Bayu Ajianto@bayuajianto
Kalo ada orang yg nanya ke elu, kenapa jutaan orang banyak yang jatuh cinta sama sepakbola?
Tunjukin ke mereka, Michael Olise.
Bukan gol-golnya. Bukan trofi nya. Cukup perhatikan Olise bergerak.
Cara dia bergerak di lapangan seolah bola menempel di sepatunya. Ketenangannya, Visinya, Umpan-umpan yang terukur sempurna yang selalu dilihat orang lain terlambat sedetik. Sepak bola menjadi seni ketika dimainkan oleh Michael Olise.
Orang-orang akan membicarakan Kylian Mbappé. Dan memang seharusnya begitu. Namun jangan sampai kita salah mengira bahwa Olise berada di bawah bayang-bayangnya. Dia berdiri tepat di sampingnya.
Setiap tim hebat memiliki pemain yang membuat segalanya menjadi masuk akal. Pemain yang menghubungkan setiap serangan, memperlambat permainan saat semua orang terburu-buru, dan entah bagaimana selalu menemukan umpan yang bahkan tidak pernah dibayangkan orang lain.
Dia tidak menuntut perhatian. Dia membiarkan sepak bola yang berbicara.
Piala dunia kali ini telah memperkenalkannya kepada jutaan penggemar di seluruh dunia, tetapi mereka yang telah mengamatinya dengan cermat telah mengetahui sejak lama: ini bukanlah periode performa terbaik sesaat.
Ini adalah salah satu pemain sepak bola paling berbakat yang sedang memasuki masa puncak kariernya.
Remember the name.
Karena di tahun-tahun mendatang, orang-orang tidak hanya akan mengingat Prancis karena gol-golnya.
Mereka akan mengingat seorang pemain yang memungkinkan semua itu terjadi. Michael Olise.