Akses masuk
52 posts


Respect telah mengakui kekalahan, dibanding yang dulu koar2 gak abis2 nuduh pake pemaen bayaran 😂👍😎
BANDUNG STAY HIGH!

L Double E DS@_yorkshireboy
Proud Lads 🫶
Indonesia

Squad Resmi Jepang Piala Dunia 2026:
𝗚𝗞
HAYAKAWA Tomoki: Kashima Antlers🇯🇵
OSAKO Keisuke: Sanfrecce Hiroshima🇯🇵
SUZUKI Zion: Parma🇮🇹
𝗗𝗙
NAGATOMO Yuto: FC Tokyo🇯🇵
TANIGUCHI Shogo: Sint-Truidense 🇧🇪
ITAKURA Kou: Ajax🇳🇱
WATANABE Tsuyoshi: Feyenoord🇳🇱
TOMIYASU Takehiro: Ajax🇳🇱
ITO Hiroki: Bayern Munich🇩🇪
SEKO Ayumu: Le Havre AC🇫🇷
SUGAWARA Yukinari: Werder Bremen🇩🇪
SUZUKI Junnosuke: Copenhagen🇩🇰
𝗠𝗙/𝗙𝗪
ENDO Wataru: Liverpool FC🏴
ITO Junya: KRC Genk🇧🇪
KAMADA Daichi: Crystal Palace 🏴
OGAWA Koki: NEC Nijmegen🇳🇱
MAEDA Daizen: Celtic 🏴
DOAN Ritsu: Eintracht Frankfurt🇩🇪
UEDA Ayase: Feyenoord🇳🇱
TANAKA Ao: Leeds United🏴
NAKAMURA Keito: Stade de Reims🇫🇷
SANO Kaishu: FSV Mainz 05🇩🇪
KUBO Takefusa: Real Sociedad🇪🇸
SUZUKI Yuito: SC Freiburg🇩🇪
SHIOGAI Kento: Wolfsburg🇩🇪
GOTO Keisuke: Sint-Truidense 🇧🇪
𝗚𝗿𝗼𝘂𝗽 𝗙
vs Belanda
vs Tunisia
vs Swedia
Siapa Yang Ketinggalan??

Indonesia

@kepipiting @Ibenkkkkkkkk Jiah d kira ada pemukulan org cuma ceng2an ke klub rival ya normal aja masa cium tangan sih wkwkwk
Indonesia

@tirta_cipeng Ke pandan Indonesia dok d new china plaza enak banget itu porsi gede harga 25-40 Yuan per porsi kaya lauk tengahan
Indonesia

Guys, ini kadang bikin orang mikir ulang soal definisi “kerjaan biasa” di era sekarang.
Ada yang bilang cuma edit video di CapCut lalu upload lagi di platformnya.
Penghasilan seminggu katanya: Rp13,2 juta
Coba hitung:
Per bulan (4 minggu)
Rp13,2 juta × 4
= Rp52,8 juta
Per tahun
Rp52,8 juta × 12
= Rp633,6 juta
5 tahun
Rp633,6 juta × 5
= Rp3,168 miliar
Iya… cuma dari edit konten.
Bahkan kalau konsisten, angka segini udah di atas gaji banyak posisi manajerial di Indonesia.
Bandingin aja:
Banyak orang:
kuliah 4 tahun
magang
kerja kantoran
lembur
meeting pagi malam
kadang gajinya masih Rp5–15 juta per bulan.
Sementara ada yang modal skill editing + ngerti algoritma platform bisa tembus puluhan juta.
Tapi tentu ini juga nggak selalu stabil ya:
algoritma bisa berubah, monetisasi bisa turun, tren bisa berganti.
Cuma tetap aja fenomena ini nunjukin kalau ekonomi digital sekarang benar-benar bikin jalur penghasilan baru yang dulu nggak kebayang.
Dulu ditanya cita-cita mau jadi manager.
Sekarang ada yang cuma buka laptop, edit di CapCut, penghasilannya malah lewat.

