Randi AP ❁

60.2K posts

Randi AP ❁ banner
Randi AP ❁

Randi AP ❁

@RndAPrtm

Mostly about LFC and other random insignificancies. Sport enthusiast & an ambitious jogger. A journal of my running & memes.

Indonesia Katılım Temmuz 2009
1.1K Takip Edilen666 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
What do you think will happen with humanity after all of this is over?
English
1
0
0
0
Randi AP ❁ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada laporan baru dari lembaga riset Celios yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengerikan yang pernah gue baca tentang kondisi ekonomi Indonesia. Judulnya: Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026. Dan datanya bukan dari sembarang sumber. Dari Forbes. Dari LHKPN. Data yang sudah terverifikasi dan tidak bisa dibantah. Fakta pertama yang langsung bikin gue sesak napas: 50 orang terkaya Indonesia hanya 50 orang total kekayaannya mencapai Rp4.600 triliun per 2026. APBN Indonesia? Rp3.800 triliun. Artinya 50 orang itu lebih kaya dari seluruh anggaran negara yang digunakan untuk membiayai 270 juta rakyat Indonesia selama satu tahun penuh. Satu tahun. Gaji PNS, subsidi BBM, bayar utang, bangun jalan, biaya militer, semua program sosial semuanya masih kalah dari 50 orang itu. Dan setiap harinya harta 50 orang itu naik Rp13 miliar per hari. Sementara upah pekerja harian di Indonesia bergerak di kisaran Rp2.000 sampai Rp5.000 per jam. Fakta kedua ketimpangan di antara pejabat negara sendiri: Total kekayaan pejabat negara era Prabowo-Gibran: Rp1 triliun lebih. Dan dari seluruh pejabat itu 73% kekayaannya hanya dikuasai oleh 12 orang. Dua belas orang. Yang masing-masing punya kekayaan di atas Rp1 triliun. Siapa? Salah satu yang terbesar adalah Menteri Pariwisata Widya Kusuma. Ada juga Menteri Perumahan Rakyat. Keduanya masuk dalam daftar lima pejabat terkaya. Fakta ketigayang paling menohok soal TNI dan Polri: Setiap tamtama TNI prajurit paling bawah butuh 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI. Dua ratus lima puluh dua tahun. Kalau mulai kerja umur 20 baru bisa menyamai kekayaan atasannya di umur 272 tahun. Itu bukan angka. Itu absurditas. Di Polri sedikit "lebih baik" polisi golongan paling rendah butuh 139 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Kapolri. Ketimpangan ini bukan hanya antara rakyat dan orang kaya. Tapi di dalam institusi yang sama. Di antara satu korps yang sama. Fakta keempat anggota DPR versus konstituennya: Anggota DPR Gorontalo kekayaannya 800 kali lipat dari rata-rata masyarakat Gorontalo yang mereka wakili. Anggota DPR Yogyakarta 400 kali lipat dari rata-rata masyarakat Yogyakarta. Orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat hidupnya 400 sampai 800 kali lebih kaya dari rakyat yang katanya mereka wakili. Dan mereka yang membuat undang-undang. Mereka yang memutuskan kebijakan pajak. Mereka yang menentukan siapa yang dapat subsidi dan siapa yang tidak. Dan ini yang membuat seluruh gambar itu menjadi sangat gelap: Celios mengajukan satu pertanyaan yang sangat sederhana: kalau 50 orang terkaya itu dipajaki hanya 2% dari total kekayaan mereka negara dapat berapa? Rp93 triliun per tahun. Sembilan puluh tiga triliun. Setiap tahun. Dari pajak 2% saja atas kekayaan 50 orang. Itu lebih dari cukup untuk membiayai rekonstruksi bencana besar. Untuk membenarkan semua perlintasan kereta berbahaya di Jawa yang butuh Rp4 triliun. Untuk menggaji 8 juta guru honorer setahun penuh. Untuk menutup seluruh defisit BPJS Kesehatan. Hanya dari 50 orang. Hanya 2%. Per tahun. Tapi itu tidak terjadi. Dan Celios menjelaskan kenapa: Karena orang-orang yang punya kekayaan itu — adalah orang-orang yang sama yang membiayai kampanye politik, yang duduk di dewan komisaris BUMN, yang punya akses langsung ke pengambil keputusan. Pajak kekayaan sudah masuk dalam rencana Kementerian Keuangan paling lambat 2028 kata mereka. Tapi implementasinya? Masih "akan akan akan" saja. Tidak pernah benar-benar dieksekusi. Sementara yang terus dipajaki adalah kelas menengah yang sudah ngos-ngosan. Kelas menengah Indonesia turun 1,1 juta orang dalam setahun tapi mereka yang paling mudah dikejar pajaknya karena datanya ada, penghasilannya kelihatan. Seperti kata peneliti Celios: berburu di kebun binatang. Hewannya kelihatan, tinggal tembak. Sementara yang benar-benar harus dipajaki terlalu kuat untuk disentuh. Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh laporan ini: Ketimpangan yang ekstrem ini bukan hanya masalah ekonomi. Ini adalah bahan bakar untuk sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Celios menelusuri pola historis dan hasilnya konsisten. Ketika ketimpangan mencapai titik ekstrem dan orang-orang hopeless tidak melihat jalan keluar yang rasional mereka tidak lari ke gerakan buruh atau gerakan sosial yang terorganisir. Mereka lari ke kelompok-kelompok yang menawarkan identitas, musuh bersama, dan rasa memiliki. Di Italia 1930-an orang yang di-PHK direkrut oleh Black Shirt. Di Jerman industri tutup, pengangguran meledak, orang mencari pegangan. Di Indonesia sendiri kerusuhan 1998 dan berbagai gejolak sosial sesudahnya, ketika ditelusuri, akar masalahnya selalu sama: ketimpangan ekonomi yang dibalut isu identitas. Dan tanda-tandanya sudah mulai terlihat sekarang ormas-ormas yang berdemo bukan ke instansi pemerintah tapi ke lembaga bantuan hukum masyarakat sipil, bayaran demo yang menjadi solusi pengangguran, program-program besar yang menyerap tenaga kerja tapi dengan cara yang menciptakan ketergantungan bukan kemandirian. Solusi yang Celios rekomendasikan dan ini sangat konkret: Satu — pajak kekayaan 2% untuk 50 orang terkaya. Langsung hasilkan Rp93 triliun per tahun. Bukan mimpi Brazil dan Colombia sudah melakukannya dengan komite audit independen. Dua — moratorium MBG. Hentikan sementara, perbaiki tata kelola dari akar, baru jalankan lagi dengan tepat sasaran fokus ke daerah 3T dan keluarga miskin ekstrem, bukan merata ke semua sekolah termasuk swasta di Jabodetabek. Tiga — kembalikan 20 triliun yang diambil dari anggaran kesehatan ke Kementerian Kesehatan untuk program stunting yang sudah terbukti efektif. Benefit yang dihasilkan: Rp400 triliun. Versus MBG yang belum jelas benefit konkretnya. Empat — pajak windfall untuk komoditas yang sedang untung besar batu bara, sawit, nikel, minyak. Mereka untung dari harga global yang tinggi, sementara rakyat menanggung subsidi energi. Ini bukan soal nasionalisasi ini soal keadilan distribusi keuntungan. Indonesia bukan negara miskin. Indonesia adalah negara yang kekayaannya terkonsentrasi pada sangat sedikit orang, yang sistem pajaknya melindungi orang kaya dan membebani kelas menengah, dan yang program-program besarnya lebih banyak menciptakan celah korupsi baru daripada menyelesaikan masalah lama. 50 orang lebih kaya dari APBN. 12 pejabat kuasai 73% kekayaan seluruh pejabat negara. Tamtama butuh 252 tahun untuk menyamai Panglima. Anggota DPR 800 kali lebih kaya dari konstituennya. Dan solusinya sudah ada. Jelas. Terukur. Bisa dijalankan hari ini. Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena yang harus meloloskan kebijakan pajak kekayaan itu adalah orang-orang yang sama yang akan paling terdampak olehnya. Itu bukan korupsi yang bisa ditangkap KPK. Itu adalah struktur. Dan struktur hanya bisa diubah kalau tekanan dari bawah lebih kuat dari kenyamanan di atas. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan laporan Celios "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026" dan wawancara peneliti Celios Bima Yudistira. Data bersumber dari Forbes dan LHKPN yang dapat diverifikasi publik. Ini analisis berbasis riset independen bukan tuduhan hukum kepada individu manapun.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
226
4.1K
7K
211.8K
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Jangan pernah mengeluh mengenai air sumur.
