Tito NGalam

2.5K posts

Tito NGalam banner
Tito NGalam

Tito NGalam

@TitoTweets

learning... doing... earning...

Malang Indonesia Katılım Eylül 2009
280 Takip Edilen436 Takipçiler
Tito NGalam retweetledi
BMKG
BMKG@infoBMKG·
#Gempa Mag:6.5, 30-Sep-25 23:49:43 WIB, Lok:7.25 LS,114.22 BT (50 km Tenggara SUMENEP-JATIM), Kedlmn:11 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG
GIF
Indonesia
1.1K
1.9K
5.8K
1.5M
Tito NGalam retweetledi
Manish Kumar
Manish Kumar@manishkhosiya·
Gmail has 1.8 Billion users. But 97% can't use it effectively. Here're 10 Gmail hacks that you must know:
Manish Kumar tweet media
English
113
4.7K
30.8K
5.1M
Tito NGalam retweetledi
James Melville 🚜
James Melville 🚜@JamesMelville·
This is off the scale brilliant. ♥️🎶
English
1.6K
16.7K
78.8K
4.3M
Tito NGalam retweetledi
Ndoro Kakung
Ndoro Kakung@ndorokakung·
Sarapan bergizi pagi ini, mendengarkan wakil 20 negara membahas transformasi digital dan transformasi pendidikan di acara Gateways Study Visit Indonesia, kolaborasi @Kemdikbud_RI @UNESCO dan @UNICEF. Apa saja yang dibahas di acara #GSVI2024 #MerdekaBelajar ini? — sebuah utas
Ndoro Kakung tweet mediaNdoro Kakung tweet mediaNdoro Kakung tweet mediaNdoro Kakung tweet media
Indonesia
1
4
5
2.1K
Tito NGalam retweetledi
BladudX
BladudX@BladudX·
How A Formula 1 Car Works! 📹: pansolife
English
0
21
34
2.5K
DARYONO PERWIRA SAKTI
DARYONO PERWIRA SAKTI@daryono_eq_talk·
BMKG melakukan pemotretan udara dengan Lidar untuk melihat sebaran tingkat kerusakan dan kondisi morfotektonik ataupun deformasi permukaan termasuk pola kelurusan struktur geologi (lineament).
DARYONO PERWIRA SAKTI tweet mediaDARYONO PERWIRA SAKTI tweet media
Indonesia
2
22
109
7K
Tito NGalam retweetledi
Marlistya Citraningrum
Marlistya Citraningrum@mcitraningrum·
Privilege itu sering nggak kerasa, kita baru sadar pas kehilangan atau dikasih tau :) Akses energi (listrik) itu privilege, lho. Dengan energi kita bisa beraktivitas; pendidikan, kesehatan, informasi bisa tersedia. Makan bergizi pun. Aku dikasih tau privilege pas kelas 5 SD 🥹
Marlistya Citraningrum tweet mediaMarlistya Citraningrum tweet media
Indonesia
8
533
1.8K
86.6K
Tito NGalam retweetledi
Poltak Hotradero
Poltak Hotradero@hotradero·
Jadi ingat dulu jaman Pilpres ada kunyuk yang bilang: "pertumbuhan ekonomi dibilang 5% - lha inflasi saja 5% - jadi kalau begitu ekonomi nggak tumbuh dong? 5% dikurang 5% kan jadinya nol." Ya gitu deh bego tapi percaya diri.
Indonesia
10
74
294
43.6K
Tito NGalam
Tito NGalam@TitoTweets·
@hotradero @glrhn wah, sama dunk… 2× speed utk podcast. bahkan sdh mampu 4× speed utk sekedar news. syaratnya gada gangguan external kalo baca, ampun deh. mata tua gak bisa diajak kompromi
Indonesia
0
0
0
18
Poltak Hotradero
Poltak Hotradero@hotradero·
Kecepatan rata-rata orang tidak terlatih sekitar 200 kata per menit. Pemahaman saya kalau dipaksa membaca di kecepatan itu malah turun, karena pikiran malah jadi ke mana-mana. Di menu Word Runner apps Kindle, kecepatan nyaman saya terukur di sekitar 600-900 kata per menit. Saya terbiasa mendengar podcast kecepatan 2x normal. BTW, sepertinya anda tidak membedakan antara speed reading dan skimming. Banyak yang dipromosikan sebagai speed reading sebenarnya adalah skimming - kalau dijanjikan lebih dari 2000 kata per menit. Kecepatan 2000 kata per menit sebenarnya sesuatu yang bisa saja dicapai - tapi sangat sulit dipertahankan. Untuk membaca novel saya pernah bisa mencapai kecepatan segitu, tapi untuk membaca non-fiksi jelas nggak mungkin.
Indonesia
2
0
0
363
Poltak Hotradero
Poltak Hotradero@hotradero·
Benarkah speed reading sia-sia, seperti disebutkan twit di bawah? Jawaban umumnya akan: "tergantung kecepatan baca seperti apa yang diharapkan dan cara kita membaca" Tapi untuk kasus saya: speed reading dapat diterapkan dan berguna. Sebuah utas 🧵 x.com/glrhn/status/1…
Galileo@glrhn

“Speed reading.” Kalian pasti pernah kan dengar soal ini dan ditawari untuk ikut kursusnya? Well, kalau kalian tidak tertarik, maka pilihan kalian sudah tepat. Bagi yang sudah ikut, kalian harus mengikhlaskan uang kalian terbuang sia-sia.

