IRL
85 posts


Yang jahat itu bukan Jokowi, justru RH inilah yang jahatnya di luar akal sehat, karena sejak awal sudah menjadi tukang kompor soal ijasah palsu.
Giliran dimintai keterangan palsunya di mana, geng tiroris ini tidak punya kemampuan untuk menunjukkan.
Sekarang mereka menuntut agar Jokowi menunjukkan ijasah aslinya, ini lucu. Penuding palsu tapi minta orang lain nunjukin aslinya.
Permainan narasi begini sudah biasa dilawan oleh Jokowi, makanya mereka tidak berdaya ketika berhadapan dengan melanisme hukum, maunya mereka ini adalah trial by the publik itu pun sering gagal 👎☹👎 karena publik Indonesia ternyata ngga se bodoh yang ada dalam angan-angan mereka.
Jadi sudah benar ✅ sikap Jokowi untuk tidak menunjukkan ijasahnya di depan orang-orang ngga penting ini, kalau depan lembaga negara yang memintanya jelas akan ditunjukkan.
Ini sikap yang benar ✅ sebagai warga negara yang taat pada hukum, bukan pada keinginan geng tiroris yang tinggal separoh membernya ✍️
Indonesia

Justru kita yang heran, kenapa kita memaksakan seseorang yang sudah bukan pejabat negara lagi untuk menunjukkan ijasahnya dihadapan kita, memangnya kita punya hak apa terhadapan dokumen pribadi seseorang, walaupun seseorang itu adalah mantan Presiden.
Bukannya saat dulu menjelang pendaftaran untuk menjadi pejabat negara, semua dokumen resmi yang dibutuhkan sudah diperiksa dan diverifikasi oleh pihak penyelenggara negara.
Dalam negara hukum, tidak ada kewajiban bagi seorang warga negara termasuk mantan Presiden-untuk membuka dokumen pribadinya kepada publik tanpa dasar hukum yang sah.
Seluruh persyaratan administratif untuk menjadi Presiden telah diverifikasi oleh lembaga resmi negara, dan hasilnya memiliki kekuatan hukum sepanjang tidak dibatalkan oleh pengadilan.
Oleh karena itu, tuntutan publik yang memaksa pembukaan dokumen pribadi di luar mekanisme hukum tidak hanya lemah secara konstitusional, tetapi juga berpotensi melanggar prinsip hak privasi dan merusak tatanan negara hukum itu sendiri.
Jadi kalau mau berkelahi sama Jokowi pake jalur hukum, jangan pake jalur Trial by public opinion.

Indonesia

Jadi begini, dulu saat Jokowi mendaftarkan diri bersama partai pengusungnya untuk maju sebagai kandidat Walikota Solo, beliau membawa berkas resmi yang dibutuhkan termasuk di dalamnya ada Ijasah ke lembaga penyelenggara pemilu (baca : KPUD).
Setelah semua sudah diverifikasi oleh lembaga resmi tersebut, beliau dan pasangannya dinyatakan memenuhi syarat sebagai bakal calon Walikota.
Jadi, semua dokumen resmi yang diminta oleh penyelenggara pemilu sudah dinyatakan sah. Kalau ada dokumen yang tidak memenuhi syarat akan dikembalikan.
Ini institusional dan legal sesuai UU.
Sekarang Jokowi sudah kembali sebagai warga negara biasa, dokumen ijasah itu termasuk dokumen pribadi. Jika ada seseorang yang meminta dokumen pribadi itu ditunjukkan untuk tujuan apa pun, yang punya dokumen berhak untuk menunjukkan atau tidak.
Dalam konteks ini, Jokowi memilih untuk tidak menunjukkan secara publik, karena itu HAK beliau.
Piter F. Gontha mengibaratkan itu seperti "kemaluan" ada benarnya dan saat mendaftar dilembaga resmi negara "kemaluan" itu sudah diperiksa dan dinyatakan sah dan memenuhi syarat.
Sekarang Jokowi memilih untuk tidak menunjukkan "kemaluan" itu dihadapan PUBLIK, karena buat beliau yang sudah selesai menjalankan tugas kenegaraannya tidak punya kewajiban untuk menunjukkan.
Silahkan PUBLIK mau percaya "kemaluan" itu ASLI atau PALSU karena itu juga menjadi HAK mereka.
Terakhir, kalimat "disembunyikan" jelas tidak kontekstual dan historical, karena Ijasah itu pernah ditampilkan di UGM, di KPU, di Bareskrim dan di hadapan para wartawan yang berkunjung ke rumah Jokowi di Solo.
Silahkan kembali merajuk ✍️

Indonesia

⚠️Bukan Untuk Ditiru🙏
Seorang BATITA perempuan mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Ungaran, (11/4/2026)
Bayi berusia 1,5 tahun tersebut dibawa ayah ibunya mendaki, saat tiba di puncak cuaca buruk menerjang, Akibatnya suhu tubuh bayi turun drastis hingga mengalami gejala hiportemia.
Bagaimana menurut Netizen X?
Indonesia

"Bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu," kata Jokowi.
Baca selengkapnya: regional.kompas.com/read/2026/04/1…
~SN #jokowi #ijazah

Indonesia

Gawat, justru dg buat pernyataan seperti ini makin kenceng nanti yg duga Pak JK dibelakang isu ini.
Pak JK minta pak Jokowi tunjukan ijazah asli persis narasi arek2 yg menuduh ijazah Pak Jokowi palsu?
Kan sudah ada lembaga negara yg akui keabsahannya dan verifikasi.
Duh
Kompas.com@kompascom
Jusuf Kalla meminta Joko Widodo menunjukkan ijazah aslinya, Rabu (8/4/2026), usai mendatangi Bareskrim Polri. ~RS
Indonesia

Kok malah minta nunjukin?
Mestinya kan menyatakan "kalo ada lembaga/institusi resmi sudah menyatakan ya sudah semua harus menghormati."
Menurutku dgn latar belakang beliau harusnya bilang gitu ya. Kalo engga ya kusut nanti semua diminta nunjukin data pribadi..
Kompas.com@kompascom
Jusuf Kalla meminta Joko Widodo menunjukkan ijazah aslinya, Rabu (8/4/2026), usai mendatangi Bareskrim Polri. ~RS
Indonesia

Ada yg percay orang ini ?
♏💤🇯🇵🅰️🇱🅴❎™️✪ⓃⓀⓇⒾ🇮🇩@tham878
Farhat : Tifa 5 hari di Solo tdk diterima Pak Jokowi 😭😭😭
Indonesia



















