Si Paling Masker 

12.6K posts

Si Paling Masker  banner
Si Paling Masker 

Si Paling Masker 

@TipeDarah

Ayo Pakai Masker

Indonesia Katılım Eylül 2011
67 Takip Edilen983.3K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
Whenever you feel sad just remember that there are billions of cells in your body and all they care about is you.
English
32
1.6K
581
0
misU
misU@maemunaaaaaa·
@TipeDarah Couldn't agree more kakk! Ada konten yg bikin punya wag buat praktek eng, mulai filter sampe sedia link buat yg mau ikut, plan 9orang /meeting 3 biar efisien. trnyta ga aktif room chat, gmeet satu yg dtg coba tetep aktif wag tapi cuma 2/3 orang bhkan jarang respon, ahirnya dahlah
Indonesia
1
0
1
8
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
aku dulu pernah iseng ngajar les privat door to door (disclmr: nominal hanyalah ilustrasi) di keluarga A— minta rate Rp40.000 per sesi, itu pun setelah ibunya nawar a-lot. selama sesi belajar, anaknya belajar ogah-ogahan, moody, kadang nunggu dulu dia 'siap' belajar dan waktu itu pernah paling parah bisa 60% sendiri dari durasi sesi yang aku sediakan. aku dapet suguhan minum air putih aja udah alhamdulilah, seringnya lupa tapi. mereka pernah beberapa kali cancel jadwal belajar yang sudah ditentukan sebelumnya, parahnya pernah cancel di tempat (aku udah datang di rumahnya tapi anaknya masih ada acara di sekolah dan nggak ada konfirmasi sebelumnya kalau hari itu cancel 😣), tanpa ganti uang kompensasi/transport dan ibunya cuma wa 'iya nih, dia masih ada acara sekolah kak, off dulu ya, tq', padahal aku udah sebelumnya ngosongin jadwal dan juga udah ngusahain jauh-jauh datang sampai depan rumah di keluarga B— ibunya setuju sejak awal di rate Rp70.000 per sesi sesuai dengan yang aku ajukan dan itu rate standar/pasaran ngajar ke rumah waktu itu anaknya disiplin belajar, secara kemampuan sebenarnya anak ini sedikit di bawah anak rumah A tadi, tapi anak ini lebih tekun, mau mencoba, aktif nanya, attitude baik dan dia udah siap belajar di waktu yang ditentukan. ortunya pun selalu nanyain mau minum apa plus selalu dikasih snack buat aku selama ngajar. nggak pernah cancel jadwal, apalagi cancel mendadak, sekalipun terpaksa cancel ibunya nawarin untuk ganti uang transport/ganti full sesi sejak itu aku berprinsip, di bidang jasa - nominal rate itu bukan sekadar imbalan kita atas waktu, tenaga, pikiran dan biaya lain, tapi juga pemfilter mana konsumen yang beneran serius mau memanusiakan pakai jasa kita atau memang mereka cuma mental gratisan, mental mendang-mending, yang ketika diberi kerendahan hati di nominal lebih murah bukan menghargai kesempatan itu tapi malah beneran merendahkan pemberi jasa itu sendiri.
Razan Tata | Content Writer@razantataa

Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨

Indonesia
51
1.1K
8.4K
373.6K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
tiba-tiba penasaran, menurut teman-teman di sini, rekomendasi threads di bawah ini tu tulisan organik atau ai-generated text? cara taunya pertama kali diliat dari apanya?
Si Paling Masker  tweet media
Indonesia
1
1
1
141
Si Paling Masker  retweetledi
Hafizha 𐚁
Hafizha 𐚁@hafizha_anisa·
Ga paham sama Ahli Gizi beneran yang masih membela MBG. Pas kuliah belajar apa sih? 😭 *Konten lewat di tiktok
Hafizha 𐚁 tweet media
Indonesia
23
64
240
7.4K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
ini se-tanpa-embel-embel apakah batasannya? sampai batas identitas/label sebagai manusianya atau sampai lebih jauh lagi? kalau batas paling dasar sih kemungkinan aku cuma kumpulan atom-atom organik dan anorganik yang nempel bareng-bareng kemana-mana —yang kebetulan punya struktur dan susunan khusus dengan fungsional tertentu yang secara biologis masih berfungsi (ruh?)— di dalamnya. melakukan aktivitas hanya karena respon/reaksi atas sesuatu, kalaupun punya kemampuan berencana, sebenarnya itu bisa jadi respon atas kejadian-kejadian masa lalu atau respon eksternal dari pihak lain
Indonesia
0
0
10
1.8K
Eza Hazami - ハザミ。エザ
Tanpa label pekerjaan, tanpa embel2 identitas yg kamu sering pamerkan di social media, tanpa punya topeng apa2 Siapakah diri kamu sebenarnya? Pernah kepikiran gak kalo self-reflect begini, kamu sendiri mau jawab apa?
Indonesia
412
231
1.9K
210.6K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
dulu pemerintahan Belanda menetapkan aturan pembangunan jalan di Batavia (Jakarta). ​mereka nginstruksiin setiap gedung di pinggir jalan raya harus ngasih jalur buat pejalan kaki, aturannya: ​lebar jalur tersebut harus 5 kaki (5 ft) kurang lebih 1,5 meter lah ya, atau disebut Five-Foot Way. ini sebabnya kenapa para penjual yang berdagang di trotoar disebut 'pedagang Kaki-Lima'
Merriam-Webster@MerriamWebster

When movies were shot on physical film, the film was measured in feet. This is why any recorded thing is now called ‘footage.'

