Rerety

367 posts

Rerety

Rerety

@Rerety17

....

Katılım Mart 2021
40 Takip Edilen5 Takipçiler
Rerety
Rerety@Rerety17·
@razantataa masalahnya sebagian besar parfum lokal kualitasnya masih kaya parfum refill yg dibungkus packaging menarik aja.
Indonesia
3
1
31
1.7K
Razan Tata | Content Writer
Parfum lokal kalau mahal tuh wajar. Apalagi Indonesia punya bahan wewangian premium. Yang gak wajar itu upah kita. Bayangin negeri kita tuh penghasil bahan wewangian hingga kopi berkualitas, tapi gak bisa kita nikmati karena upah kita gak bisa mengimbangi. Ketemu parfum di atas 300rb, "Overpriced! Mending beli parfum impor." Ketemu kopi di atas 30rb, "Apaan mahal banget!" Padahal parfum dan kopi enak wajar kalau mahal, Karena biaya bahan premium tentu lebih tinggi.
WangiLoka | Local Perfume Guide@wangiloka

apa unpopular opinion kalian tentang parfum lokal? 👀

Indonesia
36
195
770
35.9K
Rerety
Rerety@Rerety17·
mesen shopeefood ditengah jakarta makin hari makin lama.
Indonesia
0
0
0
41
Rerety retweetledi
໊
@cdoll·
໊ tweet media
ZXX
235
14.3K
86K
1.9M
Rerety retweetledi
RebeccaFA
RebeccaFA@RebeccaFaniaA·
woi wkwk
RebeccaFA tweet media
Indonesia
447
1.9K
21.1K
310.6K
Rerety retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Gue kira jadi dewasa itu TENANG.. ternyata.. "TENANGIN DIRI LO.."
Indonesia
120
23.7K
50.7K
534.1K
Rerety retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Analisis yg menarik. RI akan selamat dan justru untung dari krisis minyak Hormuz krn : - raja batubara dunia - raja kelapa sawit dunia Coal demand pasti akan meroket. Palm oil sbg bahan baku ethanol akan meroket krn minyak mahal. Gas RI cukup melimpah. Long live RI :)
Pink Bourbon@pinkbourbon8898

They're right for Japan, Korea, and Singapore. Those guys source 75% of refined products from the Persian Gulf. Hormuz closes, they bleed. But Indonesia is a different story entirely. Yes, Indonesia imports refined products. Pertamina's refining capacity doesn't fully cover domestic demand, so Pertalite and Solar get bridged through imports. The Hormuz shock hits that. Real exposure. What makes Indonesia different is this. Indonesia's actual risk from this isn't supply. It's fiscal. If oil prices spike because Hormuz stays closed, the government's subsidy bill for Pertalite and Solar expands. Wider deficit, rupiah pressure. That's the bear case for Indonesia, and even that's manageable. The bull case is what nobody is talking about. Indonesia runs B40 right now. 40% of every liter of diesel consumed domestically is palm oil biodiesel, not petroleum. When oil spikes, the incentive to push toward B50 or B55 gets stronger overnight. Import volume drops. Indonesia self-hedges using its own CPO supply. No other country in Asia has this. Not Korea, not Japan, not Singapore. Then there's coal. When Hormuz disrupts LNG and oil flows into Asia, the fastest lever available to power generators in Japan, Korea, and India is gas to coal switching. Indonesia is the world's largest seaborne thermal coal exporter. ADARO, ITMG, PTBA, BUMI don't suffer from this scenario. Export volumes go up. Realized prices go up. Royalty revenue to the government goes up. Same logic on LNG. Indonesia exports from Bontang and Tangguh. When Middle Eastern supply gets disrupted, the spot premium on non Gulf LNG widens. Indonesian cargoes price up. Same logic on CPO. High oil equals strong biodiesel demand globally equals strong CPO prices. Indonesia and Malaysia control 85% of global supply. You see, Indonesia pays more for refined product imports. Fiscal subsidy pressure rises. Rupiah is a watch item. Those are real negatives. But Indonesia earns more on coal exports, earns more on LNG spot, earns more on CPO, and reduces net petroleum import volume through accelerated biodiesel blending. The terms of trade move in Indonesia's favor, not against it. The conventional take is "Indonesia is a net oil importer so oil shock is bad." The correct take is Indonesia is a net energy exporter in the commodities that directly substitute for disrupted Persian Gulf supply. A sustained Hormuz closure improves Indonesia's aggregate energy trade position, not deteriorates it. Happy Sunday and Happy Easter.

