yoya

25.5K posts

yoya banner
yoya

yoya

@Rmmive

udah terlanjur lahir, hidup aja.

Palembang Katılım Ocak 2011
233 Takip Edilen439 Takipçiler
yoya retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
BEDAH YUK !!! KOK BISA HARGA SAPI KURBAN DARI APBN 91 JT/EKOR? Rp 100 miliar untuk 1098 sapi. Jadi rata-rata Rp 91 jt. Dari Baznas, sapi premium 200-300 kg seharga hampir Rp 20 jt (termasuk distribusi). Dari Dompet Dhuafa, sapi > 300-350 kg seharga Rp 26 jt. Jadi, yang besar sapinya (1 ton an) apa mark-upnya?
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
275
2K
5.2K
266.3K
yoya retweetledi
Moony
Moony@hydbeam·
@LambeSahamjja uang apa ini? imut sekali. gak butuh gaji gubernur yang imut itu karena yg penting bisnis tambang saya lancar 🫦🩷
Moony tweet mediaMoony tweet media
Indonesia
20
491
2.9K
128.3K
yoya retweetledi
MasBRO 🦉🫶
MasBRO 🦉🫶@MasBRO_back·
Miris! Orangutan kurus kering turun ke jalan "Kelaparan" Kutai Timur
Indonesia
336
11.1K
27.3K
472.4K
yoya retweetledi
amarr
amarr@amaryll11·
Baru saja selesai lihat film dokumenter Pesta Babi (Pig Feast) dan semuanya terasa sangat piluh. Kesimpulanku: Semua yang dipertontonkan oleh pemerintah Indonesia di tanah Papua bukan lagi sekadar salah urus birokrasi atau kegagalan kalkulasi ekonomi, melainkan sebuah bentuk structural and cultural genocide yang dilegitimasi oleh hukum negara. Di bawah jargon luhur “Ketahanan Pangan” dan “Transisi Energi Hijau,” negara secara sadar dan sistematis sedang mencabut fondasi paling mendasar dari eksistensi manusia Papua: ruang hidup mereka. Ketika 2,5 juta hektar hutan adat dirobohkan secara brutal oleh ribuan ekskavator oligarki, negara ngga cuma sedang menebang pohon; mereka sedang mengeksekusi mati sebuah peradaban. Bagi masyarakat asli Papua, hutan bukan sekadar komoditas atau hamparan tanah kosong (terra nullius), melainkan rahim kebudayaan, supermarket spiritual, dan jaring pengaman sosial yang telah menghidupi mereka selama ribuan tahun. Dengan memutus hubungan eksistensial antara manusia Papua dengan tanah ulayatnya melalui de-saguasi paksa dan korporatisasi agraria, pemerintah secara sengaja sedang menciptakan kondisi slow-motion extinction bagi bangsa Melanesia di atas tanah leluhur mereka sendiri. Kekejaman ini semakin telanjang ketika instrumen pertahanan negara militeristik (TNI) didegradasi fungsinya menjadi sekadar security bayaran bagi para taipan kelapa sawit dan industri tebu. Atas nama Proyek Strategis Nasional (PSN), moncong senjata diarahkan kepada pemilik sah tanah adat yang menolak tunduk pada kompensasi hina senilai Rp300.000 per