Susanto Mulyono

17.3K posts

Susanto Mulyono banner
Susanto Mulyono

Susanto Mulyono

@SusantoMulyono2

Listrik Tenaga Surya | Seamless Hybrid Power Supply | PLTS Off Grid Lithium | Yotoagrodita | Vendor and Consultant | WA: 081222116891

Indramayu, Indonesia Katılım Nisan 2020
10.8K Takip Edilen12.6K Takipçiler
Susanto Mulyono
Susanto Mulyono@SusantoMulyono2·
Ketika hampir semua aktivitas memerlukan listrik, listrik padam berarti “lumpuh”, kepanikan masyarakat dan krisis energi. Pada saat itu, orang2 tidak memikirkan lebih murah mana antara listrik A dan B. Listrik tetap hidup saat lingkungan sekitar padam adalah privilege tak ternilai. Tel Aviv Blackout Usai Iran "Hantam" Pembangkit Listrik Israel Sumber: youtu.be/Gmq7OtrCTrw?si…
YouTube video
YouTube
Indonesia
1
1
9
1K
Susanto Mulyono
Susanto Mulyono@SusantoMulyono2·
Panel surya bisa menjadi sangat penting di masa perang karena listrik sering menjadi salah satu hal pertama yang terganggu saat konflik. Berikut beberapa alasannya: 1. Sumber listrik yang mandiri 🔋☀️ Saat perang, pembangkit listrik besar dan jaringan listrik sering rusak atau diserang. Panel surya memungkinkan rumah, rumah sakit, atau pos militer tetap memiliki listrik tanpa bergantung pada jaringan utama. 2. Tidak membutuhkan bahan bakar Generator biasa membutuhkan solar atau bensin, yang sulit didapat saat perang karena distribusi terganggu. Panel surya hanya membutuhkan sinar matahari, jadi lebih stabil untuk jangka panjang. 3. Mendukung fasilitas penting 🏥 -Panel surya bisa menjaga listrik untuk: -Rumah sakit darurat -Alat komunikasi -Sistem air bersih -Pendingin obat dan vaksin 4. Lebih sulit dilumpuhkan Pembangkit listrik besar mudah menjadi target. Namun panel surya yang tersebar di banyak tempat lebih sulit dimatikan sekaligus. 5. Mendukung operasi militer Militer juga menggunakan panel surya untuk: -Mengisi baterai radio dan drone -Menyalakan peralatan komunikasi -Mengurangi kebutuhan logistik bahan bakar Contoh nyata: Dalam beberapa konflik modern (misalnya di Ukraina dan Timur Tengah), banyak rumah sakit dan fasilitas darurat memakai PLTS + baterai agar tetap berfungsi saat listrik utama mati. ✅ Kesimpulan: Panel surya di masa perang sangat penting karena memberi listrik yang mandiri, tahan gangguan, dan tidak bergantung pada bahan bakar. sumber: chatGPT 🤓
Indonesia
1
3
6
679
Susanto Mulyono
Susanto Mulyono@SusantoMulyono2·
apa pentingnya listrik tenaga matahari (panel surya) di masa perang? "lebih sulit dilumpuhkan sekaligus" selengkapnya....
Indonesia
1
5
14
1.1K
Susanto Mulyono
Susanto Mulyono@SusantoMulyono2·
Di game tentang survival atau pasca apocalypse, panel surya jd sumber energi harapan manusia yang utama
Indonesia
0
0
3
357
Farhan Muchtar
Farhan Muchtar@FarhanAtjeh·
Mati lampu sebelah... Hari ini saya menjalani operasi katarak pada mata kanan. Berikut pengalaman saya: Pagi-pagi, jam 8 saya bersama istri dan putra tunggal kami sudah di RS Harapan Bunda, Banda Aceh. Daftar di loket BPJS langsung terhadang kendala pertama, rujukan terlewat waktu, gara-gara operasi ditunda dari seharusnya hari Jumat lalu. Jadinya saya tidak bisa daftar via aplikasi Mobile JKN. Oleh petugas, diubah jadwalnya, tapi jadinya malah saya gak bisa masuk lagi ke aplikasi, lupa password, reset password sampai kemudian bisa masuk dan pilih antrian di aplikasi. Drama pertama selesai, kami diarahkan ke loket lain untuk mendaftar operasi. Loket ramai pendaftar, petugas hanya 2 orang, terbentuk antrian lumayan lama. Disini diminta KTP saya dan istri. Selanjutnya dipersilahkan ke ruang operasi. Di ruang operasi, pertama-tama berganti pakaian, pakai baju operasi. Kemudian petugas menanyakan riwayat obat-obatan, alergi dan cek tensi darah. Dhuaaaarrrr... 