🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷

17.6K posts

🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 banner
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷

🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷

@RQthea

Jika Segala Beban Harus Ditanggung Rakyat, Maka Tak Pantaslah Negara Ini Disebut REPUBLIK

i n d o n e s i a Katılım Mayıs 2012
385 Takip Edilen1K Takipçiler
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
Hilik Ku Aink We Lah 😬
Hilik Ku Aink We Lah 😬@KangSemproel·
Wahai @muipusat Tugas kalian adalah menunjukkan KEBENARAN, bukan memberi pembenaran. Bukankah kita wajib mengatakan yang benar, walau itu terasa pahit ? قُلِ الْحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا Tugas kalian adalah meluruskan yg bengkok, bukan memberi stempel pada yg bengkok itu هَلْ سَمِعْتُمْ أَنَّهُ سَيَكُونُ بَعْدِي أُمَرَاءُ؟ فَمَنْ دَخَلَ عَلَيْهِمْ فَصَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ وَلَيْسَ بِوَارِدٍ عَلَيَّ الحَوْضَ، وَمَنْ لَمْ يَدْخُلْ عَلَيْهِمْ وَلَمْ يُعِنْهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ وَلَمْ يُصَدِّقْهُمْ بِكَذِبِهِمْ فَهُوَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ وَهُوَ وَارِدٌ عَلَيَّ الحَوْضَ» “apakan kalian sudah pernah mendengar, bahwa kelak sepeninggalanku akan muncul para penguasa, maka siapa saja yg mendatanginya dan membenarkan kebohongannya, serta menolong kedhalimannya, maka dia bukan dari golonganku, serta aku bukan dari golongannya, dan dia tidak akan memasuki haudh (telaga Kautsar), dan siapa saja yg tidak mendatangi penguasa, serta tidak menolong kedahlimannya, juga tidak membenarkan kebohongannya, maka dia termasuk golonganku dan akan memasuki haudh (telaga Kautsar).” (HR. Tirmidzi, Nasa’i dan Al-Hakim). Naudzubillahi min dzalik
Hilik Ku Aink We Lah 😬 tweet media
Jati Uwung, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
17
33
63
1.1K
DPP PSI
DPP PSI@psi_id·
Kabar menggembirakan terdengar pekan ini. Pak Jokowi sudah sehat dan siap keliling daerah, termasuk untuk bertemu para pengurus dan kader PSI 👍🐘 Nah, kalau bisa bertemu Pak Jokowi, apa yang kira-kira mau teman-teman sampaikan? Spill di kolom komentar ya 🙏😏
DPP PSI tweet media
Indonesia
614
25
109
52.9K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
ABRISAM J
ABRISAM J@PutraMataSatu·
Prof. Ferry Latuhihin : "Program Danantara salah, MBG salah, Koperasi Merah Putih salah"!
Indonesia
15
130
412
8.8K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
💥 Urank Cixizink 💥
💥 Urank Cixizink 💥@SaktiKH·
@kompascom "Jangan Pernah Berharap Kebaikan Dari Pemimpin Yang Lahir Dari Kecurangan* ✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️✍️ Raja Omon-Omon @prabowo SAMA BAJINGANNYA Dengan Wiwi @jokowi Raja Kibul 🫵 Jangan Anggap Rakyat Itu BODOH Semua ‼️ #RezimBodohBanyakOmonOmon
💥 Urank Cixizink 💥 tweet media
Indonesia
0
2
5
2.9K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
INDONESIA CEMAS
INDONESIA CEMAS@Putra_Riau11·
Sepertinya kali ini pak De Hendro serius. Apa dia sudah kesal melihat maraknya korupsi yang dilakukan oleh para pejabat dan wakil rakyat di negeri ini? @prabowo @KPK_RI
Indonesia
86
2.3K
8.1K
126.8K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
Noval Assegaf
Noval Assegaf@NovalAssegaf·
Sesungguhnya hari ini adalah waktu untuk beramal tanpa ada hisab, dan di akhirat adalah waktu hisab bukan waktu untuk beramal.
Indonesia
1
1
19
447
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
