Sabitlenmiş Tweet
Shin
6.7K posts

Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi

23ribu seat dijual sama ordal 😤😤
IMEEE SHIBALLLLLL !! @ime_indonesia
ARMY SE INDONESIA TUH BANYAK BANGEETT DAN ITU GA SEMUA ARMY YANG KEBAGIAN TIKET NJIRRR 🫠🫠
SHIBALLL BANGET 🫠😤




Indonesia
Shin retweetledi

Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi
Shin retweetledi

WAKTU TERBAIK BUAT BELI BARANG
iphone → oktober
emas → juni & juli
mobil → desember
cooler → februari
kulkas → oktober
mesin cuci → maret
ac → januari
tv → desember
motor → november
laptop → september
headphone → november
smartwatch → april
Ganti presiden → 2029 jika bisa lebih cepat
orang pintar bukan cuma cari diskon, tapi tahu kapan harga paling murah.
Bookmark postingan ini sebelum belanja besar.
Indonesia
Shin retweetledi
Shin retweetledi

Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.

Indonesia
Shin retweetledi

TABUNGAN 8 TAHUN JHT RP 55 JUTA
BERAPA GAJINYA?
KITA HITUNG BARENG-BARENG
Akun madebylovehand posting saldo BPJSTK-nya Rp 55.915.036 hasil 8 tahun kerja.
Segmen peserta: PU (Penerima Upah) alias karyawan swasta.
CARA KERJA BPJSTK PROGRAM JHT
Iuran JHT = 5,7% dari gaji
Rinciannya: 2% ditanggung karyawan, 3,7% ditanggung perusahaan
Jadi total 5,7% masuk ke saldo JHT setiap bulan
Ditambah hasil pengembangan (bunga/investasi) rata-rata 6-7% per tahun dari BPJS
HITUNG MUNDUR DARI SALDO Rp 55.915.036
Dengan asumsi masa kerja 8 tahun = 96 bulan dan hasil pengembangan rata-rata 6,5% per tahun,
kita bisa estimasi gaji pokok yang jadi dasar iuran.
Pakai pendekatan Future Value sederhana:
Jika iuran bulanan X selama 96 bulan dengan bunga 6,5%/tahun (0,54%/bulan), menghasilkan sekitar Rp 55,9 juta, maka:
Iuran bulanan diperkirakan sekitar Rp 430.000 - Rp 460.000 per bulan
Karena iuran JHT = 5,7% dari gaji:
Rp 445.000 / 5,7% = Rp 7.807.000
Estimasi gaji: sekitar Rp 7.500.000 - Rp 8.000.000 per bulan
Dengan gaji Rp 7,5 - 8 juta,
segmen PU, dan 8 tahun pengalaman kerja, profil yang paling mungkin adalah:
1.Staf administrasi atau back office di perusahaan menengah
2.Operator atau teknisi pabrik level senior
3.Staff accounting atau finance level junior-menengah
4.Sales atau marketing di perusahaan retail/FMCG
5.Guru atau staf di sekolah swasta menengah
Kota kemungkinan dari luar Jabodetabek.
Di Jakarta, gaji Rp 7,5 juta untuk 8 tahun pengalaman sudah tergolong di bawah UMR 2025.
Kemungkinan besar bekerja di kota-kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, atau kota kabupaten yang UMR-nya Rp 3-4 jutaan dan si pekerja sudah di level sedikit di atas UMR.
8 tahun kerja menghasilkan tabungan wajib Rp 55,9 juta.
Artinya rata-rata hanya Rp 582.000 per bulan yang "tersimpan paksa" lewat JHT.
Sisanya habis untuk kebutuhan hidup bulanan.
Kalau dicairkan sekarang dan dipakai untuk DP rumah, uang Rp 55 juta hanya cukup untuk DP rumah subsidi di daerah pinggiran.
Harga rumah subsidi 2025 sudah Rp 200 juta ke atas.
DP 10% saja Rp 20 juta, tapi biaya-biaya lainnya (BPHTB, notaris, KPR) bisa Rp 15-25 juta lagi.
Jadi 8 tahun kerja keras, pas-pasan untuk beli satu rumah paling murah di Indonesia.
Ini bukan soal malas atau tidak menabung.
Ini soal sistem.
Ketika gaji stagnan, inflasi jalan terus, harga properti naik 10-15% per tahun, dan biaya hidup makin berat, maka kelas pekerja memang struktural tidak bisa menang hanya dengan rajin kerja dan menabung biasa.
Yang bisa dilakukan secara realistis adalah:
diversifikasi penghasilan sekecil apapun,
manfaatkan BPJS bukan hanya JHT tapi juga JP (Jaminan Pensiun),
dan jangan andalkan satu sumber pendapatan saja.
Yang seharusnya dilakukan negara adalah:
pastikan upah minimum tumbuh sesuai inflasi riil, jaga daya beli, dan jangan biarkan rakyat kelas menengah bawah terus digerus biaya hidup yang tidak sebanding dengan kenaikan penghasilan mereka.
Saldo Rp 55 juta itu bukan kecil. Itu hasil keringat 8 tahun.
Tapi di tengah kondisi ekonomi hari ini, angka itu terasa sangat kecil.
Dan itu bukan salah si pekerja.

Indonesia
Shin retweetledi

Buat kalian yang mungkin kelewatan infonya, petualangan Frieren resmi bakal berlanjut ke Season 3 pada Oktober 2027 mendatang!
Musim ketiga ini bakal mengadaptasi salah satu arc terbaik, yaitu Arc El Dorado (Golden Land)! Dengan dipertemukan sama sosok salah satu Tujuh Sage Kehancuran, Macht.

Indonesia






