hektar. Ini adalah bentuk proletarisasi paksa dan subordinasi rasial: orang Papua dirampas kedaulatan pangannya, dihancurkan kebun ubinya, dicemari sumber airnya oleh pestisida korporasi, lalu dipaksa mengemis menjadi buruh kasar berupah murah di atas tanah yang mereka miliki. Ketika mereka melawan, palang sasi adat mereka digeser oleh laras senapan, dan teriakan minta tolong mereka dibungkam di balik jeruji besi dengan cap “separatis.” Pemerintah Jakarta bertindak layaknya “Pilatus modern”—mencuci tangan di atas penderitaan ratusan ribu pengungsi internal di pedalaman Papua yang melahirkan di tengah belantara akibat trauma operasi militer yang nggak pernah usai. Negara memamerkan tumpukan uang triliunan rupiah hasil denda korporasi dan pertumbuhan ekonomi di televisi nasional, sementara di garis depan pasifik, anak-anak gen-Z Papua kehilangan masa depan karena ruang ekologisnya telah berganti menjadi tangki bensin kendaraan masyarakat urban di Pulau Jawa. Kalau kolonialisme Belanda masa lalu mengeksploitasi Jawa melalui Cultuurstelsel (tanam paksa) demi mengisi kas negara di Amsterdam, maka hari ini Indonesia sedang menduplikasi kejahatan yang persis sama: memeras darah, tanah, dan air mata Papua demi memperkaya segelintir dinasti oligarki di Jakarta. Mengklaim Papua sebagai bagian dari Republik namun memperlakukan manusianya seperti hama yang menghalangi laju buldozer kapital adalah kemunafikan politik tertinggi. Ini bukan pembangunan; ini adalah penaklukan sepihak, sebuah pesta pora oligarki yang dibayar mahal dengan harga kepunahan sebuah bangsa.
amarr tweet mediaamarr tweet mediaamarr tweet media
Indonesia
4
205
490
9.7K
yoya retweetledi
Solekhan
Solekhan@__PASMANTAP·
Siapa penjahat yang sebenarnya dari hilangnya keanekaragaman hayati di Papua.. Ini hasil dari 58% suara rakyat yg katanya memilih dia.
Indonesia
25
1.3K
3K
27.2K
yoya retweetledi
𝔹𝕚𝕃𝕃 ℝ𝕒𝕐
GO INTERNATIONAL... Seekor satwa liar dengan tubuh kecil mencoba menghadang mesin raksasa demi mempertahankan rumahnya sendiri. Bagi orangutan hutan adalah rumah, tempat mencari makan, tempat bermain, sekaligus satu-satunya ruang hidup yang mereka miliki sejak lahir.
𝔹𝕚𝕃𝕃 ℝ𝕒𝕐 tweet media
Indonesia
121
14.2K
32.4K
286K
yoya
yoya@Rmmive·
@Arnasamudra @0xyeifan kalau mau buka lahan di tanah adat, izin dulu dong dengan warga lokal nya🙄🙄
Indonesia
0
0
0
53
yefan
yefan@0xyeifan·
coba yang kemarin ngusir orang orang suruh jangan nonton pesta babi, berani usir media Al Jazeera juga ngga buat jangan di sebar luaskan? semakin kalian tutup tutupin semakin terbuka kan. #pestababi
Al Jazeera English@AJEnglish

Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region. Al Jazeera’s @JesWashington reports.

Indonesia
39
10.7K
28.1K
326.1K
yoya retweetledi
Al Jazeera English
Al Jazeera English@AJEnglish·
Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region. Al Jazeera’s @JesWashington reports.
English
179
13.4K
18.6K
1.1M
coco latos
coco latos@CocoLatii·
@FattahSyah13 @onceuponyrdream @LexWu_13 goblok, mestinya kau samperin mama papua itu, tolol!! 🤦 itu mama papua cuma curhat, ga suka wajahnya dipake cover film, itu mama papua cuma sambat minta HP aja ga dikasih... emang goblok gerombolanmu dan dandi ini, ga peka babar blass 🤦
Indonesia
6
0
1
1K
yoya retweetledi
Lex Wu
Lex Wu@LexWu_13·
si Mama kan ada dtg waktu kamisan... kalau tiba2 ada rekaman dengan narasi, berbeda... ya gk usah heran... artinya kan ada sesuatu. ada yg takut bola panas "PESTA BABI". ada babi yang terusik "Proyeknya".
Lex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet mediaLex Wu tweet media
Indonesia
113
6.7K
26K
391.9K
KATA HATI🤍
KATA HATI🤍@Katakatahatiind·
Apesnya Kelahiran 1998 di Indonesia 1998 : Baru lahir, negara lagi chaos. 2010 : SMP, kurikulum ganti. “Adaptasi ya nak.” 2013 : SMA, kurikulum ganti lagi. “Sabar ya nak.” 2016 : Lulus SMA, saingan kuliah kayak rebutan sembako. 2019 : Timeline panas, politik dimana-mana. 2020 : Mau lulus / kerja. boom, pandemi. “Di rumah aja.” 2022 : Dunia buka lagi, harga-harga ikut naik duluan. 2024 : Umur 26, belum mapan tapi udah ditanya nikah. 2025 : Quarter life crisis tanpa notifikasi. 2026 : Dunia ribut lagi, Iran vs Israel & AS. Minyak naik, hidup makin mikir. Kesimpulan: Kita nggak pernah hidup di zaman “normal”. Baru mau stabil, selalu ada plot twist. Generasi 98 bukan lemah. Cuma capek adaptasi terus 😅
Indonesia
16
244
792
68.7K
klxxx
klxxx@kluuxxx·
@KapudS640 Beli mobil second aja padahal banyak yang dibawah 100 juta
Indonesia
2
0
2
1.7K
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Bingung ya Allah harus gmna lg ya ngomong sama suami Tabungan aku 130 jt Tabungan suami 150 jtan lah kira2 Dan kita gak punya cicilan sama sekali Kepengen bgt beli mobi, biar anak gak kepanasan gak kehujanan gt Dan dia bilang “mau beli mobil mana duitnya” kata dia MANA? Trs gue naik grab gue tanya2 lah “pak ini mob sendiri” trs kata dia “kredit neng, kemarin dp 25 jt, cicilan 4 jtan perbulan” gue spiclesh ko suami gue gini bgt ya. Gue gak ngerti sama pikiran dia, definisi punya duit itu brp cc:threadintansetyani
Indonesia
391
42
1.1K
417.7K
yoya
yoya@Rmmive·
@Gus_bengz @Jayabay19479190 tp masih ada kok tentara yg ga displin😬😬 negara jepang yg se'disiplin itu apakah rakyatnya di didik ala militer jugaa??😆
Indonesia
0
0
1
20
I Gusti N Artawan
I Gusti N Artawan@Gus_bengz·
@Jayabay19479190 Tujuan melatih baris berbaris dan nasionalisme adalah untuk melatih kedisiplinan dan mencintai negara ini.. Sekarang kita lihat saja orang orang ini meracuni pikiran anak anak muda untuk benci terjadap negaranya sendiri.. Aneh?!!
Indonesia
2
0
0
231
Jayabaya
Jayabaya@Jayabay19479190·
Wow.... wow.... Setelah Sekolah Garuda berdiri..... - Apalah akan ada Sekolah Macan, Sekolah Gajah, Sekolah Elang dll.....
Indonesia
16
146
338
7.3K
yoya retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Guys just FYI, frekuensi normal ngising tuh rentangnya adalah: - ≤ 3x sehari, sampai; - ≥ 3x seminggu So, km harus waspada klo sehari ngising lebih dari 3 kali (terutama klo encer/cair) atau kurang dari 3x seminggu. Seminggu sekali aja udh seharusnya km periksa*. JANGAN dibiarin ngendep lebih dari seminggu, atau bahkan 2 minggu begini, JANGAN ABAI! Pola ngisingmu utk saat ini brp kali sehari/seminggu mentemen?
pannchoa@pannchoa

Knets react to OP's sister's X-ray after not pooping for 2 weeks tinyurl.com/264apdxy

Indonesia
1.4K
3.2K
26.7K
2.8M
yoya retweetledi
CatatanAli7
CatatanAli7@Catatan_ali7·
Gara gara KSAD MARULI Mempertanyakan sumber dana Film #Pestababi Rakyat Indonesia balik mempertanyakan sumber uang aparat untuk beli mobil mobil mewah itu dari mana ??? Belum lagi Jenderal jenderal purnawirawan ketika purna rumah nya mewah mewah itu juga kira kira uang dari mana
Indonesia
87
1.2K
3.2K
79K
yoya
yoya@Rmmive·
@rayxelhudriano @kripikgedanggg hahaha ga paham apaa yaa kalo sekolah tuh lg ketar ketir karena kekurangan guru😭👍🏼 mau ga mau terpaksa via jalur cepat nge'hire guru terdekat. herannn yg masih punya pikiran guru honor = ilegal😭😭, pdhl guru honor lah pahlawan yg ngebantu sekolah.
Indonesia
1
0
0
22
Masa Bodoh
Masa Bodoh@rayxelhudriano·
@kripikgedanggg Eee tolol.. Skrg w tanya.... Negara menyiapkan skema tidak untuk perekrutan GURU HONORER????? TIDAKKKKKKKKKM GOBLOK
Indonesia
1
0
1
148
yoya retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Orang yang membuat aturan hidup kita sehari-hari ternyata tidak wajib punya keahlian khusus di bidangnya. Sial banget bangsa ini punya anggota dewan Kek mereka...
Indonesia
17
237
496
9.2K