Sabitlenmiş Tweet
Roni
609 posts

Roni
@Roni_88w
PLHIV || U=U || 072022 Masih harus Survive untuk saat ini sampai selanjutnya.. 💪💪💪👌
Kota Surabaya, Jawa Timur Katılım Şubat 2023
783 Takip Edilen1.5K Takipçiler
Roni retweetledi

Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama.
Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan:
"Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam."
Bukan karena KTP-nya.
Tapi karena cara berpikirnya.
Masalah pertama
kita salah paham soal tawakal:
Felix kasih contoh yang sangat konkret.
Ada pesantren roboh.
Respons orang Indonesia:
"Qadarullah, ini takdir Allah."
Felix langsung potong:
itu bukan tawakal.
Itu kebodohan yang dibungkus agama.
Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh.
Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu.
Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah.
Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri.
Rasulullah memakai baju besi
dua lapis di medan perang.
Seorang sahabat tanya kenapa.
Jawabannya sederhana:
karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya.
Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya.
Masalah kedua
"enggak apa-apa mereka ambil dunia,
yang penting kita akhirat"
Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini.
Karena logikanya terbalik total.
Cara masuk surga menurut ulama ada empat:
dengan ilmu,
dengan kekuatan,
dengan harta,
atau dengan doa.
Kalau kamu tidak punya ilmu,
tidak punya kekuatan,
tidak punya harta kamu hanya tersisa doa.
Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat.
Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha.
Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya.
Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan.
Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan.
"Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain,
jangan ngomong akhirat.
Akhirat itu lebih susah dari dunia."
Masalah ketiga
tidak ada critical thinking:
Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix.
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa.
Di saat itu bahkan tidak ada buku.
Tidak ada perpustakaan.
Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu.
Tapi apa yang terjadi di Indonesia?
Pertanyaan dibungkam.
Otoritas tidak boleh diganggu gugat.
Santri yang dilecehkan menerima
karena percaya itu "ritual penyucian."
Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama.
Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil.
Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat.
Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman.
Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah.
Jawaban Rasulullah:
"Untung kalian tanya aku.
Kalau kalian masuk,
kalian tidak akan keluar selamanya."
Dari situ keluar hadis:
taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah.
Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas.
Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan:
Felix tidak hanya menyalahkan internal.
Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan.
Di zaman kolonial Belanda,
ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL.
Kelas pertama orang Eropa.
Kelas kedua orang Arab, India, Cina.
Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah.
Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan.
Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan.
Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya.
Ini bukan semata karena etos kerja.
Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses.
Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban:
Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian.
Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang.
Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu,
baru peradaban lain mengikuti.
Ini membalik teori lama bahwa agama
adalah produk kemakmuran.
Ternyata keyakinan adalah fondasinya.
Tapi ada yang salah kaprah.
Felix memisahkan dengan jelas:
bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian.
Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya,
pada infrastrukturnya, pada warganya.
Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur.
Bukan karena Tuhannya berubah.
Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia:
"Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh.
Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya."
Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.

Indonesia
Roni retweetledi

Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: drive.google.com/file/d/1Gi5Af3…

Indonesia

@ryanaless Buat pelajaran aja, sejak awal hubungan, harus jelas masalah keuangan, di bahas di awal, mau dipisah, apa digabung, buat pembukuan rapi, banyak aplikasi di playstore, jadi waktu putus enak, g ada ungkit2 masalah uang....
Indonesia

@TLD_Survive Tahuu... semua jelas tercatat, klo mau tahu download aplikasi JKN, itu riwayat kita tertulis jelas, dan semua dokter bisa akses database BPJS
Indonesia


@mentegayougurt @arv @TLD G perlu bilang juga g pa2, standar dokter semua harus sterilisasi, jdi its okay g ngomong
Indonesia

@KapudS640 Postingan ini bner2 bkin emosi, ada ya laki kyak gitu, astagaa
Indonesia

Salah ga ya aku kasih nama contact dia bowty , 8 tahun pernikahan ( 5tahun nikah suami kerja serabutan jaga konter,supir proyek,dll + 3 tahun di tambang dgn posisi dan penghasilan lebih baik dr 5thn sblmnya) sejak di tambang ga prnh tau gajinya, aku dan anak2 dtrf semau dia, sekali di trf semua harus pake struk :( smp parkir 2k ak tulis di g-sheets. Jgn judge aku ya aku bertahun2 lelah apa apa hrs struk :( yaAllah pdhl yg di kasih ke aku imut :”(
Ini aku mau dikirim sisa kebutuhan bulanan tp syaratnya disuruh kirim struk, udah kukirim struk dan ku input di sheets , dia malah mau ngitungnya cmn yg ada struk, pdhl ga semua kebutuhan rumah tangga pake struk :(((( pengeluaran dia aku ga boleh tau tp yg dikasih ke aku harus bnr bnr pake struk.
cc:threads

Indonesia

@Bryansh18_ Nnti ngomel nya update 😅, btw sehat2 ya, compress pake air ess
Indonesia
Roni retweetledi
Roni retweetledi