Indonesia
0
1
9
1.2K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
kasus dugaan penggelapan dana THR anak kembali mencuat ke permukaan, dalam laporan terbaru sejumlah orangtua diduga terlibat aktif dalam pengalihan dana amplop anak tim ahli finansial menyebut praktik ini sebagai relokasi aset berbasis kepercayaan sepihak, dengan tingkat keberhasilan hampir 100% cr: reporter luarangkasa
Si Juki@JukiHoki

Tadi liat ibu ibu muda belanja pakai uang dua puluh ribuan baru. Kok ada yang ganjel ya. Anaknya tau gak ya.

Indonesia
0
1
7
1.4K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
@artistsbase aku belum nemu sih, tapi lebih better kamu punya penghasilan utama yg tetap sih, krn terlalu risky kalo cuma dari commis buat survive nutup bulanan, ga tentu bisa dapet berapa²nya
Indonesia
0
0
0
880
Artist’s Base
Artist’s Base@artistsbase·
Artist! Maaf nanya, Kalian yg buka commission art itu penghasilannya sebulan bisa berapa yh??? Dan apa ada yg kerjanya cuman dari commis doang? Apa bisa survive?
Indonesia
22
1
104
11K
callmecha
callmecha@mochachimocha·
@TipeDarah Aku di kabupaten tp rate aku di 35-50/sesi (di sini termasuk menengah krna masih ada ygngasih 15/sesi 😭, prinsipku buat yg mau2 aja sih) Tapi skrg aku udah jarang ambil privat krna anak yg privat ke rumah itu semangat belajarnya ogah2an, beda banget sama anak yg les kerumah
Indonesia
1
0
1
143
Si Paling Masker  retweetledi
Piotr Jakubowski
Piotr Jakubowski@piotrj·
Yes bener, jaringannya lebih kecil. Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat. Kami harus mengecilkan jaringan kami. Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri. Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya. Ada 3 cara kalian bisa bantu: 1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya) 2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian. 3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara. Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu. Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami. Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa. Itu sudah sangat berarti. 🙏
Eros 🍰@_erosuke

Kok banyak yg ilang? Itu Cilandak sampe tembus 300, trus siangnya ga ilang titiknya cc: @piotrj

Indonesia
90
5.9K
12.9K
762.3K
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
@palupi_safitri k.. kakk... ? di - bayarin - kuliahh? 🥺😳 semoga aku bisa ketemu yang seperti itu ya nanti kalo suatu saat ada kesempatan ngajar lagi 🤲🏼🤲🏼
Indonesia
0
0
0
14
Safitri Palupi
Safitri Palupi@palupi_safitri·
Banyak terjadi, dan memang nyata banget 2010 aku pernah juga, mungkin kasusnya sedikit berbeda, ini hanya cerita singkat ya min 🙏 Waktu itu dua keluarga datang ke rumah minta tolong private anak mereka. Keluarga A ada 2 anak yang minta di privat, sedangkan keluarga B ada 4 anak. Aku ga kasih tarif waktu itu, keluarga A paling kasih teh pas sesi privat dari 2 anak yang seharusnya aku bimbing jadi 6 karena keponakan mereka ternyata juga di ajakin 😮‍💨, dalam seminggu aku privat di keluarga A 2 kali. Dan sebulan aku di kasih uang 200k Keluarga B masih 4 anak ga nambah, Alhamdulillah semua rajin, aku di kasih pilihan minum, masih di sediain makan juga, memang durasi lebih lama dalam seminggu bisa 3-4 kali bimbingan. Dan Alhamdulillah mereka ngasih lebih dari keluarga A. Selain itu aku juga di bayarin kuliah ampe 4 semester ma mereka, dan bayaran bulanan ga berkurang. Menurut ku emang sikap dan perilaku setiap keluarga tergantung pola kehidupan mereka, yang mau menghargai sesama manusia keliatan banget
Indonesia
1
0
1
83
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
pliss jangan sampe ketemu yang kayak begitu lagiii 😭 ada yang lebih jahat lagi menurutku, ngajar kayak gini kan kadang sistemnya referal gitu ya ka, info dari mulut ke mulut, beredar sesama ortu kan, nah misal si P (ortu) maksa ngotot nego di harga rendah, P cerita ke Q, Q nanya harga, tapi nanyanya ke P dan bukan ke aku, udah gitu si P ngasih taunya harga versi nego bukan harga awaaal 😭😭😭
Indonesia
1
0
0
196
Si Paling Masker 
Si Paling Masker @TipeDarah·
@jyanidif itu dikasi transport terpisah aja udah enak bangett 😭 kalo itu emang pengajarnya aja yang rada2 sih kayaknya ya, aku waktu itu juga pernah diceritain sama salah satu ortu, kalo dia kurang sreg sama pengajar sebelumnya, suka nge-markup tagihan les, trus selalu ga ontime dll
Indonesia
0
0
0
58
young forever
young forever@jyanidif·
@TipeDarah Kak, makasi ya untuk insightnya. Soalny dulu ponakanku manggil guru les ke rumah. Ya termasuk cukup pantas untuk suguhannya, dan dikasi uang transport 50% (ga ada di kesepakatan). Eh dighibahin. Makanya aku kadang mau manggil guru les lagi malas 😭
Indonesia
1
0
0
75