The Man Notes
15 posts

The Man Notes
@TheManNotes
Notes about modern life Style | Money | Food | Faith Just a man figuring things out
Jakarta Capital Region Katılım Nisan 2026
41 Takip Edilen16 Takipçiler

THREAD 🎖
Tak perlu dibaca jika akunmu sudah di atas 10 ribu follower.
Ini hanya saya khususkan buat kamu yang masih berjuang keras menghidupkan akun yang ber-follower di bawah 10 ribu.
Sebentar, saya harus putar dulu lagu-lagunya @iwanfals buat ilham.
GIF
Indonesia

@panditfootball Mudah-mudahan bisa konsisten & yang paling penting untuk para fans jangan terlalu berlebihan memuja dan menghujat 🙏
Indonesia

@laborutu Kalo buat gue cukup ketoprak tapi:
1. ketupatnya setengah porsi aja dan bukan yang dibungkus plastik
2. Pake telor ceplok 3 biji
3. Cabe rawitnya dua
Dah gitu aja bang
Indonesia

Gue pribadi sekarang lebih suka yang simple & clean
lagi sering pakai basic dari The Wood (Delamibrands)
karena gampang dipaduin & tetap keliatan rapi
Pelan-pelan upgrade diri 👌
#CatatanPria
s.shopee.co.id/8V4l22xUuw
Indonesia
The Man Notes retweetledi

Siapa di sini yang pecinta durian? 🙋♀️
Tahukah kamu, ada sebuah daerah di Indonesia yang berhasil menginovasi batik dengan motif durian. Sesuai dengan inspirasinya, namanya Batik Durian Lubuklinggau.
Kita travelling dulu ke kota Lubuklinggau di Sumatera Selatan. Kota ini awalnya tidak memiliki sejarah batik, namun sekalinya berinovasi langsung mendunia!
Pada tahun 2013, Ibu Yetti Oktarina Prana beserta tim Dekranasda setempat menciptakan sesuatu yang berbeda. Dengan melihat potensi lahan durian seluas 40 ribu hektar, mereka memutuskan untuk menjadikan durian sebagai identitas kota melalui batik.


Indonesia

@sakamototaro16 Kalau buat usaha F&B, kira-kira pake kompor listrik Ok kah?
Indonesia

@neverwalkaba Nasi goreng, kecuali ada semur jengkol & sambal kacang bakal milih nasi uduk
Indonesia

@eiie284 Menarik nih, ada nama Wilson Cuaca juga dari East Ventures di jajaran komisarisnya WBSA
Indonesia

UPDATE IPO WBSA: Antrean Tembus 600rb+ Pemesan! 🔥
Masa penawaran umum PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) lagi panas-panasnya. Pantauan di sistem e-IPO, antrean sudah menyentuh angka 600rb.
Dengan antusiasme sebesar ini, apakah WBSA bakal Oversubscribed parah di hari terakhir nanti? Sektor logistik lagi jadi primadona, jangan sampai kelewatan momentum! 🚀
#WBSA #IPOWBSA #SahamIPO #PasarModal #Investasi

Indonesia
The Man Notes retweetledi
The Man Notes retweetledi

WOYLAH ADMIN INI SENGAJA BANGET LHO YA NGEPOST GOL DORGU KE GAWANG ARSENAL BUAT APA KOCAK 😹😹😹
Manchester United@ManUtd
What's your favourite goal of the season so far? 💭 And why is it this @PatrickDorgu13 rocket? 🚀
Indonesia

@bahaspemainbola @TimnasXtra bener blusukan terus nih coach kita, vibesnya malah kaya bule yang lagi slow living di Indonesia 🤣
Indonesia

@TimnasXtra John Herdman mau nyaleg ya? Kok dari kemaren blusukan 😅
Indonesia

John Herdman pictured with Emil Audero’s Indonesian father Edi Mulyadi in Lombok.
📸 IG/budi_utami_dewi


Timnas Xtra@TimnasXtra
John Herdman spotted enjoying his holiday, playing football with locals in Lombok after Bulgaria match ❤️ 📽️ TT/putrayewwww
Indonesia

@LambeSahamjja Mental kita belum sekuat LKH, minus 40% aja langsung cut loss
Indonesia

Guys, lu pada tau gak…
Investor sekelas Lo Kheng Hong aja pernah nyangkut PARAH di saham?
Dan bukan saham kecil…
tapi Bumi Resources ($BUMI) saham yang dulu dijuluki “saham sejuta umat”.
Sekitar tahun 2012:
Lo Kheng Hong beli BUMI di harga Rp1.000/lembar
Padahal sebelumnya saham ini pernah di Rp8.000
Logikanya sederhana (dan masuk akal):
BUMI = salah satu eksportir batu bara terbesar dunia
Revenue sekitar $4 miliar
Cadangan batu bara sangat besar (miliaran ton)
Secara teori → aset jauh lebih besar dari utang
Ternyata… market gak peduli teori
Sahamnya malah TERUS TURUN sampai anjlok brutal.
Kenapa?
Harga batu bara hancur
Dari ~$80/ton → turun ke ~$41/ton (2016)
Revenue langsung terpukul
Utang besar
Utang ~$5 miliar
bikin cash flow tertekan parah
Konflik antara grup Bakrie vs investor asing (Rothschild)
bikin kepercayaan investor hancur
Harga saham BUMI jatuh sampai:
Rp50 per lembar
Bayangin:
Dari beli Rp1.000
Turun ke Rp50
Floating loss = -90%
Ini bukan nyangkut biasa… ini hampir hancur total
Di saat orang lain panik…
Lo Kheng Hong malah:
beli lagi 1 miliar lembar
average di sekitar Rp300
total sekitar Rp90 miliar
Ini strategi klasik:
averaging down
Menurut dia:
Harga Rp50 itu “SALAH HARGA”
Logikanya:
Market cap cuma ~Rp1,8 triliun
Nilai cadangan (secara teori) jauh lebih besar
Artinya:
market over-panic → undervalued ekstrem
Saham “tidur” di Rp50
Volume sepi
Investor kabur
Ini fase paling berat:
bukan rugi… tapi stuck tanpa harapan
2016 mulai berubah:
Harga batu bara naik
Restrukturisasi utang (PKPU)
Utang dikonversi jadi saham
Sentimen berubah
Saham BUMI naik ke sekitar:
Rp500 per lembar
Lo Kheng Hong jual ±90% di area itu
Hasilnya:
Average buy: ~Rp300
Sell: ~Rp500
Return: ~66%
Profit: sekitar Rp40 miliar
Value investing bisa nyangkut lama
bahkan bertahun-tahun
Fundamental bagus ≠ harga naik
market bisa irasional lebih lama dari lu tahan
Averaging down itu risky banget
kalau salah → bisa makin tenggelam
Kenapa dia bisa survive?
Duit bukan 100% dari total kekayaan
Mental kuat
Paham bisnisnya (bukan sekadar ikut-ikutan)
Dia sendiri bilang:
kalau pun BUMI nol, dia tetap kaya
Kalau lu di posisi dia…
sanggup tahan -90% tanpa panik?

Indonesia












