Sunfloweeer

1.6K posts

Sunfloweeer banner
Sunfloweeer

Sunfloweeer

@SeptinSLD

Bukan anak sastra, tp kadang suka nulis aja

Katılım Ocak 2012
243 Takip Edilen99 Takipçiler
Sunfloweeer retweetledi
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
"Dok, saya capek terus." Kalimat yang hampir setiap hari saya dengar di RS. Biasanya saya tidak langsung meresepkan apa-apa. Saya perhatikan dulu. Matanya lelah. Cara duduknya seperti menahan beban di punggung. Pegal, katanya. Sudah lama. Sudah berobat. Sudah mencoba macam-macam. Tapi keluhannya berulang terus. Indonesia itu terang. Matahari datang pagi-pagi, bertahan sampai sore, dan kadang senja pun seperti enggan pergi. Tapi di rs, saya sering menemukan hal yang sama: Kadar vitamin D yang rendah. Pada pasien yang tinggal di negeri paling yang mataharinya bisa sepanjang tahun sekalipun. Melihat matahari dan disentuh matahari adalah dua hal yang berbeda. Vitamin D terproduksi dari kulit yang disapa cahaya. Lalu ia berjalan jauh, diolah di hati, diaktifkan di ginjal, sebelum akhirnya bekerja. Membantu kalsium duduk rapi di tulang. Menjaga otot agar tidak terlalu cepat mengeluh. Menopang tubuh yang kita pakai setiap hari, tanpa pernah kita ucapkan terima kasih. Ketika kadarnya kurang, tubuh mulai mengirim 'surat.' Pegal yang datang tanpa sebab. Lelah yang tidak sembuh oleh tidur. Otot yang terasa berat padahal tidak mengangkat apa-apa. Nyeri tulang yang tersirat, seperti bisikan yang tidak mau hilang. Surat-surat itu sering kita abaikan. Kita sering berangkat saat langit masih gelap. Pulang saat matahari sudah pamit. Duduk di Ruangan ber-AC. Jendela tertutup. Tirai tebal. Kulit yang tidak pernah disentuh matahari, tidak pernah punya kesempatan membentuk vitamin D. Matahari melimpah tetapi tidak sampai ke kita. Anjuran asupan harian vitamin D cukup sederhana. *600 IU per hari.* Angka yang IDAI anjurkan sejak usia 1 tahun. Kecil. Tapi baiknya setiap hari. Dan di situlah banyak orang tidak berhasil. Bukan karena tidak mau, tetapi karena konsistensi memang seni yang tidak banyak orang kuasai. Saya sering menyarankan bentuk yang tidak membuat orang menyerah di minggu kedua. Vitamin D yang dalam bentuk gummy, satu butir sehari, rasa yang bersahabat, tanpa drama menelan. Opsi bentuk lain ada, Tapi yang paling baik adalah yang benar-benar kita minum. Bukan yg dibeli lalu diletakkan begitu saja. Tubuh kita jarang berteriak. Ia hanya berbisik, lewat pegal yang pulang-pergi, lewat lelah yang tidak masuk akal. Dan yang ia minta bukan obat yang rumit. Hanya fondasi kecil yang kita jaga konsistensinya setiap hari.
Indonesia
63
756
3.3K
100K
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 bantu pilih 1 yang paling cakep donk. JANGAN REPLY AFFILIATE.
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
197
4
67
17.3K
Sunfloweeer retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Sedang ramai penjelasan dari Bude Wellness kalau pemberian vitamin K itu bisa bikin bayi jadi kuning. Izin gue bahas ya faktanya seperti apa. Pemberian vitamin K pada bayi baru lahir tujuannya untuk mencegah Hemorrhagic Disease of the Newborn, yang merupakan perdarahan akibat kekurangan vitamin K (Vitamin K Deficient Bleeding) dan bisa berakibat fatal pada bayi. Kondisi kuning pada bayi berasosiasi dengan pemberian vitamin K2, BUKAN vitamin K1, sehingga vitamin K2 sudah tidak diberikan lagi untuk bayi. Vitamin K1 berhubungan dengan kuning pada bayi bila dosisnya SANGAT TINGGI (25-30 mg). Nah dosis yang diberikan pada bayi itu 0.5-1 mg, sangat jauh dari dosis yang bisa membuat bayi jadi kuning. Jadi vitamin K untuk bayi itu sangat penting untuk mencegah perdarahan dan tidak berhubungan dengan kondisi kuning, dengan dosis standar vitamin K yang diberikan untuk bayi. Sumber: Med. Stanford. Edu. Information About Vitamin K Prophylaxis.
dr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
212
1.9K
4.1K
503.2K
Sunfloweeer retweetledi
nada
nada@extposure·
hbs jalan2 sm suami & anak2 pulangnya anak2 tidur semua. yg tadinya mobil rame krn mereka berdua banyak tingkah & teriak2 tbtb hening trs ngobrol & ngebayangin sm suami 👦🏻: dinikmatin ya yang capenya, bsk kl mereka udh gede kita cuma berdua lg. kmn2 berdua 🥺🥲🩷
Indonesia
136
2.8K
35.3K
539.8K
Sunfloweeer retweetledi
726
726@btari_durga·
Ngeliat cardiologist diceramahin tentang Gerd and Jantung sama netizen yang ga punya background medical harusnya bikin kita sadar kalo pendidikan gratis itu jauhhhhhhhhh lebih penting daripada makan gratis…
Indonesia
317
34.1K
91.3K
1.1M
Sunfloweeer retweetledi
drg. Hanum Salsabiela
drg. Hanum Salsabiela@hanumrais·
Sebagai ibu, sesibuk-sibuknya Anda, sedandan-dandannya Anda, jangan menyerahkan anak Anda disuapin baby sitter, gendong ke baby sitter, hanya karena takut ‘jelek’ di publik. Ada periode emas balita dalam membentuk best core memories dgn ibu bapaknya. Dia merekam siapa tangan yg menyuapkan makan ke dia, siapa yg gendong dia, meski pakai gendongan kadang ‘bentuk’ kita jadi nggak anggun. Ada momen bersitatap, momen ketika dia mungkin nyembur makannya dan bikin kita jadi belepotan, that’s sweet moments lho Moms. Babysitter justru bawa tas bayi aja. Saya sendiri kalau di resto, saya suruh babysitter makan dulu sebelum saya. Saya nanti-nanti setelah bayi saya makan. Jadikan pergi makan di resto malah momentum rileks buat si babysitter, bukan mengajaknya satu meja agar kita bisa free. Saya hanya mau ingetin to all parents, semampu-mampunya Anda menggaji babysitter, jangan pernah Anda kehilangan momen indah itu, karena nggak akan kembali.
Joko Widodo@jokowi

