Panai (56), warga Jalan Perantun, Kecamatan Marpoyan Damai. Saat kejadian, korban diketahui bertindak sebagai penerima kuasa dari pemilik kendaraan bernama Aldela. Berdasarkan kronologis, saat itu korban bersama diduga lima orang debt collector (DC) tengah melakukan negosiasi terkait penarikan kendaraan milik Aldela. Proses mediasi yang berlangsung di lokasi semula berjalan dengan pembahasan kesepakatan antara kedua belah pihak. Namun situasi memanas ketika terjadi cekcok mulut di tengah negosiasi. Perselisihan tersebut kemudian berujung pada tindakan peng4niayaan yang diduga dilakukan secara bersama-sama oleh para debt collector terhadap korban. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala. Tidak terima atas perlakuan tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polresta Pekanbaru guna proses hukum lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, termasuk mengidentifikasi para terduga pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan. Sumber : Istimewa
Indonesia
233
362
1.2K
425.8K
Quo
Quo@Quo26233·
@Boediantar4 Klo blm punya latar belakang politik luar negeri yaa begitulah...stetmen nya kdg ga jelas 😎👊👊
Indonesia
0
0
2
53
Boediantar4
Boediantar4@Boediantar4·
PATROLI KAWASAN?? MEMANG SELAT MALAKA PUNYA AMERIKA???
Boediantar4 tweet media
Indonesia
81
77
142
3.8K
Muhammad Tuhasan
Muhammad Tuhasan@MuhammadTuhasan·
Konten apa Riil ya ?
Indonesia
43
46
257
16.9K