Indonesia
0
0
0
17
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Sometimes playing stupid will save your life.
English
0
0
0
9
Randi AP ❁ retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Pelajar SMK mengirim surat kepada Presiden, ia menolak menerima MBG dan meminta jatah makan MBG miliknya diberikan untuk kesejahteraan guru. Para pelajar kita, ada yang pikirannya tajam dan halus perasaannya. Rafif Arsya, anda membuat sejarah. 🔥🔥🔥🔥🔥
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
611
23.2K
51.8K
630.1K
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
This is getting embarrassing.
English
0
0
0
11
Randi AP ❁ retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys ini berita yang kedengarannya membosankan tapi dampaknya ke kantong lo lebih nyata dari yang lo kira. Menteri Keuangan kita baru bilang pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melebarkan defisit APBN di atas 3 persen. Gw jelasin dulu apa artinya buat lo yang gatau Defisit APBN itu artinya pengeluaran pemerintah lebih besar dari pemasukannya. Selisihnya ditutup dengan utang. Selama ini batas defisit Indonesia adalah 3 persen dari PDB. Itu aturan yang sudah lama jadi pegangan. Semacam garis merah yang tidak boleh dilewati karena kalau dilewati lembaga pemeringkat internasional bisa kasih nilai negatif ke Indonesia. Dan nilai negatif itu artinya investor kabur. Rupiah melemah. Bunga utang naik. Yang ujungnya rakyat biasa yang bayar lewat inflasi. Sekarang pemerintah sedang pikir pikir untuk lewatin garis itu. Kenapa? Karena harga minyak dunia sedang meledak akibat konflik Iran. Senin lalu minyak Brent sempat menyentuh 119 dolar per barel tertinggi sejak 2022. Kemarin naik lagi ke 100 dolar lebih. Dan Indonesia adalah negara importir minyak. Setiap kenaikan harga minyak APBN kita ikut terkena tekanan. Subsidi energi membengkak. Pengeluaran pemerintah naik. Tapi pemasukannya tidak ikut naik secepat itu. Jadi pemerintah butuh ruang fiskal lebih besar. Dan salah satu caranya adalah dengan melebarkan defisit. Tapi ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu. Tapi tunggu dulu. Di saat yang sama program Makan Bergizi Gratis tetap jalan. Bahkan diperluas. Anggarannya 1.2triliun perhari. Dan ada rencana naik lagi. Gw tidak sedang bilang MBG itu salah. Niat mulianya jelas anak anak Indonesia dapat gizi yang lebih baik. Tapi ini yang perlu lo pertanyakan. Di tengah APBN yang sudah tertekan karena harga minyak meledak. Di tengah rupiah yang sudah 17 ribu per dolar. Di tengah pemerintah yang sedang mempertimbangkan lewatin batas defisit Program yang anggarannya puluhan triliun tetap jalan penuh. Sementara yang sampai ke lapangan di beberapa daerah masih ada lele mentah. Nugget beku. Dapur miliaran yang ujungnya jadi tempat terima kiriman supplier. Jadi uangnya keluar triliunan. Defisit melebar. Utang bertambah. Dan yang sampai ke anak anaknya masih perlu banyak pertanyaan yang dijawab dengan jujur. Ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu. Waktu ditanya soal defisit beliau bilang saya belum tahu masih dipikirin kali. Dan waktu ditanya kalau Prabowo oke beliau bilang kalau perintah kan kita jalankan, saya kan cuma tangan presiden. Jadi keputusan yang akan berdampak ke seluruh rakyat Indonesia masih nunggu lampu hijau dari satu orang. Bukan keputusan kolektif yang sudah matang. Bukan hasil kajian panjang yang sudah ada kesimpulannya. Tapi masih dipikirin. Di tengah situasi global yang sedang bergejolak. Di tengah harga minyak yang naik turun tidak karuan. Di tengah rupiah yang sudah menyentuh 17 ribu per dolar. Masih dipikirin. Dan ini yang paling penting lo pahami sebagai rakyat biasa. Kalau defisit melebar pemerintah butuh tambah utang. Utang tambah bunga naik. Rupiah tertekan lebih dalam. Harga barang impor naik. Inflasi naik. Semua itu lo rasakan setiap kali belanja di pasar atau isi bensin. Sementara program yang anggarannya triliunan tetap jalan. Sementara yang memutuskan masih nunggu perintah. Sumber: CNBC
Lambe Saham tweet media
Indonesia
406
4.4K
10.8K
492.2K
Randi AP ❁ retweetledi
Dogan Ural
Dogan Ural@doganuraldesign·
Tap to move on
Dogan Ural tweet mediaDogan Ural tweet mediaDogan Ural tweet mediaDogan Ural tweet media
English
26
179
3.1K
181.7K
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Hugo is doing what Cody should do. Being a threat. Flo’s strike was superb.
English
0
0
0
33
Randi AP ❁ retweetledi
Susan Goss
Susan Goss@ornery_owls·
Good morning 𝕏! This is 432 hz - enjoy :)
English
219
5.6K
24.1K
381.5K
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
SINYALNYA JELEK BANGET, KONTOL!!!
Indonesia
0
0
0
22
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Why? Just why we didn’t close him down? Like no one is on him. No one.
English
0
0
0
24
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Nobody in the red shirt is playing for the win. They’re just playing to not lose. Pathetic
English
0
0
0
19
Randi AP ❁ retweetledi
Kevin W.
Kevin W.@Brink_Thinker·
A man who blows into a conch shell in Hawaii gets a response he’ll never forget…
English
239
6.8K
112.1K
3.7M
Randi AP ❁
Randi AP ❁@RndAPrtm·
Liverpool is that bad now. So easy to score against us but so difficult to score for us.
English
0
0
0
40
Randi AP ❁ retweetledi
Volcaholic 🌋
Volcaholic 🌋@volcaholic1·
🇮🇩 Illegal mining, logging, and deforestation worsened floods and landslides in Sumatra, contributing to over 1,000 deaths.
English
230
5.2K
13K
512.3K
Randi AP ❁ retweetledi
i-Pop HQ
i-Pop HQ@iPopHQ·
CNN Indonesia has taken down this footage of its journalist during coverage in Aceh from YouTube.
i-Pop HQ tweet media
English
1K
46.9K
97.7K
3.9M
Randi AP ❁ retweetledi
Яizal do
Яizal do@afrkml·
Lagi capek ya? Luangin waktu semenit buat baca ini yuk 🥹 You are valid, wanted, needed. Your feelings matter. Your presence matters. You’re here for a reason. Even when the world cant see you, your body still fights for you. Your immune system & every cell inside you are working hard to keep you alive. You are worth protecting. You are worth fighting for. You are enough. Please stay, because your story isn’t finished yet. Stay strong, you are not alone, don't lose hope, don’t ever give up. Because your life, truly, matters 🥰 🫶🏻
GIF
English
58
2.1K
4.6K
145.9K
Randi AP ❁ retweetledi
22🥇
22🥇@ekitikEraa·
Can’t afford therapy, but this right here keeps me going. ❤️‍🩹
English
15
254
1.3K
14.3K