Tokito

7.2K posts

Tokito banner
Tokito

Tokito

@Steupy7

minim rasa Nir Empathy

Katılım Nisan 2020
378 Takip Edilen449 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Tokito
Tokito@Steupy7·
“Ustadz bolehkah saya tidak memaafkan seseorang? Saya tidak mampu memaafkannya. Demi Allah saya sudah mencoba tapi saya tidak mampu ustadz” “Boleh, maka tuntutlah dia diakhirat”
Indonesia
1
0
4
1K
Ky!
Ky!@coldbrewmatcha_·
kukira pengguna centang biru ternyata pengguna bulu perindu
Indonesia
6
1
6
188
Tokito
Tokito@Steupy7·
ini gw uda kepikiran aja ke bajo lagi Motoran waerebo Nuca molas 😂
Tokito tweet mediaTokito tweet mediaTokito tweet mediaTokito tweet media
Indonesia
0
0
3
49
Tokito
Tokito@Steupy7·
@uliisshh Tidak bisa berkata kataaaaaaaaaaaa
Indonesia
1
0
0
73
Tokito
Tokito@Steupy7·
akun satu dipegang dua orang Ribet jugaa
Indonesia
0
0
0
68
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 azekkkkk the Catch Up Club diundang ke kantornya YT Indo kah??? tuhhh guyss makanya jangan banyak "Ahhh tapiii" kalo kalian mau SAKSES!!!! moga makin sering rilis ya podcastnya
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
327
1.3K
26.1K
743.8K
doviii
doviii@vitaestdonum·
knp yg ngajak mitap kl udh mau pulang mantep mantep anj wkwk. semalem mantep si 🤣🤣🤣 flight jam 9.30, jam 3 pagi baru balik hotel, jam 5 check out hotel otw airport
Indonesia
2
0
8
447
FR
FR@w1nderlu5t·
post campak selfie wkwkwk
FR tweet media
Indonesia
52
88
3.4K
57.6K
Ky!
Ky!@coldbrewmatcha_·
katanya mau liburan keluar kota, kok malah liburan ke rumah sakit ☹️ lekas sembuh, pak🥺
Ky! tweet media
Indonesia
11
1
12
471
Tokito
Tokito@Steupy7·
Napak tilas ….
Tokito tweet mediaTokito tweet media
Indonesia
0
0
3
98
Bukan Papa Gula
Bukan Papa Gula@BukanPapaGula·
Meetup ama mutual tidak selamanya indah, banyak yang setelah meetup malah jadi musuh atau haters. Teringat dulu sekitar 4 atau 5 tahun lalu pernah meetup dengan satu pasangan. Meetup pertama di tangerang, meetup kedua di jakarta. Dua kali meetup aku ngetreat mereka dengan baik, mereka bebas pilih makan apa aja & all bills on me. Terus selang beberapa lama setelah meetup kedua, mereka DM mau pinjam duit 12 juta dengan alasan buat bayar cicilan & biaya hidup karena salah satu dari mereka terkena efisensi karyawan akibat pandemi covid. Mereka janji mau bayar secara bertahap selama 12 bulan. Aku tolak langsung pinjaman mereka. Terus mereka ngomel² marah² gak jelas karena gak dipinjemin duit. Mereka koar² sana sini ampe bikin postingan "disaat punya masalah keuangan kayak gini, semuanya pada menghindar, gak ada satu teman pun yang mau membantu bahkan setan pun gak mau mendekat". Mereka menyebutku teman yang kejam karena tidak mau membantu mereka disaat mereka terpuruk. Aku menyebut mereka orang nekad yang berani minjem duit puluhan juta sama orang yang baru ditemui dua kali. Kalo TOP-nya sih uda berhenti koar², tapi si BOTI-nya ini masih suka nyindir postingan gw sampai sekarang. Lagian cicil barang banyak bener...cicil mobil, cicil motor, cicil hape 2 buah, 4 polis asuransi. Giliran dia yang punya masalah, awak pulak yang mau dilibatkan...gilak kan? Mungkin mereka berpikiran kalo uda berteman, uang sudah milik bersama. Nyatanya, uang tidak mengenal teman atau sodara. Kalo menurut kalian, aku salah gak menolak pinjaman mereka?🙄
Indonesia
66
1
130
10.6K
Tokito
Tokito@Steupy7·
me and ‘oke, aman aja’ against the world.
Tokito tweet mediaTokito tweet media
English
