
Satria
2K posts











What’s an unpopular opinion about the current PSSI Chairman, Erick Thohir?

A glimpse of how the 2026 World Cup games will be televised








Waktu awal PK ditunjuk ada kawan di Belanda tanya pertanyaan aneh: "Bagaimana orang Indonesia bersikap terhadap sosok sentral seperti pelatih timnas dengan kulit hitam?" Waktu itu saya jawab sepertinya tidak pengaruh. Tapi dia yakin akan ada bias yang terjadi suatu saat nanti. Sepertinya kejadian ya? PK dan JH dicompare bukan dari prestasi atau hasil tapi dengan aura.




[🚨GIVEAWAY ALERT🚨] Bagi2 THR kecil2an aja: Hadiah Rp300 ribu untuk 3 pemenang. Cara ikutan: Cukup jawab pertanyaan "Siapa pebulutangkis paling underrated menurutmu dan ceritakan kenapa?" Rules: 1. Follow akun @rubbergameid 2. Repost postingan ini 3. Like postingan ini 4. Tulis jawabanmu dengan cara quote postingan ini 5. Tidak ada batas jumlah kata mau pendek mau panjang alias bebas (mau bikin ala2 thread juga silakan) 6. Yang paling menarik menurut kami yang jadi pemenang. Giveaway ditutup pada Kamis, 19 Maret 2026 jam 21.00 WIB. Silakan 🙏🙏🙏






YONEX Swiss Open 2026 WS - Final 21 21 🇹🇭Supanida KATETHONG🥇 11 15 🇮🇩Putri Kusuma WARDANI 🕚 in 40 minutes





Menurut Marcus Gideon, Kim/Seo akan makin susah dikalahkan bila pertandingan berlangsung di arena yang membuat laju shuttlecock lambat. Seperti All England kemarin. Cepat/lambatnya laju shuttlecock bergantung pada shuttlecock yang digunakan dan kondisi angin di arena pertandingan. Bila laju shuttlecock lambat, Kim/Seo akan lebih leluasa mengatur bola. Selain itu pukulan dan serangan lawan pun otomatis bisa lebih mudah dikembalikan. Tak sampai di situ, tenaga yang dikeluarkan pun jadi lebih banyak. Alhasil, butuh tenaga lebih banyak dari pemain untuk bisa meruntuhkan pertahanan Kim/Seo yang aslinya lebih solid. Peluang untuk mengalahkan Kim/Seo akan lebih besar, menurut Marcus Gideon, bila permainan terjadi di turnamen dengan tipikal arena yang menghadirkan laju shuttlecock cepat. Fajar/Fikri dinilai Marcus Gideon bisa punya peluang lebih bagus bila main di arena dengan tipe seperti itu. Selain itu, hal lain yang bisa diandalkan adalah servis awal yang bagus. Marcus Gideon menganggap Leo/Bagas bisa punya peluang karena Leo dinilai Marcus punya servis yang bagus. Dengan servis yang bagus, pemain bisa menekan di 2-3 pukulan awal. Tapi yang terutama, untuk bisa mengalahkan Kim/Seo dibutuhkan kesabaran, ketenangan, dan fisik serta stamina yang luar biasa. Karena tidak semua smash bisa langsung tembus. Jadi permainan bakal banyak diisi reli-reli yang menguji fokus dan konsistensi. Hal itu pula yang kemudian membuat Marcus Gideon ikut penasaran ingin menjajal langsung kehebatan duet Kim/Seo di lapangan.






