dr. Adam Prabata@AdamPrabata
Izin menambahkan penjelasan mengenai semprot parfum di area leher.
Nah sebetulnya hingga saat ini BELUM ADA BUKTI KUAT bahwa menyemprot parfum di area leher itu bisa meningkatkan risiko penyakit tiroid atau kanker di area leher.
Pembahasan mengenai jangan semprot parfum di area leher itu karena ada zat-zat kimia tertentu yang dalam parfum yang berpotensi mengganggu hormon tiroid, namanya 𝗲𝗻𝗱𝗼𝗰𝗿𝗶𝗻𝗲-𝗱𝗶𝘀𝗿𝘂𝗽𝘁𝗶𝗻𝗴 𝗰𝗵𝗲𝗺𝗶𝗰𝗮𝗹𝘀 (𝗘𝗗𝗖). Beberapa zat diantaranya adalah phthalates, parabens, dan triclosan. Nah tapi yang perlu diperhatikan adalah sifatnya itu zatnya terakumulasi di tubuh, dapat melalui jalur mana saja, 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗞𝗛𝗨𝗦𝗨𝗦 𝗸𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗹𝗲𝗵𝗲𝗿.
Masalah yang lebih mungkin muncul bila menyemprotkan pafrum di leher adalah munculnya 𝗱𝗲𝗿𝗺𝗮𝘁𝗶𝘁𝗶𝘀 𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗹𝗶𝘁, kalo ini ada penelitian jelasnya. Keluhannya bisa berupa gata, kemerahan, dan kulit kering.
Kesimpulan:
-Bukti ilmiah menyemprotkan parfum langsung di leher terhadap terjadinya penyakit tiroid dan kanker MASIH BELUM KUAT
-Kandungan zat pada parfum yang dapat berpotensi menyebabkan gangguan tiroid, sifatnya terakumulasi di tubuh, bisa dari berbagai tempat, TIDAK KHUSUS di leher
-Risiko yang dapat muncul akibat menyemprotkan parfum di leher adalah dermatitis
Semoga bermanfaat!
SUMBER:
1. Arribas. 2012. Allergic Contact Dermatitis to Fragrances. Part 1
2. Pearce. 2024. Endocrine Disruptors and Thyroid Health.
3. Alblooshi. 2025. The impact of perfumes and cosmetic products on human health: a narrative review.