Jangan tanya lokasi dan anak siapa?
Dia hanya punya mimpi pengen pinter,sukses dan maju.
Sarapan dulu gimana malming nya Mblo. Masih ngeluh, sambat ,dan bengak-bengok.
#LOLFanFest2026D2
Entah di mana adanya, namun do'a dan harapan terbaik dari kami untuk dek Umi yg hidup sebatang kara.
.
.
.
#LOLFanFest2026D3 Pristine Kepa Pocong BUAHLIL
KISAH SEORANG LANSIA YANG SERING MENAHAN LAPAR DEMI CUCU YATIMNYA BISA MAKAN
Emak Jenong, lansia berusia 81 tahun, tinggal bersama kedua cucunya di sebuah rumah yang hampir roboh.
Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, Emak Jenong harus berjuang seorang diri mengurus kedua cucunya yang yatim.
Sang ayah telah meninggal dunia, sementara ibunya pergi bekerja ke Bantar Gebang menjadi buruh serabutan dan jarang pulang.
Hari-hari mereka hanya dihabiskan bertiga di sebuah rumah yang sudah sangat tidak layak.
Bahkan ketika hujan turun, rumah tersebut bocor di mana-mana dan mereka sering ketakutan tertimpa bangunan rumahnya sendiri.
Saat ini Emak Jenong sudah tidak bekerja karena usia yang semakin sepuh dan kondisi matanya yang sudah tidak dapat melihat dengan normal.
Untuk berjalan pun harus meraba-raba. Setiap hari mereka sering tidak memiliki beras untuk dimasak.
Kadang makan pun seadanya jika diberi oleh para tetangga dan saudara.
Emak Jenong juga sering menahan lapar ketika cucunya belum makan, dan hanya ada nasi beserta lauk seadanya yang bisa mereka santap.
Andra yang berumur 7 tahun dan duduk di bangku kelas 2 SD mengaku sering menunggu sang nenek memasak karena ingin makan.
Bahkan dari pagi hingga siang hari kadang ia belum makan sama sekali.
Untuk sekolah pun Andra jarang diberi uang jajan karena sang nenek tidak memiliki uang.
Parahnya lagi, sang kakak yang seharusnya duduk di bangku kelas 3 SMP terpaksa berhenti sekolah karena sudah tidak ada biaya.
Emak Jenong hanya bisa menangis sedih melihat kondisi yang mereka rasakan dan berharap suatu hari nanti bisa merasakan kebahagiaan serta hidup layak seperti orang lain pada umumnya.
Tadi pulang lewat depan Museum Nasional, liat bapak jualan ganci ini beliau sering disini tp baru td punya cash buat beli satu ganci nya.. guys kalau lewat depan Museum dn ada rejeki tolong dibeli yah cuma 10k tadi nanya bapaknya bahkan kdg ga ada yg beli dalam sehari 🥲 yaAllah
semalem gak kek biasanya diem depan rumah smpe larut malem tbtb kakek ini lewat depan rumah jualan mie ayam, trnyta beliau ini org desa sebelah gak punya anak istrinya meninggal bbrp tahun lalu, di usia nya yg udh seharusnya diem dirumah tapi masih jualan untuk bertahan hidup 😭
Di buang ayah ibunya, anak difabel ini di angkat anak nenek penjual asongan.
Nenek ini jualan 10 KM berjalan sambil gendong anak angkat difabel nya di bawah terik matahari 🥹
Duh mewek gue 😭😭😭
Dibalik rupiah yang melemah ada punggung ibu yang harus terus menguat ‼️
IBU memang tidak benar benar libur bahkan saat lelah pun harus kuat demi buah hati nya .
Di tengah padatnya aktivitas pasar sayur, ia terlihat tetap bekerja mengangkat dan memindahkan tumpukan sayuran ke dalam mobil sambil menggendong anaknya yang masih kecil. Meski harus membawa beban berat di kepala, sang ibu tetap sigap bekerja demi mencari nafkah.
Sang balita tampak tertidur pulas di gendongan, sementara ibunya terus mondar-mandir mengangkut sayuran di area pasar. Momen tersebut menyentuh hati warganet. Banyak yang memberikan pujian atas perjuangan sang ibu yang tetap kuat bekerja di tengah keterbatasan.
Sehat selalu buat semua yang berperan sebagai IBU 🥰
min izin share dan tolong bantuannya..
Nama NAUFAL AZIZ ANNAFI
Umur 14 tahun
Alamat : Keegan Kidul, bakung Jogonalan
CP: 0857 4723 5825 / 0857 4335 3591
Pergi dari pondok pesantren sejak hari minggu setelah sholat magrib sampai sekarang belum diketahui keberadaan nya
SMP pondok pesantren Baitusalam kalasan, Prambanan.Suka bawa jaket hijau tua naga mas motor
Mohon bantuannya saudara dan teman teman nggih,
Bagi kita yang masih muda bisa niru semangat nya si mbah tiwi.
lansia sebatang kara yang tetap semangat berjualan demi bertahan hidup , Setiap hari beliau jualan nasi ayam cuma 8 ribu, telur 2 ribu… sederhana, tapi penuh perjuangan.
tanggal 19
Bangun tidur cari sarapan pagi,
Ketemu ini.
Seorang Nenek yang lebih memilih memeras keringat daripada menengadahkan tangan.
Kita harus belajar darinya, bahwa kemiskinan harta tidak boleh merusak kemuliaan akhlak.
Kalau berpapasan, sisihkan sedikit harta untuknya 🙏
Video mengandung bawang banyak banget 😭😭😭
Yang bikin hati sesak, saat lihat Ilham makan… ia hanya membawa nasi putih tanpa lauk dari rumah.
Penghasilannya sehari kadang hanya sekitar Rp12 ribu.
Celana sekolahnya sudah robek, ke sekolah pun hanya memakai sandal.
respect banget dengan perjuangan nya semoga kelak menjadi orang sukses dunia dan akherat.. Aamiin🤲
"FABIAN SEORANG PENDERITA TBC"
Bayangkan di usia 16 tahun, saat teman-sebaya sibuk belajar di sekolah, Fabian harus duduk di pinggir jalan dengan tatapan kosong. Bukan karena ia malas, tapi karena beban hidup yang terlalu berat.
Fabian adalah seorang yatim piatu yang kehilangan kedua orang tuanya akibat penyakit yang kini juga bersarang di tubuhnya: TBC.
Sambil menahan sesak di dada dan rasa sakit yang kian parah, ia menjajakan ketupat di bawah terik matahari.
Namun, seringkali tak satu pun ketupatnya terjual. Tangisnya pecah saat melihat dagangannya masih utuh, padahal itulah satu-satunya harapan untuk menyambung hidup dan membeli obat. Fabian ingin sembuh, ia ingin kembali ke sekolah.
Semoga selalu sehat ,panjang umur,banyak rejeki ya Fabian 🤲🤲🤲