0
0
3
95
dorryyy
dorryyy@akusemampai·
@elhida_ Sama akuuu🙏🙏🙏🙏🙏
Indonesia
1
0
0
32.8K
Tokito
Tokito@Steupy7·
semalam tuh britney VS gaga … huaaaahhhhh petcaahhhhhh 🙌😭
Indonesia
0
0
0
57
Tokito retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, gue baru dengerin obrolan Vincent Verhaag dan Jedar di podcast dan ada beberapa hal yang bikin gue diem sebentar. Bukan karena dramatis. Tapi karena beda dari yang biasanya gue denger dari pasangan selebritis. Jedar bikin "pasal" buat rumah tangganya. Dan Vincent accept dan nurutin semua itu Isinya antara lain kalau aku marah kamu sabar. Kalau aku diam kamu harus peka. Kalau aku salah, kamu minta maaf lebih dulu. Di luar konteks kedengarannya satu pihak banget. Dan Vincent sendiri ngakui "agak NPD ya istrinya." Tapi yang menarik dia tetap accept. Bukan karena takut. Tapi karena dia baca pasalnya, setuju, dan nganggap itu bagian dari komitmen yang dia pilih. Dan pasal yang paling gue suka? Pasal 5 "Kamu boleh sukses setinggi langit. Tapi pulangnya tetap ke aku. Karena aku itu rumah, bukan alamat." Tapi yang paling bikin gue mikir bukan pasalnya. Tapi empat hal yang Jedar tetapkan sebagai garis merah sejak sebelum nikah dan ini nggak ada kompromi, nggak ada diskusi kalau udah kejadian. Narkoba cerai. Selingkuh cerai, harta jatuh ke istri. Judi cerai. KDRT cerai, harta dan hak asuh ke istri. Dan Vincent setuju bukan cuma di mulut. Tapi masuk ke perjanjian pranikah. Tertulis. Legal. Bahkan untuk El Barak anak Jedar dari pernikahan sebelumnya yang secara hukum bukan tanggung jawabnya Vincent masukin ke perjanjian bahwa dia akan tanggung jawab sama seperti anak kandungnya sendiri. Dan dalam keseharian ini bukan cuma omong kosong. Empat tahun menikah. Vincent bilang dia nggak pernah keluar malem tanpa istri. Nggak minum alkohol. Bukan karena dilarang tapi karena dia sendiri yang ngerasa "what am I doing here" setiap kali nyoba. "My target of having fun is at home." Dan waktu mereka sempat di titik paling berat baru nikah, COVID, uang hilang hampir Rp10 miliar kena penipuan, bayi baru lahir, susu nggak keluar karena istri stres mereka nggak sampai ke titik "mendingan pisah." Mereka cuma jadi jauh sebentar. Lalu balik lagi. Yang gue pelajarin dari cerita ini: Bukan soal pasalnya yang menguntungkan satu pihak. Bukan soal siapa yang lebih dominan dalam rumah tangga. Tapi soal satu hal yang jarang banget ada di pasangan manapun Aturan main yang jelas, disepakati dari awal, dan dipegang berdua. Banyak rumah tangga yang hancur bukan karena ketiadaan cinta tapi karena ketiadaan kesepakatan soal hal-hal yang nggak bisa dikompromikan. Jedar dan Vincent dengan semua keabsurdan pasal-pasalnya setidaknya tahu persis garis merahnya di mana. Dan Vincent tahu persis konsekuensinya kalau dia langkahi. Menua itu wajib. Bosen itu haram. Gampang diucapkan. Susah dijalankan. Tapi kalau lo udah nentuin dari awal bahwa bosan bukan pilihan bukan karena romantis, tapi karena sadar bahwa lo yang tua bareng orang itu, bukan anak-anak mungkin persepsinya beda.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
68
2.2K
11.6K
809.9K
Tokito
Tokito@Steupy7·
@maskep69 coba cobaa buat anak koo coba coba
Indonesia
0
0
0
1.9K
Mas Kep
Mas Kep@maskep69·
Ini lewat teros di fyp IG, jadi pengen cobain 😌
Indonesia
12
33
985
50.1K
kyo
kyo@sardenbansos12·
Kuncit.
kyo tweet media
Nederlands
1
0
2
181
kyo
kyo@sardenbansos12·
Ini knp jd gampang ngac*ng yaa
Indonesia
1
0
1
154