Siber Paminal Divpropam Polri

8 posts

Siber Paminal Divpropam Polri

Siber Paminal Divpropam Polri

@Siberpaminal

𝗖𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗲 𝗶𝗻 𝘁𝗵𝗲 𝗱𝗮𝗿𝗸 𝗖𝗮𝗻 𝗵𝗲𝗮𝗿 𝗶𝗻 𝘁𝗵𝗲 𝘀𝗶𝗹𝗲𝗻𝗰𝗲

Katılım Haziran 2021
70 Takip Edilen64 Takipçiler
Siber Paminal Divpropam Polri
Siber Paminal Divpropam Polri@Siberpaminal·
@Pandugaid Selamat Sore, sahabat PROPAM POLRI terkait pemberitaan tersebut sedang dalam penyelidikan oleh Biropaminal Divpropam Polri
Indonesia
0
0
0
71
PANDUGA.ID
PANDUGA.ID@Pandugaid·
Pepatah bilang "Sudah jatuh tertimpa oknum pula" Di balik penanganan cemaran radioaktif di Cikande, muncul dugaan pemerasan yang melibatkan oknum dari aparat. Sebuah sumber anonim mengungkapkan kepada panduga.id bahwa salah satu pabrik dimintai uang sebesar Rp 188 juta agar plang police line paparan radioaktif dicabut. Sumber tersebut, yang merupakan pekerja di pabrik itu, menyebutkan pemerasan dilakukan oleh oknum bernama Joy Ananda Putra Sianipar dari KBRN (Kimia Biologi Radiologi Nuklir) milik Gegana Brimob. Ia mengklaim tingkat radiasi di pabriknya masih di bawah ambang batas aman, namun oknum tersebut tetap memaksa dekontaminasi dan menjanjikan hasil pemeriksaan “tanpa paparan” jika pembayaran dipenuhi. Menurutnya, pemerasan ini tidak hanya terjadi pada perusahaannya, melainkan menyasar 22 tempat usaha lain yang dianggap tercemar radioaktif. “Katakanlah 1 tempat diminta bayar Rp 150 juta. Padahal ada 22 tempat usaha yang dimintai uang. Total ada Rp 3,3 miliar lebih masuk ke sana,” tambahnya. Dugaan kuat pelepasan plang peringatan paparan radioaktif dilakukan setelah pelunasan transaksi yang diminta oleh oknum tersebut. Hal ini juga didukung oleh adanya dua versi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang berbeda sebelum dan sesudah pembayaran dilakukan. Versi kedua BAP menunjukkan hasil yang lebih ringan, bahkan mencantumkan keterangan: “TIDAK ADA TEMUAN, LAJU PAPARAN MASIH DALAM AMBANG BATAS AMAN.” Meski sudah dinyatakan tidak ada temuan, pihak perusahaan yang diperas oleh oknum Gegana Brimob memilih tetap menutup pabriknya dan pindah ke lokasi lain. Berikut informasi kronologi pemerasan dari narasumber yang diterima Panduga.id: “Gegana Brimob dr unit KBRN melakukan screening pada pabrik² di daerah Cikande krn ada pencemaran radioaktif Cessium-137 dr limbah radioaktif yg dibuang di dekat kawasan industri Cikande jadi Brimob screening dulu, nah pabrik itu mentaati tindakan pemerintah utk dilakukan screening di pabriknya dan menyiapkan sekian juta (tidak sesuai keinginan oknum), sebagai bagian dari partisipasi perusahaan atas kegiatan tersebut. tapi setelah selesai screening, oknum Brimob itu mintanya 188 juta dan mengatakan “kita tidak jualan pak..” dan menyampaikan kalau tidak dipenuhi maka hasil screening akan dibikin pabrik itu kontaminasinya tinggi sehingga bisa ditutup oleh pemerintah…dan oknum Brimob itu mintanya tunai tanpa tanda terima,” tulisnya.
PANDUGA.ID tweet media
Indonesia
11
47
60
5.9K
Siber Paminal Divpropam Polri
Siber Paminal Divpropam Polri@Siberpaminal·
@kowalskuy Terimakasih atas informasinya, saat ini telah ditangani oleh Bidpropam Polda Metro Jaya dan Bidpropam Polda Jawa Barat
Indonesia
0
0
0
49
agen budi jola
agen budi jola@kowalskuy·
wkwkwk lucu bgt orang
agen budi jola tweet media
Pulo Gadung, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
1.8K
8.8K
91.4K
8.6M
Siber Paminal Divpropam Polri
Siber Paminal Divpropam Polri@Siberpaminal·
@adriansyahyasin Terimakasih atas informasinya, untuk Plat Nomer Polisi Dinas tersebut tidak terdaftar di database Sistem Kepolisian, Namun saat ini sedang kami telusuri kepemilikan Mobil Tersebut.
Indonesia
0
0
1
211
Adriansyah Yasin Sulaeman
Adriansyah Yasin Sulaeman@adriansyahyasin·
Tahun sudah 2025 makin presisi mengambil yg bukan haknya 👍
Adriansyah Yasin Sulaeman tweet media
Indonesia
620
7.9K
44.3K
1.5M
Siapa?
Siapa?@Laaasaja·
@nug_Bien Ga beranii kya ga nyampe aj takut bgt, klo pelaku org lain mngkin lebih brani buat ngmong
Indonesia
1
0
0
0
Siapa?
Siapa?@Laaasaja·
Yallahhhhh pagi2 udah dpet perlakuan menjijikan mau lapor ortu takut bgt mau ngmong aj gabisa udah dlecehkan bbrpa kali sma oknum polisi bjingn itu stress bgt ak 😭😭😭😭😭😭😭
Indonesia
5
0
3
0
nilz
nilz@_lonewolfffs·
@fajarnugros adek sepupu gw meninggal ditabrak, kasus dan asuransi jasamarga ditangani 1 polisi. seminggu asuransi turun, dia minta 10% dari asuransi :) maksud gw ya, om gw pasti bakal ngasih dg sendirinya, om orang baik yg suka sedekah. jd jangan nodong apalagi ke orang yg lagi berduka lah
Indonesia
11
48
712
0
Fajar Nugros
Fajar Nugros@fajarnugros·
Coba pikir. Kenapa korban dari berbagai macam kasus kadang malah lapor ke sosmed ketimbang ke perangkat-perangkat hukum? Mestinya Pemerintah mulai sensitif soal ini. Apakah perangkat hukum kita tidak bisa jadi tumpuan kah? Atau apa? Dan mulai segera antisipasi/ berbenah.
Indonesia
162
4K
11.3K
0
Siber Paminal Divpropam Polri
Siber Paminal Divpropam Polri@Siberpaminal·
@Laaasaja Selamat pagi ibu/bapak semoga diberikan kesehatan selalu, menanggapi cuitan di atas jika ada perlakuan yang tidak menyenangkan yang dikakukan oleh Oknum Anggota Polisi, harap dicantumkan jelas nama, pangkat serta kronologis kejadian untuk di tindaklanjuti oleh internal Kepolisian
Indonesia
0
0
0
0