Tulus
20K posts

Tulus retweetledi

"Anda bisa menipu semua orang untuk sementara waktu, dan sebagian orang untuk selamanya.
Namun, anda tidak bisa menipu semua orang untuk selamanya"
(Abraham Lincoln)
Jika ada persidangan atas Laporan Polisi anda kepada saya, pak Jokowi, anda harus datang. Tidak bisa mangkir.
Kemarin-kemarin anda bisa mangkir. Tetapi untuk Laporan Polisi yang anda buat dengan nama saya, persidangan akan membuat anda HARUS HADIR sebagai saksi pelapor.
Dan, atas 709 dokumen yang disita oleh POLDA dan disiapkan menjadi barang bukti, saya sudah siapkan lebih dari 2.000++ pertanyaan yang harus anda jawab secara langsung, tidak bisa diwakilkan.
Dan persidangan WAJIB terbuka, sehingga 280 juta rakyat akan mendengarkan jawaban anda atas 2.000++ pertanyaan saya atas 709 dokumen itu.
Dan saya pastikan, butuh sekitar 4 tahun sidang bahkan lebih untuk menyelesaikan 2.000 pertanyaan itu.
Belum lagi pertanyaan saya terhadap 130 saksi yang meringankan anda.
Saya sebagai tersangka, berhak untuk bertanya kepada mereka di persidangan nanti, dan mereka WAJIB menjawab semua pertanyaan saya.
Setiap saksi akan saya tanya tiga hari tiga malam sampai saya puas.
Saya sudah menduga siapa saja mereka: orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai teman kuliah, teman KKN, teman SD, SMP, SMA, Guru-guru, Dosen-dosen, saya sudah membuat daftar siapa saja mereka, sudah saya buat profil mereka, sudah saya investigasi mereka, dan dengan ilmu Neuroscience saya sudah bisa mengidentifikasi jawaban dan penjelasan apa yang dicangkokkan di otak mereka.
Saya pastikan saya akan bikin mereka terkencing-kencing dengan ribuan cecaran pertanyaan saya, selama berhari-hari, selama bertahun-tahun.
Dan pada satu titik di antara hari-hari sidang itu, KEBENARAN yang semurni-murninya, sejelas-jelasnya, seterang benderangnya, tentang Ijazah anda, juga masa lalu anda, juga siapa sebenarnya anda, akan terbuka.
Jika anda tidak mencabut Laporan Polisi anda, mari kita siapkan kesehatan fisik, kesehatan mental, kesehatan otak, dan kesehatan jiwa, untuk menjalankan persidangan, yang akan saya buat sangat panjang dan sangat lama, sangat rumit, sangat complicated, sangat menghabiskan dana negara, dan sangat membuat siapapun Lansia dengan penyakit Autoimun berat, tak akan sanggup menghadapinya.
Anda menuduh saya dengan pasal bukan main-main. Pasal dengan ancaman hukuman 6 tahun, 8 tahun, 12 tahun.
Artinya anda ingin menghancurleburkan, menghabisi hidup saya, itulah kekejaman dan kejahatan yang luarbiasa dilakukan oleh mantan Presiden kepada rakyatnya yang bertanya atas sebuah Dokumen Publik: Ijazah Presiden.
Karena itu, dengan segenap kekuatan batin, kekuatan jiwa, kekuatan otak dan kecerdasan saya, akan saya hadapi anda di pengadilan, jika memang anda ingin pengadilan terjadi.
Ingat, Laporan Polisi anda yang buat, maka, anda pak Jokowi, HARUS HADIR!


Indonesia

Lagi-lagi pola "anggaran tak masuk akal". Dari MBG, Agrinas, sekarang sepatu Sekolah Rakyat.
Modusnya mirip: pagu dibuat setinggi langit dengan alasan "masih perencanaan".
Kalau niatnya buat rakyat, ya harganya harus harga rakyat, bukan harga pejabat. Kawal terus jangan sampai lolos
share.google/yFFv9EOLm7jMdo…

Indonesia
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi

Giliran ke Amien Rais cepat, tp ke Ade Armando, abu janda & Grace Natalie terkait potongan video pak JK knp diam, pdhl yg mereka lakukan berpotensi bikin konflik antar umat beragama.
@meutya_hafid kamu takut sm PSI?
Jgn2 kamu termul juga makanya pilih2?
#PSIPolitisasiAgama
Menkomdigi Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah dan Ujaran Kebencian, Berpotensi Langgar UU ITE.
bitvonline.com/politik/65835/…

Indonesia

@cholilnafis @NTRL_id Inilah kalo pemimpin emosian, gegabah asal Njeplak, ga pernah mikir dengan bijak
Indonesia
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi

GENDERANG PERLAWANAN MULAI DITABUH...
PIMPINAN ORMAS ISLAM DAN KRISTEN TERUS BERDATANGAN TEMUI JUSUF KALLA, SIAP LAWAN JOKOWI DAN TERMUL....‼️
#JokowiGibranPerusakRI
#JokowiGibranPerusakRI
🆘🆗

Indonesia
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi

Seandainya ada sidang Ijazah Jokowi
Tentang IP ini tentu jadi salah satu bagian yang bakal saya cecar kepada pak Jokowi di ruang sidang, jika memang ada sidang
Bukan hanya soal keganjilan 3 nilai IPK yang berbeda yang diklaim sebagai nilai milik Joko Widodo
IPK pertama dengan nilai IPK <2,00 adalah nilai yang dinyatakan Joko Widodo sendiri di tanggal 29 Juni 2013.
IPK kedua dengan nilai IPK 3,05 dinyatakan oleh Bareskrim tanggal 22 Mei 2025
iPK ketiga dengan nilai IPK >2,5 dinyatakan oleh Rektor UGM tanggal 28 November 2025
Maka dengan senang hati saya akan menyiapkan 200an pertanyaan seputar IPK ini, jika memang ada ruang sidang kasus Ijazah.
Pelapor, saya pastikan hadir. Jika tidak, dia tidak lebih dari seorang Penipu.

Indonesia
Tulus retweetledi

Suatu hari di Negeri AlengkaJenaka.
Bapak Patih Fafafufu mengadakan kunjungan kerja ke daerah terpencil di ujung Timur negeri.
Daerah yang harus dia majukan, sesuai titah Raja Wawawowo kepada beliau.
Dalam acara itu beliau langsung menemui warga di sana untuk menanyakan kondisi di lapangan. Namanya juga meninjau kan.
"Bu, selama ini apa yang masih jadi masalah di daerah sini? Saya akan bantu selesaikan"
"Ada DUA masalah besar buat kami, Pak Fafa"
"Apa itu, Bu?"
"Yang pertama, Puskesmas di sini sudah lama sekali tidak ada dokter dan perawatnya, kami jadi kesulitan untuk berobat. Terpaksa harus jalan kaki 4 jam untuk ke puskesmas yang ada dokternya"
Sigap pak Fafafufu meraih HP di kantongnya dan menelpon seseorang. Tampak beliau meminta dokter dan perawat ke salah satu menteri. Nadanya sangat tegas dan mendesak.
Tak lama dia berkata ke Ibu tadi,
"Beres, Bu. Masalah ini sudah saya atasi langsung. BESOK saya pastikan dokter dan perawat akan datang bertugas di sini."
(Ibu itu cuma terperangah dan takjub)
"Lalu masalah kedua apa, Bu", pak Patih Fafafufu semakin PD.
"Ini, Pak. Masalah besar kami yang satunya. Di sini tidak ada sinyal HP sama sekali untuk semua operator"

Indonesia
Tulus retweetledi
Tulus retweetledi