Senang bisa berkumpul dengan anak-anak dan cucu-cucu, sambil santap siang di RM Ayam Goreng Kartini. Kebahagiaan keluarga selalu lahir dari kebersamaan.

Indonesia
163
171
1.5K
373.1K
Sunfloweeer retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Mau daftar s3 di salah satu kampus, Biaya per semester jebul 25 jutaan. Selama 6 semester. Mau daftar ppds di salah satu kampus, biayanya juga 7.5-15 juta / semester dan 5 tahun ga digaji Usia sudah 33. Dan kamu bilang ke aku sekolah bukan soal priviledge? Bapakmu sugih lur
Indonesia
209
3K
15.4K
804.6K
Sunfloweeer retweetledi
Asta Ebrahim
Asta Ebrahim@jellypastaa·
secara data dia bener, tapi pendapat ini juga bisa menyesatkan kalo dipakai sebagai justifikasi kebijakan. 70% oksigen di dunia memang diproduksi oleh fitoplankton, hutan memang bukan paru-paru utama dunia. narasi yang sering muncul sebab dari pendapat di atas adalah "kalo laut yang bikin oksigen, kenapa kita ribut soal hutan?" nah, di titik inilah false dichotomy muncul. dipertentangkan seolah harus memilih salah satunya. padahal ekosistem itu sepaket, gabisa cangcingcup pilih salah satu. di bukuku, Arcana Oceanis, ada salah satu bagian di mana aku bahas gimana hubungan laut dan darat. teman-teman, kalo hutan rusak, efek kerusakannya itu bukan hanya dirasakan darat, tapi juga sampai ke laut. kalo hutan rusak, sedimentasi meningkat. akibatnya, terumbu karang bisa mati. hutan rusak juga bisa menyebabkan ledakan alga yang menghasilkan racun bagi kehidupan laut serta manusia. suhu laut yang naik juga disebabkan oleh daratan yang rusak, khususnya hutan. jadi gabisa kita ambil salah satu, sementara lainnya kita abaikan. semua udah dalam satu harmoni, saling terhubung. memang paling benar, ayola semua pemangku kebijakan, kita taubat ekologis. memanglah secara ekonomi atau pertumbuhan ga secepat apa-apa yang ada di atas kertas modern, tapi para pendahulu kita, hidup dengan nyaman, mati dengan tenang, tanpa merusak apapun.
💞🇲🇨F꙯A꙯🇲🇨💞@FaGtng