150/103. "Bapak takut, ya..., berdebar-debar, ya..." Memang rasa takut tidak bisa dihadang, datang sendiri, padahal sebelumnya saya merasa sudah siap sejak sebulan lalu. Kemudian saya diberi obat tetes mata, lumayan perih. Selanjutnya menuju kamar operasi, Bismillah.... Saya berbaring di meja operasi, lampu menyoroti mata saya. Muka dan badan ditutup semua, kemudian di tutup bagian mata kanan saya dibuka hanya seukuran mata saja. Berikutnya saya diminta memejamkan mata, sepertinya nya disemprot obat bius. Beberapa saat kemudian, memang sudah tidak terasa, ketika dokter mulai bekerja membersihkan mata saya. Berbagai alat semacam pisau kecil mungkin, samar-samar bergantian hinggap di mata. Pandangan saya harus selalu ke lampu, kadang terang, kadang kabur. Tiba saatnya tindakan utama. Alat semacam penyedot mulai bersuara. Seolah-olah menghisap sesuatu di mata. Tiba-tiba..."Waduh..., apa ini..." Dokter kaget dan mematikan alat itu. Hening sejenak, dokter menghela nafas, seolah berfikir. "Kenapa begini..., ya..., lemah dia..., lemah..." Gumam dokter. "Oh..., fibrosis ini..., fibrosis..., gak nampak sebelumnya, tertutup kataraknya..." Saya mulai resah, terasa berkeringat, padahal kamar operasi suhu ACnya menggigil. Dokter masih menggumam, berdiskusi dengan asistennya, saya sudah gak ngerti pembicaraan mereka. Pikiran saya berkecamuk, apakah ini titik terakhir penglihatan saya...? Ah ..., cukup mata kanan saja, yang kiri gak usah aja...? Tidak lama, Dokter kembali bekerja, tapi sepertinya tindakan finishing saja. Alat yang tadi bersuara itu tidak dinyalakan lagi. Beberapa saat kemudian, "Oookeee...!" Seru Dokter, tapi terasa di saya seperti kurang antusias. Mata saya diperban, kemudian boleh keluar dari kamar operasi. Selanjutnya kami diberi resep dan pengantar untuk kontrol sore ini jam 15.00 WIB, sepertinya nanti baru akan dijelaskan apa yang terjadi tadi. Duh..., deg-degan... Saya diminta untuk berbuka puasa, karena ada obat yang harus segera diminum. Alhamdulillah kami sudah di rumah, istirahat sebentar, nanti kembali ke RS. Semoga nanti yang kami terima adalah kabar baik. Jika ada yang punya pengalaman serupa, saya sangat berharap agar berkenan berbagi.🙏🙏🙏🙏
Farhan Muchtar tweet media
Indonesia
53
2
78
6.5K
Susanto Mulyono retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Ternyata ganti merk barang elektronik sengaruh itu sama tagihan listrik 😭 Gue kemarin ganti beberapa barang elektronik dan tagihan bulanan turun dari Rp750rb ke Rp400ribuan. Setahun bisa hemat Rp 3 - 4jt. Ini barang2 elektronik yang gue ganti:
Indonesia
36
316
1.9K
356.2K
Susanto Mulyono
Susanto Mulyono@SusantoMulyono2·
Bismillah PLTS type Off Grid Hybrid 12kVA… Kota Tegal, Jawa Tengah..
Susanto Mulyono tweet media
Indonesia
3
6
29
2K
Aldhitama Ramadhan
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR·
Setelah ini melihat Brio langsung jadi Overpriced. Apalagi Agya Ayla.
Aldhitama Ramadhan tweet media
Indonesia
317
271
8.2K
1.3M
Susanto Mulyono retweetledi
Institute for Essential Services Reform
Sobat Essentials! #PLTS tidak hanya mendukung transisienergi, tetapi juga dapat memperkuat #ketahananenergi nasional, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengankebijakan yang mendukung dan investasi yang tepat, Indonesia dapat memaksimalkan potensi PLTS sebagai solusi jangka panjang untuk mencapai targetnet-zero emissions pada 2050. Selengkapnya 👇🏼 open.spotify.com/episode/4XuCcw…
Indonesia
0
1
2
365