Wakata Naba
1.7K posts

Wakata Naba retweetledi
Wakata Naba retweetledi

@DedynurPalakka @Anak__Ogi @jokowi @jokowi PENIPU 👎 KAU PIKIR HIDUP MU SEHAT TERUS 🫢 KAU AKAN TERIMA KARMANYA KELAK 🔥
Indonesia

@DedynurPalakka @Anak__Ogi @jokowi Udah tua, ikutin aja janji sebelumnya mo jd org biasa di Solo. Ga usah ribet keliling buat ngurus anak2 biar bisa dapat kerjaan, biarin mandiri aja anak2 itu. Jadi orang tua yang bijak, kita rakyat juga udah muak ko sama keluarga kalian
Indonesia

Hasil pengamatan obyektif dari saya sebagai orang biasa dan tinggal di kampung.
Kawan saya @Anak__Ogi jelas tidak akan bisa menelan kenyataan ini karena beliau sampai saat ini menyimpan rasa kecewa yang amat dalam sama sosok @jokowi , sementara dunia terus bergerak maju.
Ini juga sebagai refleksi obyektif atas prinsip "Jas Merah" yang artinya jangan sekali-kali melupakan sejarah 📜
Jokowi bagaimana pun tidak sukanya anda pada sosok ini, ia adalah seorang tokoh politik yang sukses melukis ulang wajah Indonesia 🇮🇩
Bersikap adillah mulai dari pikiran 📸

Indonesia

@kompascom Caranya gimana bebasin rakyat kita? Pokoknya ada...
Indonesia

9 WNI Ditangkap Israel, Menlu: Kita Doakan Semoga Kondisi Mereka Baik
Baca di: nasional.kompas.com/read/2026/05/2…

Indonesia
Wakata Naba retweetledi

@kompascom @Kemlu_RI emang institusi bobrok dlm perlindungan WNI sy jdi korban kebobrokan perlindungan WNI oleh KEMLU RI th 2015 sy ngemis2 mhon2 minta dilindungi dgn NOTA DIPLOMATIK krn user tempat sy bekerja dzalim ke sy KEMLU tolak keras keluarkan NOTA DIPLOMATIK bru th 2019 dikeluarkan.




Indonesia
Wakata Naba retweetledi

📢SUMATERA HANCUR ⚠️⚠️⚠️
Ribuan Kayu Ilegal Asal Labura Terbongkar, Publik Murka: APH dan Pemerintah Diduga “Tidur” Saat Hutan Dijarah Labuhanbatu Utara Terbongkarnya dugaan peredaran 1.677 batang kayu ilegal asal Labuhanbatu Utara (Labura) menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Masyarakat menilai mustahil kayu sebanyak itu bisa keluar dari kawasan hutan tanpa adanya dugaan pembiaran, lemahnya pengawasan, atau bahkan permainan oknum tertentu.
Kayu-kayu tersebut ditemukan tim gabungan Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, BPHL Wilayah II Medan, dan Dinas LHK Sumut di lima perusahaan pengolahan kayu di Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Sejumlah mesin bandsaw turut disita karena diduga digunakan mengolah kayu ilegal tanpa dokumen resmi.
Namun yang membuat publik geram, praktik dugaan illegal logging ini disebut bukan cerita baru. Aktivitas keluar-masuk kayu dari wilayah Labura sudah lama menjadi pembicaraan warga dan berkali-kali viral di media sosial.
Anehnya, hingga kasus ini meledak, masyarakat menilai tidak ada tindakan tegas yang benar-benar terlihat di lapangan. “Kalau kayu ribuan batang bisa lolos, masyarakat wajar bertanya: aparat sebenarnya bekerja atau pura-pura tidak tahu?” ujar salah seorang warga dengan nada kesal.
Warga juga menyinggung tragedi banjir bandang tahun 2019 yang menghantam Desa Pematang dan Desa Hatapang. Peristiwa itu dinilai harusnya menjadi peringatan keras bahwa kerusakan hutan bukan sekadar persoalan kayu, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat.
Alih-alih memperketat pengawasan pascabencana, masyarakat justru menilai dugaan pembalakan liar masih terus berlangsung hingga sekarang. Kondisi ini memunculkan kecurigaan publik bahwa ada pihak-pihak tertentu yang diduga menikmati keuntungan dari hancurnya hutan Labura. “Jangan sampai rakyat kecil jadi korban bencana, sementara mafia kayu hidup enak dari hasil merusak alam,” tegas warga lainnya.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum agar tidak bermain sandiwara dalam penanganan kasus ini. Publik meminta seluruh aktor di balik dugaan mafia illegal logging dibongkar habis, termasuk jika ada oknum yang diduga membekingi jalur distribusi kayu ilegal
Indonesia

