🌙 retweetledi

HORMON & NAMANYA
1. hormon kebahagiaan - dopamin
2. hormon stres - kortisol
3. hormon cinta - oksitosin
4. hormon tidur - melatonin (catatan: sebelumnya tertulis melanin)
5. hormon lapar - ghrelin (catatan: istilah medis umumnya adalah ghrelin, sebelumnya tertulis hireling)
6. hormon energi - adrenalin
7. hormon perasaan nyaman (feel good) - serotonin
8. hormon pereda nyeri - endorfin
9. hormon produksi asi - prolaktin
10. hormon pertumbuhan - somatotrop
Ini solusi berbasis riset biar kadar hormonnya lebih seimbang. Aku kelompokkan biar gampang dipraktekan
1. Hormon Kebahagiaan & Motivasi
Dopamin - bikin kamu merasa puas, termotivasi, pengen ulang aktivitas enak
Solusi:
1. Tetapkan target kecil & rayakan - Otak melepas dopamin saat kamu mencapai tujuan, meski kecil. Contoh: selesai 25 menit kerja → kasih reward.
2. Makan makanan kaya tirosin - Dopamin dibuat dari tirosin. Sumbernya: alpukat, pisang, biji labu, keju, yoghurt.
3. Olahraga & aktivitas menyenangkan - Jatuh cinta, makan enak, belanja, semua ningkatin dopamin.
2. Hormon Stres & Energi
Kortisol - hormon stres. Naik saat stres akut/kronis.
Adrenalin - hormon fight-or-flight
Solusi menurunkan kortisol:
1. Atur tidur - Kurang tidur ningkatin respons stres dan kortisol. Tidur 7-9 jam, tidur & bangun jam sama tiap hari.
2. Kelola stres - Teknik 4-7-8, meditasi, napas dalam nurunin kortisol. Ashwagandha terbukti nurunin stres & kortisol dalam uji 8 minggu.
3. Makan makanan anti-stres - Magnesium: alpukat, pisang, coklat hitam, brokoli. Omega-3: salmon, chia seed, kenari. Probiotik: yoghurt, kimchi.
4. Olahraga ringan teratur - Tapi jangan berlebihan, bisa malah naikin kortisol.
3. Hormon Cinta & Bonding
Oksitosin - hormon ikatan, muncul saat sentuhan fisik
Solusi:
1. Sentuhan fisik - Pelukan, pegangan tangan, pijat, seks ningkatin oksitosin. Pijat bahkan naikin dopamin, serotonin, oksitosin sekaligus.
2. Interaksi sosial & peliharaan - Hangout bareng teman, main sama hewan peliharaan juga efektif.
3. Nyanyi bareng & olahraga kelompok - Latihan kelompok dan nyanyi bareng juga bantu.
4. Hormon Tidur & Mood
Melatonin - atur siklus tidur
Serotonin - hormon "feel good", cegah cemas & depresi
Solusi:
1. Paparan matahari pagi - Matahari melepas serotonin yang ngatur tidur, nafsu makan, mood.
2. Kebersihan tidur - Hindari layar biru sebelum tidur, kamar gelap, tenang, sejuk. Batasi kafein 6 jam sebelum tidur.
3. Makan probiotik & triptofan - Yoghurt, acar, sauerkraut bantu kesehatan usus yang ngatur mood. Turki mengandung triptofan untuk produksi serotonin.
4. Makan karbohidrat kompleks - Karbohidrat ningkatin triptofan masuk otak → serotonin naik.
5. Hormon Lapar & Kenyang
Ghrelin - hormon lapar
Leptin - hormon kenyang, dipengaruhi CRH & kortisol
Solusi:
1. Tidur cukup - Kurang tidur ngubah ghrelin & leptin, bikin lebih lapar & gampang overeating.
2. Makan serat & protein - Serat ningkatin rasa kenyang dan bantu keseimbangan hormon.
3. Kelola stres - Stres kronis aktifkan HPA axis → kortisol naik → nafsu makan naik.
6. Hormon Nyeri & Perasaan Nyaman
Endorfin - pereda nyeri alami, kasih efek "runner's high"
Solusi:
1. Olahraga kardio intensitas sedang - Cara terbaik ningkatin endorfin.
2. Tertawa & aktivitas sosial - Nyanyi, nari, ketawa bareng teman juga lepasin endorfin.
7. Hormon Reproduksi & Pertumbuhan
Prolaktin - produksi ASI
Somatotropin/HGH - hormon pertumbuhan
Solusi umum:
1. Tidur dalam & cukup - HGH dilepas paling banyak saat tidur nyenyak di malam hari.
2. Hindari rokok & alkohol - Asap rokok ganggu hormon tiroid, kortisol, dan hormon steroid.
Rujukan utama dari hasil riset di atas:
1. Neurohormonal Regulation of Appetite and its Relationship with Stress - PMC
2. Stress, cortisol, and other appetite-related hormones - PMC
3. Review dari Healthline, Cleveland Clinic, MedicalNewsToday tentang "happy hormones"
Indonesia




