Indonesia
107
258
1.6K
131K
Rerety retweetledi
ramamount 🏞️
ramamount 🏞️@Momooo1717·
Banyak cowok yang kerja keras, jam kerja 24/7 cuma buat ngewujudin cita-cita sederhana mereka, yaitu : punya keluarga bahagia, anak satu, dan istri yang lucu-lucu 🥰🥰🥰
Indonesia
163
772
4.1K
156.9K
Rerety retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Duta persahabatan ❌ Duta perusak persahabatan ✅
Indonesia
315
137
1.8K
288.7K
Rerety
Rerety@Rerety17·
@angga_fzn jgn lupakan replika alm olga, cepet juga ilangnya. namanya juga replika. ya no bakat
Indonesia
5
0
0
15.4K
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Gw yakin bgt copycat murahan gini ga akan kemana2. Sirkel yg emg deket sm Vidi jg ga akan respek. Inget ga si dulu smpet ada yg mau bikin replika Warkop DKI juga? Ngilang juga tuh
jing@anjingkmpng

Emang dia semirip itu sama alm vidi? . Sampe bilang dia insyah allah bisa jadi pengganti kalo ada fans yg rindu ke alm. . Legacy alm vidi itu bukan cuma penampilan fisik yg ganteng, tapi karena baik hatinya, lucunya, pikiran positifnya dan banyak lagi. . Kalo kata i si stop

Indonesia
79
311
4.9K
438.3K
Rerety retweetledi
r⁵
r⁵@onlychiid·
“ewean” 💔
r⁵ tweet media
English
361
4.8K
34.4K
514.7K
Rerety
Rerety@Rerety17·
@direktoridosen tws rawan jatoh,budeg alias matot sebelah,pas mau dipake malah batre abis, suara kalah detail, tapi pas pake iem, beuhhhh suaranya mantep bener, gk ribet karna gk pake ngecas + jadi jrg make sumpelan kuping, dulu pake tws selalu nyangkut itu tws.
Indonesia
0
0
0
53
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
Hal yang agaknya membuat saya terkejut... adalah melonjaknya penjualan earphone berkabel. padahal era skrg, udah ada earphone blutut. jujur.. ini aneh. but talk to who...
Dosen Kesayanganmu tweet media
Indonesia
342
44
562
344.9K
Rerety retweetledi
ionn🐬
ionn🐬@siPisces22·
Lagi curhat sama para srikandiku soal harga semua pada naik Terus mereka bilang 🧕🏻👩🏼 : tapi kita masih jualan kan bang? kalau untungnya tipis gaji kita aja yg di kurangin bang, yg penting kita masih kerja sama abang. I CANT😭 Hati gua perih denger nya
ionn🐬 tweet mediaionn🐬 tweet media
Indonesia
305
2.4K
35K
1M
Rerety retweetledi
bayuamus
bayuamus@bayuamus·
Asosiasi profesi desain grafis (ADGI atau lainnya) mesti melakukan penyelidikan, dan kalau terbukti ada pernyataan sedemikian, berhak mengajukan keberatan kepada pemerintah atas pernyataan jaksa bahwa aktivitas editing tidak memberikan nilai tambah. Soalnya aktivitas ini sudah resmi masuk daftar OSS BPKM di bawah KBLI 59122 (Aktivitas Pascaproduksi Film, Video, dan Program Televisi Oleh Swasta) dalam KBLI 2020. Klasifikasi yang buat pemerintah, tapi pemerintahnya sendiri gak tau atau gak kepikiran riset dulu? Cadas!
bayuamus tweet media
loid forger 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。@KemenperinRI

Ini kasus viral yang menurutku menunjukkan betapa bodohnya penegak hukum kita. Amsal Sitepu dianggap mark-up anggaran karena jaksa dan auditor menganggap jasa edit video harusnya bernilai Rp0. Mereka anggap jasa digital ini tidak ada nilai ekonominya. 🤷🏻‍♂️ medan.inews.id/read/681204/ba…

Indonesia
5
349
821
20.4K
Rerety retweetledi
loid forger 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。
Ini kasus viral yang menurutku menunjukkan betapa bodohnya penegak hukum kita. Amsal Sitepu dianggap mark-up anggaran karena jaksa dan auditor menganggap jasa edit video harusnya bernilai Rp0. Mereka anggap jasa digital ini tidak ada nilai ekonominya. 🤷🏻‍♂️ medan.inews.id/read/681204/ba…
loid forger 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。 tweet media
Indonesia
1.3K
4.9K
11.5K
1.9M
Rerety retweetledi
katanya bidadari
katanya bidadari@inijugayeni·
Kalo mau nimpa minimal mikir dong heii 🫵
katanya bidadari tweet media
Indonesia
590
5.2K
48.6K
821.7K
Rerety retweetledi
katak beradik
katak beradik@katakberadikk_·
wdyt : widayat oomf : suaminya tantemf anw : anwar brb : berabe hbd : herubudi lol : lagi beol idk : induk wtf : water proof ootd : orang orang tau diri btw : bawa tahu walid ily : ilyas
Indonesia
450
7.6K
28.1K
465.1K
Rerety retweetledi
SuperSisi
SuperSisi@SuperSisi·
🤣
QME
103
267
5K
738.1K