Indonesia
2
13
41
21.2K
Tito NGalam
Tito NGalam@TitoTweets·
@yennywahid ajuurrrr kon… 😂 Mba Yenny ni ga kasian deh. tuh ngarang bebasnya pake mikir semalaman sampe gak tidur, lho lhakok direspon singkat, telak & sadis 🤣 bisa² gantung diri terjun ke kobokan
Indonesia
0
0
1
220
Yenny Zannuba Wahid
Yenny Zannuba Wahid@yennywahid·
Saya pusing Mas Jansen, baca tanggapannya. Muter muter kayak tong setan di pasar malam
Jansen Sitindaon@jansen_jsp

Hehe. Ampunn mbakk 😀 1) Kalau soal dukung mendukung siapa — karena perbedatan ini terkait politik dan pemilu besok — ya kembali pada sikap, keyakinan dan pilihan jenengan mbak. Sama dgn sikap saya, sepanjang koalisi ini namanya masih menyandang “perubahan” sesuai nama di piagam yg telah ditandatangani 3 partai — dan ini juga sama dan sejalan dgn hasil Rapimnas partai kami Partai Demokrat tahun 2022 yg menghasilkan keputusan tentang Perubahan dan Perbaikan sebagai agenda politik Demokrat di Pemilu 2024 — idealnya menurut saya kandidatnya ya bukan bagian rezim. Biar kontras sekalian. Itulah sikap saya. Krn bagi saya itulah gunanya pemilu dan diharapkan terjadi di pemilu. Ada perbedaan jelas antar kandidat. Jika tidak, nama “perubahan” ini diubah saja. Krn nama/“merek” itu vital, jadi panduan bagi pemilih, jadi pembeda dalam kebijakan yg akan diambil kedepan; 2) Krn ini soal sikap, keyakinan dan pilihan politik — bukan argumen soal opini atau kebijakan — sebenarnya tidak perlu ada yg diperbedatkan. Saya juga sepenuhnya menghargai sikap yg jenengan ambil mbak, termasuk soal akan mendukung atau tidak mendukung siapa; 3) Soal lain-lainnya saya kira sudah cukup gamblang saya jelaskan di tulisan itu. Itulah keyakinan dan sikap politikku mbak. Sama dgn sikap dan pilihan saya di pemilu 2019 lalu mendukung pak Prabowo/mas Sandi habis-habisan. Walau kemudian hasilnya kalah dan dampaknya masih saya rasakan sampai skrg — khususnya di kampung, krn mayoritas di suku/di kampung saya pendukung berat pak Jokowi semua — buat saya tidak mengapa, itulah politik, pilihan berbeda pasti terjadi dgn segala konsekuensinya. Skrg pak Prabowo yg saya dukung dulu sudah jadi bagian rezim dan pemerintahan. Jika koalisi perubahan ini terus lanjut dan maju sampai pendaftaran (tidak bubar ditengah jalan), maka pilihan politik saya berikutnya tentunya bersebrangan dgn beliau termasuk dgn banyak kawan2 saya yg lain yg dulu satu barisan. Namun namanya kawan ya tetap selamanya kawan, walau pilihan politik skrg berbeda dan nanti mungkin kami akan berdebat keras tentang banyak hal dibanyak tempat. 4) Terakhir, sehat terus mbak. Saya juga mendoakan dan mendukung jenengan semoga bisa ikut berkontestasi di Pilpres ini, khususnya mengisi posisi Cawapres yg masih kosong di beberapa koalisi yg telah terbentuk khususnya di blok lanjutkan. Krn sebagaimana telah saya sampaikan juga dalam tulisan itu secara terang benderang, bagi saya, dgn segala atribusi yg melekat dalam diri jenengan, jenengan itu sangat lengkap. Sama lagi dgn Ketumku sama2 Alumni Harvard juga.😊 Maturnuwun, terimakasih atas percakapan di twitter ini mbak, termasuk utk semua teman2 yg ikut memberi comment baik yg pro ataupun kontra. Hormatku utk mbak Yenny,🙏 — JANSEN SITINDAON

Indonesia
1.1K
565
2.4K
1.1M
Tito NGalam
Tito NGalam@TitoTweets·
lha trus gmn nasibmu TWEEPS?
Tito NGalam tweet media
Indonesia
1
0
0
16