Sibatuah

45.1K posts

Sibatuah banner
Sibatuah

Sibatuah

@Sibatuah

An Argentina Nation Football Team fan number one (retire) and a Mie Abuih lover.

Earth Katılım Ağustos 2009
274 Takip Edilen633 Takipçiler
Sibatuah
Sibatuah@Sibatuah·
Efisiensi itu bukan penghematan ya...kita tau mrk menarik semua uang dari pemda dan kementerian utk kebutuhan MBG dan Kopdes penambahan Jabatan... coba liat berapa banyak lembaga dan pemda yg harus tiarap tanpa anggaran? Ini bukan penghematan.
Radio Elshinta@RadioElshinta

Jawab Aksi Mahasiswa, Qodari: Prabowo Sudah Hemat Rp300 Triliun dan Perangi Kebocoran APBN Jakarta — Pemerintah memastikan apa yang sedang dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagian dari efisiensi dan menciptakan belanja yang tepat sasaran. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari menegaskan, ini sekaligus menjawab salah satu tuntutan aksi demo mahasiswa pada Jumat (12/6), yaitu mengenai pemborosan APBN. Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya justru berfokus pada penghentian pemborosan anggaran dan peningkatan efisiensi belanja negara. “Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor,” kata Qodari dalam keterangannya, Sabtu (13/6). Qodari menjelaskan bahwa pada awal pemerintahan, Presiden Prabowo melakukan penghematan terhadap berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial. Kebijakan tersebut, menurutnya, berhasil menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp300 triliun. Selain itu, Qodari menegaskan bahwa Prabowo juga berada di garis terdepan dalam upaya menghentikan kebocoran yang selama ini merugikan negara. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola aset dan kekayaan negara. “Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa,” lanjutnya. Meski demikian Qodari mengaku tuntutan dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Menurutnya, pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. “Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa,” pungkas dia. #PrabowoHematAPBN #EfisiensiAnggaran #APBNUntukRakyat #LawanKebocoranNegara #PrabowoSubianto #Qodari #Danantara #ReformasiAnggaran #BelanjaNegaraTepatSasaran #PemerintahanPrabowo #IndonesiaMaju @prabowo

Indonesia
0
0
0
26
Sibatuah
Sibatuah@Sibatuah·
Iya sih...motor sering ke pertamax. Termasuk ojol2 itu bnyk make pertamax.
Ferry Koto@ferrykoto

Ternyata PhD Purdue belum tentu menjamin teliti dan lebih pinter dari S2 Ekonomi Universitas dalam negeri. Pak Pur, pertama, konsumsi BBM untuk Pertalite dan Pertamax RON92 lebih banyak digunakan pengguna sepeda motor, daripada mobil. Beberapa data menyebut Pertamax RON92 itu 60-70% dikonsumsi sepeda motor. Kedua, kenapa besar sekali sepeda motor yang konsumsi Pertamax? Ini datanya; - Jumlah sepeda motor berdasar data Korlantas sekitar 140 juta unit - Sekitar 10-15% dari sepeda motor tsb mengkonsumsi Pertamax RON92, artinya lebih kurang di rata2 14-20juta sepeda motor. - Rata2 pemakaian BBM Sepeda motor 20 liter sebulan - Itu artinya konsumsi Pertamax RON92 untuk sepeda motor sekitar 280-400juta liter perbulan - Data ini cocok dgn data ESDM bahwa konsumsi Pertamax itu sekitar 60-70% sepeda motor, dan hanya 30-40% Mobil, dari total 550juta liter kebutuhan Pertamas rata2 setiap bulan Paham artinya pak Pur? Pasti akan terjadi migrasi besar2an dari Pertamax RON92 ke PERTALITE, karena pemakai terbesar Pertamax RON92 itu adalah pesepeda motor dari kelas menengah rentan, yang selama ini berusaha tidak konsumsi PERTALITE. Kenapa mereka beralih? Pertama kenaikan Pertamax RON92 yang terlalu tinggi, 32% lebih. Kedua selisih harga Pertama RON92 dgn Pertalite jauh sekali 62,5%. Maka ditengah tekanan ekonomi yang berat untuk kelas menengah saat ini, apalagi anaknya ndak dapat KIPK pula, maka pilihan yang wajar adalah beralih ke Pertalite untuk sepeda Motor. Jadi pak Purbaya, mohon belajar lagi soal data sebelum buat kebijakan. Pelajari kelompok masyarakat yang paling terdampak. Kalau ndak paham, sekolah lagi saja ke S2 Ekonomi di UI sana. 🙏🙏 Salam FK

Indonesia
0
0
0
16
Sibatuah
Sibatuah@Sibatuah·
Milih presiden modal joget joget aja...ya nyungsep lah 😂😂
Indonesia
0
0
0
13