@SDMFSLSD_91199@xzabiruw Dihhh ipar ku malah, motor dia ada
Lebih baik minjem motorku. Setiap minjam nga ada tuh namanya etika ngisi minyak. Pernah bohong minjem mau pulang kerumah ortu eehh ketemu ak dijalan pacaran. Mana dibawa ngebut2. Pas selang 3menit dari ketauan aku mertua nelpon dia nga pulang
jangan normalisasi minjemin kendaraan motor/mobil ke org mau itu kenal deket atau ngga. Karna kita gatau mereka bawa kendaraan nya gimana, blm lg kalo ada amit2 kecelakaan yg ada malah rugi.
Dipinjemin 100x pun, kalo ujung ujungnya ga bisa bantu, pasti diomongin dan dicap pelit juga. Jadi mendingan dari awal langsung tegasin aja sih
@Mariaqiftiah_@xzabiruw Kak iparku juga punya motor sendiri, tapi minjem mulu punya aku dan mertua. Dan sama ga pernah ganti duit bensin, sekali minjem bisa 4jam dari full sampe seret itu bensin.
💚 Lagu kpop & Lagu western di asia tenggara makin menurun karena negara negara seperti indo, filipina, malay dan thai udah mulai ngedengerin musik dari negara mereka masing2. Terutama malay yg udah lebih condong ngedengerin lagu ipop 😭😭🫰
Di pake naon sih anjing duitna!
Gajihan tanggal 25 kamari 5,5rts, poe ieu kari 400rb goblok goblok... Nyusahkeun sararea!
Lelengohan keneh geus kere anying, komo kawin sia!
@sshbgtbkinnm@xzabiruw Kak dia beli motor gede, baru 2jam nyampe spartpartnya langsung diganti semua, sampe knalpot2 pake yg berisik2 itu, mana rumah masuk gang ya otomatis ganggu ke semua orang...
💚 doain hri ini sender dan ibu dpt rezeki yg tak terduga ya, soalny sender udh gpnya apa2 selain ongkos bensin 13k buat interview yg entah kpn dipanggilnya, sender dan ibu cuman bertahan dgn sisa air galon drmh, katanya diaminin 40 org bakal terkabul , pls jgn salty🥹
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi.
Hal itu seperti yang diungkapkan bibi korban, berinisial VN. Ia mengatakan. korban disebut selalu mengurung diri di dalam kamar dan kerap menangis histeris hingga melukai diri sendiri.
Sertu Majib sendiri kini masih dalam pelariannya dan belum ditemukan setelah dilaporkan kabur saat diperiksa atasannya terkait dugaan pencabulan yang ia lakukan terhadap korban.
VN membeberkan, awalnya korban bersama keluarganya tinggal di rumah terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Korban dan terduga pelaku diketahui memiliki hubungan kekeluargaan.
Namun, korban dan keluarganya kemudian meninggalkan rumah itu dan memutuskan tinggal di rumah neneknya yang berada di Kota Kendari sejak kasus tersebut bergulir.
Saat di rumah neneknya itu, korban menunjukkan perilaku depresi yang diduga timbul akibat kejadian tersebut. Kata VN, saat itu korban takut keluar rumah dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Bahkan saat didampingi keluarganya, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada media, Minggu (3/5/2026).
Pendampingan yang dilakukan psikolog anak telah diberikan kepada korban, tetapi hingga kini belum memberikan perkembangan baik terhadap kondisinya.
Kata VN, pihak TNI sempat berupaya mengajukan permintaan untuk membesuk korban. Namun, hal itu ditolak keluarga lantaran korban masih takut bertemu dengan orang baru.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” bebernya.