
Waro's Art 🎨 he/him
13.7K posts

Waro's Art 🎨 he/him
@WhyUSoEnvy
heleh heleh



🩷 cw/lgbt kalo aku tidak membenarkan perilaku lgbt tapi aku juga tidak membenci, merendahkan, atau merundung mereka, i still respect them as human, apakah aku tetap disebut sbg homofobia?

Ya Allah gua gak habis pikir... baru dpt cerita ada yg keterima SNBP Peminatan Kimia FMIPA-IPA ITB, tapi dia malah nolak karena dia lebih pilih jadi polisi???? anjjjj gue drtd nangis deres bgt babii tega bgt lu bikin akt di bawah lu kena dampak blacklist 😭😭😭😭💔💔💔💔

green or red



Apa pekerjaan yang gaji nya kecil, tapi menurut kamu WAJIB BANGET DIKASIH GAJI GEDE?

aku penasaran, deh. gaji kita kn dipotong pajak setiap bulan, langsung disetorkan oleh kantor tempat kita kerja ke pemerintah. terus kenapa kita harus lapor lagi? kalau enggak lapor, kn duitnya tetap diterima oleh pemerintah kn? masalahny di mana?

Pelaporan SPT 2025 jauh dari target. Hingga hari ini, baru sekitar 9,66 juta wajib pajak yang melaporkan SPT mereka. Angka ini hanya sekitar 64% dari target Pemerintah sebanyak 15 juta wajib pajak yang diharapkan melaporkan SPT.


They are eating her UP for this 😭😭😭

In China, Muslims are sent to mental health camps for ‘treatment’, and mosques are converted into dance halls serving alcohol and playing music. The Chinese regime treats Islam as a ‘mental illness.’ Is China taking its crackdown on Islam too far?


coba lu perhatiin deh, entah di tempat kerja, di sekolah, di tongkrongan atau dimanapun, orang yang baik sering bgt kesepian, giliran orang yang toxic malah punya banyak temen. percaya ga? klo gua sih percaya.

The left wants this. Remember this extrumpers.

Dua orang wanita asal Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah kini berurusan dengan pihak kepolisian setelah mengunggah video menu MBG yang ada belatungnya di media sosial. Selasa siang, 31 Maret 2026 keduannya diperiksa penyidik Polres Lombok Tengah. Mereka dilaporkan oleh pihak SPPG. Bukannya memperbaiki kualitas... Eee...malah main lapor....









Ngga sengaja nemu ini di Thread, dan.. topiknya ngena banget. Aku juga punya anak cowok, masih 2 tahun.. tapi aku dan mas pernah bahas masalah ini juga. "Kalau anak kita nanti gay, gimana??" Si mas, yang emang orang sini ngerasa pertanyaanku kaya aneh. Dia bilang, "Ya gak gimana-gimana. Kalau dia gay dan mau nikah sama pasangan cowoknya, ya udah. Yang penting dia bahagia dan sehat." Aku diam, jujur aja ngga tahu harus bilang apa. Di Jerman, ini memang bukan masalah. Mau kamu gay, lesbi, atau aseksual sekalipun.. masyarakatnya open banget. Walikota München yang baru aja juga gay. Dan kota ini juga punya rainbow parade tiap tahun, ada pasar natal yang temanya gay.. pokoknya udah normal di sini. Bagiku, mungkin itu terlalu open minded. Bagiku ini masih topik sensitif. Aku ngga peduli kalau orang lain. Asal mereka gak ganggu aku, silakan.. itu hidup mereka dan bukan urusanku. Tapi pertanyaannya, gimana kalau anakku yang begitu?? Jujur.. aku tidak sanggup. Di titik ini, aku masih punya agama yang kupercaya dan kupegang kuat. Dan agamaku, pun kulturku dimana aku lahir dan dibesarkan.. membuatku melihat sisi lainnya. Aku bilang sama si mas, "Aku bakal sedih banget. Tapi apa yang bisa kita lakukan selain ngerasa sedih?" Dengan si mas, topik ini ngga akan bisa ketemu di jalur yang aku mau. Jadi aku cuma bisa berdoa, di setiap malamku ketika ngelus si pumpkin yang tidur, "Semoga Allah selalu melindungimu, nak."