Ada pepatah Tiongkok: Ikan busuk selalu dari kepalanya. Jika pemimpin tertinggi bersih, yang dibawahnya mengikuti. @desy_wow
Indonesia
Wakata Naba retweetledi

SIAP SIAP GAES BESOK PRABOWO PIDATO
x.com/i/status/20567…
CatatanAli7@Catatan_ali7
Piknik - Pulang - Pidato Marah marah Piknik lagi - Pulang - Pidato lagi marah marah lagi Repeat Rutinitas sampai 2029 Menurut kalian Kira kira besok PRABOWO maki maki siapa ?? Anies baswedan Pengkritik MBG Pengkritik KOPDES Yang Panik Rupiah melemah
Indonesia

@hendilost @ajikkk12 @Hasbil_Lbs @ichigolegend20 @prabowo Untuk sekelas Deputi partainya @AgusYudhoyono kayanya kelas literasinya sangat terbatas ya beliau ini, hahaha
Indonesia

@ajikkk12 @Hasbil_Lbs @ichigolegend20 @WakataNaba @prabowo Ya masa pemerintah dalam 6 bulan ini diam saja
Indonesia

Saya sepakat apa yang disampaikan Presiden @prabowo, kurs dollar hari ini tidak terlalu berdampak di desa. Kenapa? berdasarkan data yang ada, impor bahan konsumsi misalnya, buah, daging, baju dan sepatu, ponsel, laptop, kosmetik dan skincare, angkanya baru 9%. Kecuali pada kedelai, 90% impor.
Justru kurs dollar hari ini, menguntungkan ekspor Indonesia. Nilai total ekspor Indonesia tercatat sebesar USD 282,91 miliar (meningkat 6,15% secara tahunan). Kinerja ini memberikan surplus neraca perdagangan sebesar USD 41,05 miliar.
Saya percaya, semua selalu diperhatikan secara detail, semua salalu bekerja keras menjaga keseimbangan, dan yang terpenting ekonomi kita tetap tumbuh diatas 5% ditengah dinamika global.
Demikian opini pribadi saya 🙏

Indonesia
Wakata Naba retweetledi

Kalau kamu suka film Pesta Babi dan menikmati lagu Soho Mukang dari Awyu Bersatu ini, mohon subscribe Awber Group/Soho Mukang youtu.be/ieeykg1cYZE
Lagu “Soho Mukang” yang menjadi closing soundtrack film dokumenter Pesta Babi ini direkam tahun 2024 di sebuah kampung yang indah di tepi kali Passue di selatan Papua. Lagu ini dibawakan oleh grup "AWBER (Awyu Bersatu)". Lagu ini juga menjadi salah satu yang membentuk pemahaman tentang Papua dan Indonesia seperti dalam film Pesta Babi.
#PestaBabi #papuabukantanahkosong

YouTube
Indonesia
Wakata Naba retweetledi
Wakata Naba retweetledi

@Dandhy_Laksono @idbaruid @watchdoc_ID @cypripajudale @BentalaRakyat @News_jubi @GreenpeaceID @lbhpapuamerauke Dapat jabatan karena siapa ? Kantong setebal ini dr mana? Bs gak pembuktian terbalik

Indonesia

Baca selengkapnya: regional.kompas.com/read/2026/05/1…
Warga Rangkasbitung, Lebak, Banten, tertekan kenaikan biaya hidup. Salah satu warga, Dede (42) jual cincin emas tabungan kebutuhan harian.
~RK #emas #jual

Indonesia

@kompascom Coba pindah ke desa, masih terlalu kota itu tinggalnya
Indonesia

@99propaganda Cek brp lama rata2 fresh graduated univ dpt kerja stlh lulus, cek brp byk PHK, cek brp lm pengangguran mendapatkan pekerjaan lagi, cek brp banyak harga barang yg mengalami lompatan harga dalam 3 bulan terakhir
Indonesia
Wakata Naba retweetledi
Wakata Naba retweetledi