Indonesia

@Ciaci888 @LambeSahamjja DM aja yg penting situ punya akun jualan di oren atau tiktok
Indonesia

@pedas__manis Akun CenBlue demi duit nyebar hoax aja wkwkwkw
Indonesia

Di sisi lain, sepertinya AD gak pernah kelihatan keakrabannya sama anak2 sambungnya.
Bahkan pernah ada di video, dia lagi di pinggir laut. Trus Dafi (anak MJ dari pernikahan sebelumnya) lagi duduk, lalu si AD nyuruh minggirnya pake kaki. Gila gak tuhh
Kan bisa bilang "maaf ya permisi, ayah/om mau lewat"
Beda dengan Daddy Irwan yang keliatan keakrabannya dengan ke 3 anak sambungnya dan mertua. Dan udah nganggap AL EL DUL sebagai anak sendiri.
Lambe Saham@LambeSahamjja
Ga sengaja baca komentar el dan shifa di IG Daddy iwanmussry kaya kasian bgt ya mereka yg harusnya lagi bahagia2nya malah harus menghadapi Ahmad Dhani Tantrum… padahal klo bisa baik baik aja ngapain juga sih drama ! Semangat elelrumi & shifahadju cc:threads
Indonesia

@JakOnline Anjay gue d china dah jam 13.40 berarti 20 menit lagi wkwkwkw kacau jg yaa lawan si dia doang paling ribet sebelumnya kayanya aman2 aja wkwkw
Indonesia

@jleaaa4 @idextratime Oke suka dengan kesombongannya sampai jumpa tgl 10 nanti, bisa2 gelar ente d rusak pas d jakarta nanti 😂🤣
Indonesia

@LambeSahamjja Mana ada takut2nya dhani lawa deterjen wkwkw
Indonesia

@LambeSahamjja Padahl d report d bilang nonaktifkan wkwkw noh d IG dewa dah posting doi wkwkw
Indonesia

@iPopHQ Lupa tp yg dulu2 d bahas terus wkwkwkw berak sekebon
Indonesia

Maia Estianty when asked on the C8 Podcast to name nice things about her ex-husband Ahmad Dhani:
“Lupa, gua udah lupa banget. Karena gua tuh orangnya kalau udah move forward, yang belakang itu udah kayak, bye.”
(viva.co.id/gaya-hidup/sho…)

Indonesia

@LambeSahamjja Bukti d bongkar semua kelar lgsg die hard bunmay org petinggi TV aja g berani kasusin caption AD kmarin😅😂
Indonesia