🤮

Indonesia
83
4.7K
7.6K
318.3K
Sunfloweeer retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Tolong bantu viralkan guys 💚 menurut @/peta 3 objek wisata gajah dibali @/elephantsbali @/bakasadventure @/balizoo melakukan eksploitasi satwa dilindungi, disana gajah ditunggangi wisatawan, disayat kulitnya buat dibius, disuruh akrobat, dipukul jika ga patuh😭😭💔💔
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
245
9K
15.3K
1.1M
Sunfloweeer retweetledi
Txt
Txt@txtkarir·
Pernah nggak ketemu orang kantor yang… nggak banyak gaya, nggak banyak ngomong, tapi semua orang otomatis ngeliat dia? Yang bukan siapa2, tapi aura kerennya kebawa ke mana-mana. Bukan karena jabatannya tinggi. Bukan karena dia paling pinter. 👇👇
Indonesia
3
110
694
35.2K
Sunfloweeer retweetledi
bunga hati
bunga hati@untitled246·
bunga hati tweet media
ZXX
97
1.9K
6.3K
151.1K
Sunfloweeer retweetledi
pikacu
pikacu@rafikarchmwt·
pikacu tweet media
ZXX
143
3K
8.4K
164.2K
Sunfloweeer retweetledi
VIDEO FOR YOU
VIDEO FOR YOU@hijrahtweet·
VIDEO FOR YOU tweet media
ZXX
254
4.2K
17.2K
280.3K
Sunfloweeer retweetledi
Pesan Hari ini
Pesan Hari ini@today_messagee·
This…!!
Pesan Hari ini tweet media
English
53
1.1K
5.1K
111K
Sunfloweeer retweetledi
ET Hadi Saputra 🍉🦉🇮🇩🏴‍☠️
Anda kenal Ponpes Al Khoziny. Pesantren tua, tapi manajemennya baru. Senin sore. Pukul tiga. Ratusan santri sedang salat Asar berjemaah di musala. Tempat suci. Tapi tempat itu berubah jadi kuburan beton. Bangunan tiga lantai itu ambruk. Korban jiwa. Luka parah. Semua karena apa? Bukan takdir. Ini murni dosa konstruksi. Sejarahnya begini: Bangunan itu aslinya direncanakan hanya satu lantai. Tapi, maunya pengelola lain. Terus ditambah ke lantai dua, lalu ke lantai tiga. Tanpa hitungan. Pondasi yang harusnya menanggung beban satu lantai, dipaksa menanggung tiga kali lipat. Ini namanya meremehkan fisika. Puncaknya di hari nahas itu. Saat pengecoran lantai paling atas dilakukan, penopangnya jebol. Tak kuat menahan beban. Begitu satu titik ambrol, sisanya ikut menyerah. Runtuh total. Apa buktinya kelalaian? * Tidak Ada IMB. Bupati Sidoarjo sendiri yang bilang. Lembaga pendidikan sekelas ini membangun tanpa izin. Legalitas diabaikan. * Aktivitas Jalan Terus. Saat beton basah di atas, nyawa santri di bawah dijadikan taruhan. Mereka salat tepat di bawah risiko tertinggi pembangunan. Mana logikanya? Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini adalah tragedi kesembronoan massal. Para ahli sudah bersuara: Kelalaian kontraktor, dan kelalaian pengelola pesantren. Keduanya sama-sama bertanggung jawab atas kematian yang tak perlu ini. Mereka tahu ini bangunan tua yang dimodifikasi tanpa standar. Tapi mereka memilih diam. IMB diabaikan. Ilmu teknik diabaikan. Keselamatan diabaikan. Sidoarjo kini punya monumen duka baru: Reruntuhan yang mengajarkan, bahwa membangun rumah ibadah pun harus pakai akal sehat, bukan cuma niat. Setelah ini, apa jaminan bahwa pesantren dan sekolah lain tidak akan mengulangi "dosa teknis" yang sama?
ET Hadi Saputra 🍉🦉🇮🇩🏴‍☠️ tweet media
Sidoarjo, Jawa Timur 🇮🇩 Indonesia
76
970
2.2K
209K
Sunfloweeer retweetledi
sosmed keras
sosmed keras@sosmedkeras·
sosmed keras tweet media
ZXX
74
7K
23.3K
368.4K
Sunfloweeer retweetledi
Laaa
Laaa@xbaebearx·
Laaa tweet media
ZXX
118
1.3K
7.4K
132.1K