Reza Ramadhan retweetledi

Mari kita jernihkan dulu konteks ucapannya, jangan cuma potongan video yg dipakai buat bikin amarah.
Presiden sedang berpidato di depan rakyat desa & koperasi desa di Nganjuk. Beliau ingin menenangkan masyarakat bawah yg sehari-hari transaksi pakai rupiah, beli sayur, beras, tempe, bensin di warung atau pasar tradisional, bukan pakai dolar. Pesannya sederhana: jangan panik berlebihan soal kurs, karena prioritas pemerintah adalah jaga ketersediaan pangan & energi agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Memang benar, pelemahan rupiah berdampak ke barang impor (kedelai, gandum, bahan baku). Tapi itu bukan berarti Pak Prabowo nggak paham ekonomi. Beliau justru sedang dorong solusi jangka panjang:
•> Hilirisasi & swasembada pangan
•> Perkuat produksi dalam negeri
•> Bangun koperasi desa (seperti yang baru diresmikan 1.061 unit)
•> Program makan bergizi gratis biar rakyat kecil nggak terbebani harga mahal
Bbyk negara saat ini juga hadapi tekanan dolar kuat karena faktor global (suku bunga Fed, geopolitik, dll). Indonesia pny cadangan devisa kuat & stabilitas politik yg jauh lebih baik dibanding dulu. Yang bikin heboh justru buzzer & oposisi yg memelintir setiap kalimat jadi bahan serangan.
Rakyat desa yg beliau sebut itu justru yg paling butuh pemimpin tegas seperti Pak Prabowo, bukan drama medsos yg cuma bikin panik. Kalau ada dampak impor, pemerintah sedang kerja keras mitigasinya lewat intervensi BI, subsidi, dan diversifikasi impor.
Kritik boleh, tapi jangan langsung judge “bodoh” atau “goblok” dari satu kalimat. Lihat keseluruhan kerjaan: investasi masuk, proyek strategis jalan, fokus ke rakyat kecil. Indonesia butuh persatuan, bukan saling benci.
Gaspol terus Pak Prabowo! 🇮🇩
Jejak digital.@ARSIPAJA
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia

