@LambeSahamjja Ribet banget urusin kehidupan org wkwkwwk 🤣😅
Indonesia

Guys, ada satu pelajaran dari kisah Maia Estianty yang menurut gue jauh lebih penting dari semua drama yang biasanya jadi headline.
Dan pelajaran itu bukan soal siapa yang menang atau kalah dalam perseteruan dengan mantan.
Bukan soal cincin berlian atau baju seragaman di pernikahan anak.
Pelajarannya adalah ini:
kenapa Maia bisa bangkit dan bangkit dengan sangat baik.
Jawaban paling jujurnya:
karena dia tidak pernah berhenti jadi dirinya sendiri.
Sebelum jadi istri Ahmad Dhani Maia sudah bermusik.
Sudah punya skill.
Sudah punya identitas yang berdiri sendiri di luar status pernikahannya.
Ketika pernikahan itu hancur yang runtuh adalah hubungannya.
Bukan dirinya.
Bukan kemampuannya.
Bukan koneksinya.
Bukan reputasinya sebagai musisi.
Dan itu bukan kebetulan.
Itu adalah hasil dari pilihan sadar atau tidak untuk tidak sepenuhnya mendefinisikan diri lewat status sebagai istri siapa.
Soal uang dan ini perlu dibicarakan dengan jujur tanpa basa-basi:
Ada yang bilang uang bukan segalanya.
Itu benar.
Tapi ada yang lebih berbahaya dari kalimat itu: berpura-pura bahwa uang tidak penting dalam proses bertahan hidup setelah kehidupan hancur.
Ketika dunia seseorang runtuh uang menentukan pilihan apa yang tersedia.
Maia tidak perlu memilih antara bertahan di situasi buruk atau kelaparan.
Dia tidak perlu bergantung pada belas kasihan siapapun untuk membiayai hidupnya.
Dia tidak perlu mengorbankan harga dirinya hanya karena tidak ada opsi finansial lain.
Itulah yang disebut safety net jaring pengaman.
Dan bagi perempuan Indonesia yang rata-rata masih sangat bergantung secara finansial pada pasangan ini bukan kemewahan.
Ini adalah sesuatu yang seharusnya diperjuangkan sejak dini.
Akses ke psikolog terbaik butuh uang.
Akses ke pengacara yang kompeten butuh uang.
Kemampuan untuk menarik diri dari situasi toksik tanpa panik soal besok makan apa butuh uang.
Bukan berarti yang tidak punya uang tidak bisa bangkit.
Tapi kecepatan bangkitnya dan beratnya beban yang harus ditanggung sendirian selama proses itu sangat dipengaruhi oleh kondisi finansial.
Yang membuat Maia berbeda dari sekadar "perempuan kaya yang beruntung":
Kekayaan bisa habis.
Rumah bisa disita.
Aset bisa diperebutkan di pengadilan.
Tapi ada tiga hal yang tidak bisa dicuri dari Maia dan inilah yang sebenarnya menyelamatkannya:
Skill.
Kemampuan bermusik, memproduksi, menciptakan lagu itu ada di dalam kepalanya. Tidak bisa diambil oleh siapapun melalui proses hukum apapun.
Koneksi.
Jaringan yang dibangun selama bertahun-tahun di industri musik itu ada di relasinya dengan orang-orang.
Tidak bisa dihapus dengan satu keputusan cerai.
Identitas.
Maia Estianty adalah nama yang punya bobot sendiri di industri bukan hanya sebagai istri atau mantan istri siapa. Itu adalah personal brand yang dibangun dari kerja nyata selama bertahun-tahun.
Tiga hal ini yang memberikan Maia bargaining power posisi tawar yang tinggi bahkan di titik terburuk hidupnya.
Ini yang paling sering tidak disadari perempuan sampai terlambat:
Banyak perempuan Indonesia yang ketika menikah secara perlahan atau cepat melepaskan karir, koneksi, dan identitas profesionalnya.
Alasannya beragam: fokus ke keluarga, suami tidak mengizinkan, tidak ada waktu, tidak ada dukungan.
Dan itu adalah pilihan yang sah.
Tidak ada yang salah dengan memilih fokus ke keluarga.
Tapi yang berbahaya adalah ketika dalam proses itu seseorang kehilangan kemampuannya untuk berdiri sendiri.
Ketika identitasnya menjadi sepenuhnya terikat pada status pernikahannya.
Ketika kemampuan finansialnya sepenuhnya bergantung pada pasangan.
Karena kalau kemudian pernikahan itu bermasalah dan pernikahan bisa bermasalah pada siapapun, tidak peduli seberapa baik kamu atau seberapa keras kamu berusaha maka tidak ada safety net yang tersisa.