3C - Kunci Selesainya Kasus Kontroversi Ijazah JKW oleh; dr Tifauzia Tyassuma Tahun 2026 membuka babak selanjutnya dari Kasus Kontroversi Ijazah Joko Widodo vs TROY — Tifa-Roy. Namun bagi saya, ini bukan sekadar perkara satu lembar ijazah. Ini adalah pelajaran besar tentang bagaimana sebuah bangsa memperlakukan kebenaran. Sebab dalam negara yang sehat, kebenaran tidak boleh bergantung pada siapa yang paling berkuasa, siapa yang paling banyak pendukungnya, atau siapa yang paling keras membungkam pertanyaan. Kebenaran harus sanggup berdiri di ruang terang. Ia harus dapat diperiksa. a harus dapat diuji. Ia harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itulah, memasuki 2026, saya melihat babak ini bukan lagi sekadar perang opini. Bukan lagi sekadar hiruk-pikuk media sosial. Bukan lagi sekadar adu narasi antara mereka yang percaya dan mereka yang bertanya. Babak ini harus naik kelas menjadi babak kejernihan. Dan kejernihan itu memiliki tiga pintu: Clean Documents. Clear Procedures. Credible Witnesses. Dokumen harus bersih.Clean Documents. Artinya, dokumen tidak cukup hanya disebut ada. Ia harus bisa dilihat dalam konteksnya, diperiksa keutuhannya, ditelusuri asal-usulnya, diuji konsistensinya, dan diletakkan dalam rantai pembuktian yang terang. Dalam perkara apa pun, apalagi yang menyangkut figur publik dan sejarah kekuasaan nasional, dokumen bukan sekadar benda mati. Dokumen adalah jejak peradaban. Ia menyimpan memori institusi, rekam administratif, dan tanggung jawab hukum. Jika dokumen benar, ia tidak perlu takut cahaya. Jika dokumen kuat, ia tidak perlu dilindungi oleh kabut. Jika dokumen sahih, ia justru akan semakin tegak ketika diperiksa. Prosedur harus benar. Clear Procedures. Sebab kebenaran yang lahir dari prosedur yang kabur apalagi carut marut, akan selalu meninggalkan luka. Dalam negara hukum, cara menemukan kebenaran sama pentingnya dengan kebenaran itu sendiri. Tidak boleh ada proses yang berjalan dengan prasangka, tekanan, ketertutupan, atau ketimpangan akses. Tidak boleh ada warga negara yang dipaksa diam hanya karena ia bertanya. Tidak boleh ada hukum yang terasa tajam kepada penanya, tetapi tumpul kepada pertanyaan pokoknya. Prosedur yang benar berarti semua pihak diberi ruang yang adil. Hak tersangka dihormati. Bukti diuji. Ahli didengar. Rantai dokumen ditelusuri. Sebab hukum bukan alat untuk memenangkan kekuasaan. Hukum adalah jalan untuk menemukan keadilan. Saksi harus kredibel. Credible Witness Dalam perkara besar, saksi bukan hanya orang yang hadir. Saksi adalah penjaga ingatan. Saksi membawa kepingan waktu yang tidak bisa digantikan oleh opini. Namun saksi yang dibutuhkan bukan saksi yang sekadar ramai. Bukan saksi yang hanya mengulang keyakinan. Bukan saksi yang hadir untuk memperkuat posisi politik tertentu. Saksi yang dibutuhkan adalah saksi yang relevan, kompeten, konsisten, independen, dan berani diuji. Saksi yang tidak hanya berkata, tetapi mampu menjelaskan. Saksi yang tidak hanya mengingat, tetapi mampu menempatkan ingatannya dalam kronologi, dokumen, dan realitas administratif yang bisa diverifikasi. Di sinilah pelajaran besar untuk Indonesia. Bahwa bangsa ini tidak boleh terus-menerus hidup dalam budaya “percaya saja”. Tidak boleh. Bangsa besar tidak dibangun di atas kultus personal. Bangsa besar dibangun di atas institusi yang kuat, dokumen yang tertib, prosedur yang adil, dan warga yang berani berpikir. Jika seorang warga bertanya, jawabannya bukan stigma. Jika seorang ilmuwan menguji, jawabannya bukan tekanan. Jika seorang ahli meneliti, jawabannya bukan pembungkaman. Jika sebuah dokumen dipersoalkan, jawabannya adalah pembuktian. Karena pertanyaan bukan kejahatan. Keraguan bukan dosa. Penelitian bukan permusuhan. Maka TROY, Tifa-Roy, dalam babak ini bukan sekadar nama TROY adalah simbol dari keberanian untuk meminta kejernihan. TROY adalah rakyat yang menuntut tegaknya kebenaran.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
111
388
1.1K
17.8K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
Maria A. Alkaff
Maria A. Alkaff@MariaAlkaff_·
Menarik buat disimak. Di balik kisah tenggelamnya Titanic. Sc: asta anaya nusantara
Indonesia
18
544
1.5K
28.4K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
iii_chromatic
iii_chromatic@blue_berets7·
😂😂
QME
166
837
4.9K
104.2K
🆂🅴🅱🅻🅰🅺 🆂🅴🅷🅰🅷 retweetledi
L
L@kang___L·
Dasar bahlul
Indonesia
232
1.4K
3.3K
228.3K