Mas NanoSarno

2.4K posts

Mas NanoSarno banner
Mas NanoSarno

Mas NanoSarno

@SarnoNano4

KALAU KITA BERFIKIR GAMPANG MAKA AKAN GAMPANG ,,KALAU KITA BERFIKIR SUSAH MAKA AKAN SUSAH. ANTI CEBONG

DKI JAKARTA Katılım Kasım 2012
1.5K Takip Edilen1.1K Takipçiler
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
@indepenSumatera Baru 2 tahun ajh udah mburaduk kok. Mau 2 periode. Hadeuuuh. Bisa bubar ini negara. Bener kata dia th 2030 indonesia bubar
Indonesia
0
0
0
9
Sevda
Sevda@sevdaloji·
Henüz kimse bu sayıyı bulamadı 👀 Hangi sayı eksik? Doğru cevabı bulan 2.000$ kazanır 24 saat sonra sona eriyor!
Sevda tweet media
Türkçe
24.6K
689
4.7K
1.3M
Ki Semprul
Ki Semprul@indramukti988·
Baru jadi pemimpin sekelas gubernur aja membangun daerahnya semuanyadipenuhi kegagalan. Gagal terus...gagal terus! Begini kok malah mimpi jadi presiden, apa nggak langsung ambruk negara ini dipimpin orang gagal & nggak becus kerja gini! 😡
Ki Semprul tweet media
Indonesia
348
33
125
15.1K
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
@indepenSumatera Mengaku pada punya data valid bla bla bla tapi hanya jadi penonton ,,, apalagi. Orang awam yg gak ngerti apa2
Indonesia
0
0
0
98
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️ DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA 1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe 2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi 3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki 4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan 5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak Sumber: JATAM Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia. Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
1.4K
28.9K
80.4K
7M
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
@bachrum_achmadi @prabowo Gak peduli lah kan udh di jawab kemarin2. Orang kampung gak btuh dolar ,, beli cabe gak pake dolar beli micin gak pake dolar Malah sekarang lg jlan2 ke prancis. ,,
Indonesia
1
0
0
838
SiraitBatakDusun™️
SiraitBatakDusun™️@bachrum_achmadi·
Rupiah hancur lebur, IHSG rontok. Lalu pertanyaannya apa tindakan n solusi pemerintahan Presiden @prabowo !🤔🤔
SiraitBatakDusun™️ tweet media
Indonesia
600
2.5K
7.9K
442.8K
𝐎𝐦𝐉_𝙹eռɢɢօtȶ
𝐎𝐦𝐉_𝙹eռɢɢօtȶ@OmJ_J3Nggott·
Harga Tol nya 500an ribu tapi Jalan nya Rusak parah Biaya pembangunan nya Rp 53 Triliyun dengan panjang 343 KM 53.000.000.000.000 : 343 Km = Biaya mahal kualitas kurang
𝐎𝐦𝐉_𝙹eռɢɢօtȶ tweet media
Indonesia
8
47
89
2.8K
Dianawati Seri
Dianawati Seri@SeriDianawati·
Kenapa undang undang perampasan aset susah di ketok palu,Krn mrk Anggita @DPR_RI ga mau menjerat diri mrk sendri ,sama aj bunuh diri
Indonesia
30
314
625
11.7K
Pak kumis
Pak kumis@Grock230·
Bagiamana nih tanggapan kalian?
Pak kumis tweet media
Indonesia
1.6K
2.7K
14K
254.1K
Mas NanoSarno retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada rapat yang bocor hari ini yang menurut gue paling mempermalukan Indonesia di depan investor asing. Dan yang paling mengejutkan yang ngomong paling keras soal betapa rusaknya sistem kita bukan pengkritik pemerintah. Bukan oposisi. Bukan ekonom independen. Tapi Purbaya sendiri. Menteri Keuangan kita. Ceritanya simpel dan sangat memalukan: Ada perusahaan dari Amerika Serikat, Singapura, dan Arab Saudi yang masuk ke KEK Mandalika Lombok. Mereka diundang oleh ITDC perusahaan negara yang mengelola kawasan itu untuk membangun