Yth Pak Menteri @Kemenag_RI, segera ambil tindakan nyata menyelamatkan anak-anak kita dari para pemangsa di pondok-pondok pesantren. Puluhan santriwati dari keluarga miskin bahkan yatim dimangsa oleh pengelola pondok pesantren spt di Pati, Jawa Tengah itu. Saya marah betul. Ini sudah peristiwa berulang. Berhenti pikirkan rencana aneh semisal mengambil-alih tata kelola dana-dana umat. Perilaku bbrp manusia bejat berjubah agama itu harus diakhiri sekarang juga. Tunjukkan bahwa kementerian ini ada gunanya. @prabowo@ListyoSigitP
Prabowo: "Kita dibikin apalagi, Indonesia gelap? Matanya burem! Indonesia gelap, Indonesia terang! Ada yang mau kabur, kabur aja, kau kabur aja ke sana! Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan!"
@akbarfaizal68 Memang Akbar Faizal lagi ngomongin apa, kok komennya pada soal reshufle? Kocak...ha...ha. Lha wong dia lagi ngomongin soal baju yang masih basah dan belum diseterika. Eh, komennya pada sok tahu bahwa lagi ngomongin reshuffle.
BREAKING NEWS 🚨
Hanya Di Pemerintahan Presiden @prabowo!!
Sejarah Baru Ketahanan Pangan Indonesia! Cadangan Beras Tembus 5 Tuta Ton
Stok beras nasional Indonesia mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan mencapai lebih dari 5 juta ton per 23 April 2026, menandai penguatan signifikan ketahanan pangan nasional sekaligus mencerminkan keberhasilan peningkatan produksi dan pengelolaan logistik tanpa impor.
@kementan@bang_dasco@Gerindra@setkabgoid@KemensetnegRI
💚 Gue M30 pdkt sama F24, secara fisik sih cantik dan komunikasi nyambung, tapi maaf dia miskin. Bingung mau lanjut apa gak ya? Ortu udah pasti ga nerimain karena ngerasa ga selevel, pasti kena buli keluarga, tapi gue ngerasa cocok sama doi -titipan
@DokterTifa Profokator menjijikkan.
Kapan ya Allah orang ini di penjara.
Kenapa Engkau biarkan sampah NKRI model gini memfitnah, memprovokasi, menggiring opini publik agar terjerumus menurut mau nya??
Benturan Antar Rakyat dimainkan Jokowi untuk menutupi Ijazahnya.
Apa yang sedang terjadi hari ini, yang terlihat di berbagai media, bukan kebetulan.
Ini adalah skenario yang sangat rapi.
Joko Widodo tidak perlu menjawab substansi. Ia cukup menciptakan distraksi.
Melibatkan “Termul”, pengacara, dan berbagai aktor di lapangan, untuk satu tujuan:
membenturkan rakyat di level bawah.
Dan ketika rakyat sibuk saling serang, emosi melawan emosi, opini melawan opini,
Maka substansi utama, yaitu soal Ijazah Palsu Jokowi, perlahan menghilang dari perhatian publik.
Persis seperti yang telah diingatkan oleh Jusuf Kalla dan
Rocky Gerung:
Ketika kekuasaan terdesak, yang dilakukan adalah mengalihkan konflik ke rakyat.
Hari ini kita melihat itu secara nyata.
Polemik besar tentang ijazah tidak dijawab dengan transparansi.
Tidak dijawab dengan bukti.
Tidak dijawab dengan klarifikasi yang jernih.
Sebaliknya, rakyat diseret masuk ke dalam konflik horizontal.
Saya ingin mengingatkan satu hal penting kepada seluruh rakyat:
Jangan terjebak.
Jangan ikut terlibat dalam skenario benturan ini.
Kalau Anda benar mencintai kebenaran dan keadilan, maka fokuskan perhatian pada satu titik:
Mana Ijazahmu Jokowi?
Foto di dalam ijazah yang beredar itu bukan kamu!
Foto orang berkacamata dan berkumis itu 92,37% bukan Jokowi!
Mana ijazah dengan fotomu yang asli?
Saatnya kita semua membongkar KEBOHONGAN!
Dan sejarah selalu mencatat:
ketika kebenaran ditutup dengan keributan,
maka tugas rakyat adalah BICARA.
Saya ajak kalian semua BICARA.
Jangan DIAM.
Kita semua harus menggelorakan KEBENARAN!
youtube.com/live/HOQjlAL5p…
Dia bukan lahir dari kenyamanan, tapi dari tempaan kerasnya hidup. Gagal, jatuh, lalu bangkit sebagai petarung.
Tak perlu diajari berpolitik,
hidupnya sudah lebih dulu mengasah insting & keberaniannya. Dan hari ini, dia berdiri bukan sekadar sebagai pemain… tapi pemenang. 🔥