Jati Ragaska.

45 posts

Jati Ragaska. banner
Jati Ragaska.

Jati Ragaska.

@Waersvant

⠀1998 / BELIAKU DIHUJAM NAAS PADA BELATI MAKAR: Napas yang tercekat, nadi yang bergerak bebas, di situ ragaku menetap.

Katılım Ağustos 2011
8 Takip Edilen8 Takipçiler
Jati Ragaska. retweetledi
Mathius Geraldi.
Mathius Geraldi.@NanSewal·
ㅤ 📍𝙋𝙡𝙖𝙯𝙖 𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖, 𝙅𝙖𝙠𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙋𝙪𝙨𝙖𝙩 ( 𝙎𝙚𝙣𝙞𝙣, 𝟮𝟳 𝘼𝙥𝙧𝙞𝙡 𝟮𝟬𝟮𝟲 ) Recharging is a must! ㅤ
Mathius Geraldi. tweet mediaMathius Geraldi. tweet mediaMathius Geraldi. tweet mediaMathius Geraldi. tweet media
Indonesia
0
1
1
18
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ menoleh sejenak, masih terus berusaha beri unjuk tenang. "Makasih ya, buat ciumnya. Tapi kalau kita makan ramen.. nanti hilang lagi dong, lembabnya?" @NanSewal. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
28
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ kini hanya sekadar bersandar di pangkuan Geraldi, menahan tungkai si manis agar tak lagi ada lonjakan yang buat keduanya terhenyak, dan amit-amit, mati di jalan. Agaknya jalanan kembali sepi, hingga Ragaska dapat poles senyum sekali lagi, ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
20
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ DERU BAJA RODA empat melaju meninggalkan decit mesra di aspal menuju kediaman lamanya. Jalanan yang kian hari sering disapa, lebih awam sebanding dengan semasa dirinya tinggal di sana. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
42
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ Refleks, sebelah kuasanya diangkat, melindungi @NanSewal dari celaka yang mungkin terjadi, serta cengkraman yang semakin erat pada kemudi. "Sori, sori—aku gak sadar, kamu gak apa?" ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
15
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ Belum sempat Ragaska bereaksi, klakson protes dari deret mobil di belakangnya membuyarkan seluruh fantasi gilanya. "Anjing, anjing," Lirihnya diiringi hentakan untuk segera menginjak gas, raganya terlonjak saat kuda besi itu dipaksa melaju cepat. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
11
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ "H- hah?" Menyusul jemari @NanSewal, miliknya sendiri menyentuh titik yang menjadi atensi si tuan Mathius. Dahi berkerut, heran. "Ng- nggak, emang kering banget segini, ya?" ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
11
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ Si cantik satu itu... benar menciumnya? Dengan ranum berpoles gincu tipis dan membengkak miliknya? Baru saja tuas rem ditarik, dihentikan di pertigaan lampu merah yang membuatnya menoleh sepenuhnya, kini bilah bibirnya sendiri menjadi sasaran. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
8
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ ( Anjir deg-degan mampus. ) ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
15
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ Masih tak mampu bilah bibirnya berucap, Ragaska hanya mengangguk, segera menguasai kendali, menancap gas untuk segera meninggalkan kawasan kediamannya—yang selama ini ditinggali @NanSewal. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
14
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ Deham dilaraskan, pun tubuh kembali diluruskan. Sejenak menetralkan pikir, pula mengatur napasnya sendiri. Si tuan cantik satu ini.. benar-benar selalu berhasil memporakporandakan hatinya. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
10
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ berhadap langsung dengan si surai merah, netranya lekat menatap gelam yang membulat rapih. "..Kebiasaan, gak pakai sabuknya," Bisiknya mengisi ruang, dan suara pengaman sabuk memecah keheningan. Masih dengan jarak @NanSewal di hadap wajah. ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
15
Jati Ragaska.
Jati Ragaska.@Waersvant·
͏ ͏ "Belum, sengaja mau ajak kamu sekalian." Ragaska menarik kuasanya, dan beranjak untuk menarik sabuk pengaman di sisi Geraldi. Jarak yang berhimpit, napas yang menerpa durja, degup jantung yang hampir copot dari dada. Sejenak ia berhenti, ͏ ͏
Indonesia
1
0
0
12