instalasi pengolahan air laut menjadi air bersih. Mereka datang. Mereka investasi. Mereka bangun infrastruktur. Mereka operasi. Mereka suplai air ke hotel-hotel di Mandalika termasuk untuk kebutuhan MotoGP. Lalu apa yang terjadi? ITDC membuat anak perusahaannya sendiri untuk ambil air dari PDAM memotong kontrak dengan investor yang sudah mereka undang. Investor yang sudah keluar uang besar, sudah bangun infrastruktur, sudah operasi tiba-tiba kehilangan pelanggan karena pelanggannya pindah ke perusahaan yang dibuat oleh si tuan tanah sendiri. Penghasilan investor turun dari 100% ke 10%. Karyawan lokal satu per satu resign karena tidak ada pekerjaan. Mesin berhenti. Investor menyerah. "Kami sudah tidak punya harapan." Dan ini kata-kata Purbaya di rapat itu langsung, tanpa sensor: "Ini bisnis yang enggak benar." Anda undang investor masuk. Lalu Anda buat perusahaan Anda sendiri jadi pesaingnya. Pasti investornya kalah. Pasti dikalahkan. Harusnya dari pertama kalau mau gitu jangan undang investor. Tapi karena sudah terlanjur diundang sekarang jadi kacau. "Enggak mau berbagi untung. Padahal sudah ngundang orang masuk." "Ini cara membunuh investor. Begitu gampang pasti kabur. Muka kita jelek sekali." Gue ulangi ini bukan kata pengkritik pemerintah. Ini kata Menteri Keuangan Prabowo sendiri. Dan soal izin ini yang paling bikin geleng kepala: Berdasarkan perjanjian yang sudah ditandatangani dari awal ITDC yang wajib mengurus izin operasional untuk investor itu. Rapat itu terjadi setelah 5 tahun proyek berjalan. Izin belum keluar. Ketika ditanya kenapa jawabannya berputar-putar. Butuh kajian teknis. Butuh konsultan. Konsultan butuh bayaran. Tidak ada yang mau bayar. Masing-masing pihak saling tunjuk. Lima tahun. Izin belum ada. Investor sudah bangkrut duluan. Dan solusinya ditemukan di rapat itu dalam hitungan menit: Purbaya telepon langsung perwakilan investor yang ada di Bali. Tanya: kalau proyek dilanjutkan, kapan bisa kirim tim ke Mandalika? Jawaban: empat sampai enam jam. Lima tahun mandek karena birokrasi. Empat jam untuk siap jalan kalau ada yang mau gerak. Dan izin yang katanya butuh berbulan-bulan ternyata bisa keluar dalam 5 hari kerja. Bahkan lebih cepat kalau ada yang monitor sungguh-sungguh. Dan ketika ITDC bilang ada benturan kepentingan kalau mereka yang urus izin: Purbaya langsung semprot: "Enak aja Anda ngomong benturan kepentingan ketika Anda rugi. Waktu Anda bikin anak perusahaan sendiri jadi pesaing investor waktu itu Anda enggak bilang benturan kepentingan." Dan ini yang paling penting untuk dipahami: Kasus Mandalika ini bukan kejadian langka. Ini bukan kesalahan satu orang atau satu perusahaan. Ini adalah cerminan dari sistem yang terjadi di seluruh Indonesia. Investor diundang masuk dengan janji manis. Setelah masuk dipersulit izinnya. Dibuat pesaing dari dalam. Dikuras sampai tidak bisa bertahan. Lalu pergi. Dan kita heran kenapa investasi tidak masuk. Kita heran kenapa rupiah melemah. Kita heran kenapa lapangan kerja tidak tumbuh. Sementara di Mandalika karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan dari investor asing itu sudah resign semua karena proyek mati. Mereka jadi pengangguran. Bukan karena investor tidak mau datang. Tapi karena sistemnya mengusir investor yang sudah datang. Dan soal Purbaya gue mau jujur: Dalam rapat ini Purbaya tampil sangat berbeda dari biasanya. Dia tegas. Dia marah. Dia