Jadi ada perusahaan bumnc di bidang konstruksi, mereka banyak ngerjain project di kawasan indutri jawa tengah, dan yang bikin kaget tau ga apa? Material bahan bangunan mereka impor langsung dari china kaya steel, keramik, alumunium, atap, bahkan sampe cat mereka datengin sendiri karena harga disana+tax+shipping kesini masih lebih murah dari harga material lokal🤯
yu jaeyi@guttebening
@txtdaritaxpayer sbg yg kerja ikut bumc terus, bumc ini emang ga highly compliant. tukang ngemplang pajak, ngelanggar aturan indo terus menerus, yg paling utama gamau perhatiin K3 samsek, jd barang2 nya bisa murah bgt ya krn ngorbanin K3. mangkanya cocok bgt bisnis dsini kek ketemu kutub magnet
Indonesia
Roni retweetledi

@DevinaYo Saya lebih pegang produk²nya JAPF*A.
Mereka banyak supply utk fast food resto, bahkan sampai supply ayam ke timteng. Lokasi, pengolahan limbah, sampai jarak kandang ke RPH pun dihitung sungguh². Pusatnya memang di India, tapi jejaringnya luas banget.
Indonesia
Roni retweetledi

Nama perusahaannya: Charoen Pokphand Indonesia, punya konglomerat Thailand.
Tahun lalu pabriknya pernah kena kasus cemaran radioaktif di tangerang sempet gempar juga tuh.
Katanya sih produknya aman di konsumsi, tapi kalo pake aparat senjata buat bungkam warga di sekitar peternakannya fix gw boikot sih.
Indonesia
Roni retweetledi

FYI pemilik merek Fiesta itu juga punya peternakan ayam yang mencemari desa di Cibetus, Banten, sampai banyak yang punya gangguan kesehatan. Pas diprotes, malah ngerahin polisi buat tangkap dan terror warga 🙂↔️



Yamada@yamadassa
boycott fiesta ajaaa guys. reviewnya jelekin aja biar gak ada yang beli
Indonesia
Roni retweetledi

SERTIFIKAT TANAH LO CUMA KERTAS?
Bedah Aturan Penyitaan 2026
Punya sertifikat tanah bukan berarti lo aman. Di tahun 2026, negara resmi punya 'tombol reset' lewat PP No. 64 Tahun 2021.
Melalui PP No. 64 Tahun 2021, tanah sitaan ini akan dikelola oleh Badan Bank Tanah. Masalahnya, Bank Tanah punya kewenangan untuk memberikan hak pengelolaan kepada korporasi hingga 80 tahun.
Pertanyaannya: Apakah ini solusi untuk rakyat, atau sekadar memindahkan aset dari mafia ke sistem yang lebih terpusat?
Pemerintah baru saja menerbitkan aturan: Tanah terlantar bisa disita negara.
Berdasarkan PP No. 64 Tahun 2021, pemerintah membentuk Badan Bank Tanah. Lembaga ini punya kewenangan khusus (Sui Generis) untuk menghimpun tanah dari berbagai sumber, termasuk Tanah Terlantar (Eks-HGU atau lahan yang tidak dikelola sesuai peruntukan). Bank Tanah punya wewenang memberikan hak di atas Hak Pengelolaan (HPL) kepada korporasi/investor dalam bentuk HGU atau HGB. Durasi totalnya mencapai 80 tahun.
Berdasarkan Permen ATR/BPN No. 20 Tahun 2021, sebuah tanah bisa dikategorikan terlantar jika tidak dikelola sesuai dengan Rencana Tata Ruang. Artinya, kedaulatan lo atas tanah bukan lagi cuma soal punya sertifikat, tapi soal kepatuhan pada rencana pemerintah'. Jika lo punya lahan tapi tidak produktif secara industri, sistem One Map Policy (Satu Peta) akan mendeteksi itu sebagai aset mati. Di titik inilah risiko penyitaan muncul atas nama 'Kepentingan Nasional'.
Data dari Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) sering nyebut kalau 1% elit menguasai hampir 68% lahan di Indonesia. Tanah terlantar yang disita itu potensinya jutaan hektar. Tapi coba lo liat ke mana alokasinya?
Berdasarkan Pasal 3 PP No. 64/2021, prioritasnya adalah untuk Kepentingan Umum, Kepentingan Sosial, dan Pembangunan Nasional. Di tahun 2026, 'Kepentingan Nasional' seringkali berarti Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ujung-ujungnya dikelola swasta atau korporasi besar.
Lalu apa plus dan minusnya dari keluarnya aturan ini ?
Secara objektif, aturan ini memang bisa mempercepat pembangunan infrastruktur dan Food Estate. Tapi secara sosial, ada celah besar: Korporasi besar punya modal untuk bikin lahan mereka terlihat 'produktif', sedangkan rakyat kecil seringkali terbentur biaya. Inilah yang kita sebut sebagai (Perampingan Aset). Tanah-tanah rakyat yang tercecer dikumpulkan menjadi satu blok besar untuk dikelola oleh entitas yang lebih besar dengan alasan efisiensi nasional.
Pesan gue: Jangan biarkan aset fisik lo kosong tanpa jejak aktivitas. Manfaatkan lahan sekecil apa pun, daftarkan pemanfaatannya, dan pastikan lo terbaca produktif di sistem mereka.
Indonesia
Roni retweetledi

BGS sakti bisa ngegolin soal labeling gula ini. Penolakan dan lobi-lobi industri soal ini tuh kenceng banget soalnya.
txt onlineshop@txtdarionlshop
Resmiii yahhhh label nutrisi level sebagai pengingat jumlah gula dalam minuman Kita kawallll guysss
Indonesia

@Roni_88w @namasayalaut Walaupun udh UU ttp di jga ya kak,agar ttp sht
Indonesia