Yang ada hanya dua pilihan:
bertahan di situasi yang mungkin sudah tidak sehat karena tidak ada opsi lain. Atau pergi dengan tidak membawa apa-apa.
Definisi High Value Woman yang sebenarnya dan ini bukan soal flexing:
Banyak konten di media sosial yang mendefinisikan High Value Woman sebagai perempuan yang punya standar tinggi dalam memilih pasangan, yang tidak mau direndahkan, yang tahu harga dirinya.
Semua itu benar.
Tapi ada fondasi yang lebih dalam dari semua itu.
High Value Woman bukan perempuan yang merasa tidak bisa direndahkan.
Tapi perempuan yang secara objektif punya pilihan untuk tidak membiarkan dirinya direndahkan — karena dia punya kemampuan untuk keluar dari situasi itu kalau dia mau.
Maia bisa perg bukan karena dia berani saja.
Tapi karena dia mampu.
Keberanian tanpa kemampuan sering kali tidak cukup ketika realita finansial menghantam.
Pelajaran praktis yang bisa langsung diterapkan bukan hanya inspirasi kosong:
Satu — jangan pernah sepenuhnya melepaskan skill yang kamu miliki hanya karena sudah menikah. Pertahankan.
Kembangkan.
Bahkan kalau tidak aktif dipakai jaga agar tidak berkarat.
Dua — punya penghasilan sendiri, meski kecil, lebih penting dari yang banyak orang sadari.
Bukan untuk pamer.
Tapi untuk memastikan identitas finansialmu tidak sepenuhnya tergantung pada satu sumber yang bisa kapan saja berubah.
Tiga — bangun dan jaga koneksi di luar lingkaran keluarga inti. Teman lama, kolega profesional, komunitas yang relevan.
Koneksi adalah aset yang nilainya sering tidak kelihatan sampai kamu benar-benar membutuhkannya.
Empat — investasi ke skill baru tidak pernah salah.
Maia belajar bisnis skincare ketika industri musik berubah.
emampuan untuk beradaptasi dan belajar hal baru adalah salah satu aset paling berharga yang bisa dimiliki siapapun.
Lima — dan ini yang paling penting jangan tunggu situasi darurat untuk mulai memikirkan kemandirian finansial.
Safety net yang dibangun sebelum badai datang jauh lebih kuat dari yang dibangun di tengah badai.
Tapi ada satu hal yang perlu ditambahkan supaya ini tidak jadi narasi yang terlalu sempurna:
Maia berhasil dan itu nyata.
Tapi Maia juga memulai dari posisi yang jauh lebih beruntung dari rata-rata perempuan Indonesia. Dia sudah punya platform, jaringan, dan skill yang diakui industri.
Bagi perempuan yang tidak punya starting point seperti itu perjalanannya jauh lebih berat.
Dan itu bukan kegagalan mereka.
Itu adalah realita sistem yang memang belum cukup mendukung kemandirian perempuan secara struktural.
Jadi kalau ada yang mau mengambil pelajaran dari Maia ambillah spiritnya:
jangan berhenti berdaya, jangan lepaskan identitas dirimu, jangan bergantung sepenuhnya pada satu sumber.
Tapi jangan lupa bahwa tidak semua orang bisa menempuh jalan yang sama.
Dan itu bukan alasan untuk menyerah tapi alasan untuk lebih keras mencari jalannya sendiri.
Maia Estianty bukan hanya perempuan yang berhasil move on dari mantan yang terkenal.
Dia adalah contoh nyata dari apa yang terjadi ketika seorang perempuan tidak pernah berhenti berinvestasi pada dirinya sendiri bahkan di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh sorotan.
Mandiri finansial bukan soal tidak butuh siapapun. Bukan soal tidak mau dibantu. Bukan soal anti ketergantungan.
Ini soal memastikan bahwa setiap pilihan yang kamu buat dalam hidup termasuk pilihan untuk tetap bertahan atau untuk pergi adalah pilihan yang benar-benar bebas.
Bukan pilihan yang dipaksakan oleh ketiadaan opsi.
Dia bertahan karena ingin.
Dan pergi karena mampu.
Itu adalah kalimat yang menurut gue paling menggambarkan definisi sejati dari kebebasan.
cc: bagasitaswara


Indonesia

@iPopBase Yg Boneng lu gue lagi d Wuhan nih bisa apa kaga woy
Indonesia



