menyebut masalahnya dengan jelas. Dia telepon investor langsung di tengah rapat. Dia paksa semua pihak untuk berkomitmen. Itu bagus. Gue apresiasi. Tapi pertanyaannya: kenapa baru sekarang? Kasus ini sudah 5 tahun. Investor sudah menjerit bertahun-tahun. Karyawan lokal sudah lama kehilangan pekerjaan. Dan orang yang sama Purbaya selama ini bilang fundamental Indonesia kuat. Bilang investor percaya pada Indonesia. Bilang tidak perlu khawatir. Sementara di Mandalika investor yang sudah masuk saja tidak bisa bertahan. Bagaimana investor baru mau masuk kalau yang lama diperlakukan seperti ini? Prabowo pidato soal reformasi Bea Cukai. Purbaya menyemprot staf Danantara soal investor yang dikecewakan. Semua itu bagus sebagai sinyal. Tapi sinyal saja tidak cukup. Yang dibutuhkan bukan rapat dramatis yang viral. Yang dibutuhkan adalah sistem yang memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi di Mandalika, di Nusa Tenggara Timur, di Papua, di seluruh Indonesia. Karena selama sistem yang sama terus berjalan investor akan terus diundang, lalu digerogoti dari dalam, lalu pergi dan yang paling merugi bukan investornya. Yang paling merugi adalah karyawan lokal yang seharusnya dapat pekerjaan tapi malah jadi pengangguran. Dan rakyat yang seharusnya menikmati investasi asing yang masuk tapi tidak pernah merasakan apapun karena investasinya mati duluan sebelum berkembang.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
166
1.3K
3.9K
235.8K
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
Akhirnya cuman jadi bengkel. Doang ,,, duit trilyunan. Mubazir
Mas NanoSarno tweet media
Indonesia
0
0
0
7
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
@prabowo Yakin pak? kok saya pesimis yah. Semoga MBG & KDMP. Bukan. Tempat sarangnya pejabat busuk
Indonesia
0
0
0
37
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Ada pepatah Tiongkok: Ikan busuk selalu dari kepalanya. Jika pemimpin tertinggi bersih, yang dibawahnya mengikuti. @desy_wow
Indonesia
937
4.2K
4.4K
0
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
@hanifproduktif Nyesel itu pasti di belakang. Kalo di depan itu namanya pendaftaran ,,, iya gak seeh
Indonesia
0
0
0
285
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Ingfluencer 02 udah pada mulai cuci tangan takut kena cancel wkwkwk Gokil diajak temen baik buat bikin post yang dibaca sama 800ribu followers
Hanif | AI For Productivity tweet mediaHanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
452
4.2K
17.4K
508.5K
𝐎𝐦𝐉_𝙹eռɢɢօtȶ
𝐎𝐦𝐉_𝙹eռɢɢօtȶ@OmJ_J3Nggott·
Luka lama Berdarah lagi Biarkan Rakyat Sadar Sudah sepantasnya pembangun asal yang merugikan negara harus kembali dibuka ke mata publik
Indonesia
11
297
548
7.3K
herwin
herwin@bangherwin·
Mantan Menhub Ignasius Jonan pernah bilang: membangun rel kereta jauh lebih murah dan efisien dibanding membebaskan lahan ratusan meter untuk jalan tol. Tapi kenapa yang dikejar justru tol terus?
Indonesia
114
768
2.3K
156.9K
Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚
"Prabowo sudah tidak cocok lagi pimpin Indonesia" Aku bukan geng solo, tapi aku adalah orang yg sangat setuju dan bahagia klo wowo dan fufufafa dimakzulkan! Bagaimana dgn kalian ges?😘
Indonesia
99
1K
3.2K
40.7K
Mas NanoSarno
Mas NanoSarno@SarnoNano4·
Yg sekarang nerkuasa ajh masih di kendalikan sama muyono ,, fix ini mah sama saja 3 periode
Mas NanoSarno tweet media
Indonesia
0
0
0
2