Sabitlenmiş Tweet
R & R
1.6K posts

R & R
@RnRcouple
Selective | 30’s Chinese Married Couple | 3S-Swing | 🍻🥂
Katılım Ağustos 2023
316 Takip Edilen3K Takipçiler
R & R retweetledi
R & R retweetledi

hai altr! 👀
Mau coba blind date versi alter
Aku F28 Jkt, ga liat foto dulu, cuma dari vibe chat & cerita alter life.
Kalau klik, baru reveal & mungkin ketemu ngopi.
Reply "ayo blind date" + 1 fun fact altermu, aku audisi acc ya 😝
Nanti aku follow dan kirim bukti mf then mulai chat blind.
Repost dan reply, siapa tau jodoh altr ada di reply!

Indonesia

“Bukan soal cari partner… tapi soal siapa yang pantas untuk diizinkan masuk”
Ada seorang follower lama yang akhirnya memberanikan diri untuk DM gue
Dia bukan tipe yang sering muncul.
Tidak pernah komentar, tidak pernah terlihat aktif
Tapi sekali bertanya, langsung ke inti
“Koh, awalnya kokoh yang cari partner atau bagaimana?
Apakah kita harus membagikan pengalaman di Twitter terlebih dahulu
agar ada partner yang datang..
atau justru kita yang mencarinya?”
Dan jawabannya.. tidak sesederhana “cari atau tunggu”.
—
Kalau berbicara dari pengalaman pribadi gue dan wife,
Untuk mencari partner di X (Twitter),
tidak bisa hanya menunggu.
Harus dibangun dulu:
👉 brand image
👉 persona wife, dan tentu juga kita sebagai suami
👉 prinsip dan aturan yang jelas
Kalau itu tidak dibangun, dan hanya pasif..
Ya hampir pasti tidak akan mendapatkan partner
Tapi kalau cara mencarinya tidak tepat,
justru bisa menimbulkan masalah
Dan yang datang bukan yang diharapkan,
melainkan orang-orang yang tidak selevel atau tidak sejalan (low quality)
—
Tapi ada hal yang sering tidak disadari
Masalahnya bukan di “bagaimana mendapatkan partner”
💣 tapi bagaimana kita membangun sistem yang tepat
agar bisa mengundang orang yang tepat untuk datang
Karena apa yang kita posting,
apa yang kita ceritakan,
dan bagaimana kita menunjukkan standar..
Itu semua seperti magnet
Akan menarik orang-orang yang sefrekuensi,
dan di saat yang sama,
menggeser yang tidak cocok
Bahkan hal yang terlihat sederhana seperti cara kita memposting..
itu punya pengaruh besar terhadap siapa yang akan merespon
—
Selain dari X (Twitter),
mencari partner juga bisa dari real life
Dan di sini, cara mainnya berbeda
Bisa dibilang, levelnya juga berbeda
—
Kalau dari pengalaman gue pribadi,
justru awalnya gue mulai dari real life
Gue memilih orang yang sudah dikenal baik,
orang yang bener-bener bisa gue percaya
Bukan hanya soal rasa nyaman
Tapi gue juga bisa melihat secara menyeluruh orang yang akan kita ajak masuk ke dinamika ini
Dari sisi
👉 kesehatan
👉 privasi
👉 dan dampaknya ke hubungan ke depan
Cara ini cenderung lebih aman
Karena dari awal sudah bisa melihat langsung,
dan melakukan screening sebelum mengambil keputusan
Karakter orang nya bisa dibaca lebih jelas,
tidak hanya dari kata-kata lewat postingan atau chat
—
Tapi memang, tidak semua orang punya akses ke cara ini
—
Jadi pada akhirnya,
pertanyaannya bukan lagi soal:
“menunggu atau mencari partner”
💣 tapi tentang sistem yang kita bangun,
dan siapa yang bener-bener tertarik pada kita,
bukan hanya secara fisik,
tapi juga pada prinsip dan aturan yang kita tetapkan
Karena dalam fantasi 3S bukan sekedar siapa yang datang..
tapi siapa orang yang pantas untuk kita izinkan masuk
Indonesia





























