YANTO SETIABU

155 posts

YANTO SETIABU

YANTO SETIABU

@YSetiabu17801

Katılım Eylül 2023
24 Takip Edilen0 Takipçiler
rohit
rohit@rohitsebastiian·
@unmagnetism kaum open minded yang ga open open amat kalo kata bapaknya tidak ya tidak blok
Indonesia
1
0
5
694
Cindeten
Cindeten@Agusanw21921549·
@hasyimmah Se soleh2nya termul pemuja jkw, faktanya siapapun masuk tol harus bayar, jadi apa bedanya tol buatan soeharto, sby dan jkw? Lalu kenapa hanya buzzer jkw merasa paling berjasa bangun tol sedangkan mantan lainnya tdk menyebut2 jasa? Bedanya jkw pelihara tuyul, mantan lain, tidak.
Indonesia
1
1
18
1.1K
Hasyim Muhammad
Hasyim Muhammad@hasyimmah·
Sejelek-jeleknya pelaksanaan proyek tol di era Jokowi, hasilnya bisa kita nikmati selamanya. Bahkan kita sekarang tak bisa membayangkan masa mudik Lebaran tanpa jalan tol. Sebenci-bencinya pembenci Jokowi pasti menikmati jalan tol. Omong kosong kalau bilang sebaliknya. Sedangkan MBG? Apa yang kita dapat dari situ jika dibanding besarnya pengeluarannya? Saya yakin tak sebanding karena MBG itu: salah sasaran. Kalau memang mau kasih makan pelajar yang BENAR-BENAR MISKIN, tidak masalah. Tiga kali sehari pun tak apa-apa. Mungkin biayanya cuma 20% dari MBG sekarang. Tapi kalau MBG, ini jelas salah sasaran. Makanya di X pernah ada yang bilang: Makan gratis hasilnya tai. Kalau sekolah yang gratis hasilnya tau. Negara tak punya skala prioritas.
Hasyim Muhammad@hasyimmah

Saya sejak awal tak setuju dengan MBG. Persoalan utamanya adalah: SALAH SASARAN. Mayoritas dari uang yang dipakai untuk MBG itu salah sasaran. Pelajar yang mampu dan tak butuh digratisi makan siang pun mendapatkan MBG. Jelas itu salah sasaran. Saya bandingkan dengan Koperasi Merah Putih (KMP). Menurut saya, KMP masih lumayan karena itu program yang sifatnya produktif. Tapi untuk menilai KMP, saya nunggu nanti jalannya seperti apa. Namun sejelek-jeleknya pelaksanaan KMP, pada titik tertentu pengeluaran negara untuk KMP akan berhenti. KMP itu program yang sifatnya produktif, bukan "pos pengeluaran" bagi negara. Beda dengan MBG yang sampai kapan pun, selama program itu ada, negara harus keluar uang terus. Masih banyak pos pengeluaran yang lebih penting di dunia pendidikan, terutama terkait gaji guru swasta yang ada di level paling bawah. Nasib mereka mengenaskan tapi harus melihat uang dihambur-hamburkan negara untuk makan gratis muridnya yang tidsk lebih miskin dari sang guru. Negara tak punya skala prioritas.

Indonesia
207
192
758
98.7K
Iwan Piliang
Iwan Piliang@iwanpiliang7·
@hasyimmah Emang yg kerja Jkw? Dibangun dominan dg APBN da. Sunber pinjaman luar negeri. Negara yang bangun
Indonesia
4
0
0
3K
𝕾𝖆𝖒𝖒𝖎
𝕾𝖆𝖒𝖒𝖎@sammi_ananta·
Ohh.... memang Bro Ron lagi "mendalami cari masalah" ke orang. Panteslah dibalas. 😂
Indonesia
99
312
1.4K
183.1K
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@LambeSahamjja Typikal otak ruwet. Dibikin simple saja kenapa sich. Itu berarti Pak Wowo mau/ingin info A1+...karena tidak mau ABS.
Indonesia
0
0
0
174
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita menarik hari ini yang kalau dipikir-pikir lebih dalam menyimpan pertanyaan yang lebih besar dari sekadar pembangunan rusun. Seskab Teddy Indra Wijaya kemarin menerima dua Dirut BUMN sekaligus Dirut BTN Nixon Napitupulu dan Dirut KAI Bobby Rasyidin di Kantor Sekretariat Kabinet untuk membahas pembangunan 5.000 unit rusun di Manggarai. Dan ini menarik karena Teddy bukan menteri. Dia Sekretaris Kabinet. Tugasnya secara formal adalah mendukung kelancaran administrasi kabinet, menyiapkan dan mendistribusikan arahan presiden, serta memastikan koordinasi antar kementerian berjalan. Bukan menerima laporan dari Dirut BUMN. Bukan memimpin rapat yang seharusnya ada di Kementerian Perumahan atau Kementerian BUMN. Tapi ini bukan kali pertama. Dalam beberapa bulan terakhir pertemuan-pertemuan penting dengan berbagai pihak dari isu inflasi pengamat sampai isu hunian sering kali bermuara ke Teddy. Dan itu menimbulkan satu pertanyaan yang perlu dijawab dengan jujur. Apakah ini tanda bahwa Teddy luar biasa kompeten dan dipercaya penuh oleh Presiden sebagai perpanjangan tangan langsung? Atau apakah ini tanda bahwa ada kekosongan koordinasi di tingkat menteri sehingga berbagai pihak memilih bypass ke jalur yang lebih dekat dengan presiden? Keduanya punya implikasi yang sangat berbeda. Kalau yang pertama tidak ada masalah. Presiden berhak mempercayakan peran koordinasi kepada siapapun yang dia nilai mampu. Tapi kalau yang kedua ini adalah sinyal yang sangat mengkhawatirkan. Karena kalau Dirut BUMN sebesar BTN dan KAI memilih datang ke Seskab bukan ke kementerian teknis yang relevan, itu artinya ada persepsi bahwa kementerian teknis tidak cukup efektif atau tidak cukup berpengaruh untuk menggerakkan sesuatu. Dan itu adalah masalah struktural yang sangat serius dalam tata kelola pemerintahan. Soal substansinya sendiri 5.000 unit rusun di Manggarai dengan luas 45 dan 54 meter persegi melalui skema KPR dan FLPP adalah program yang pada prinsipnya bagus. Kebutuhan hunian terjangkau di kawasan perkotaan Jakarta adalah kebutuhan nyata yang sudah mendesak puluhan tahun. Dan memanfaatkan lahan KAI yang selama ini tidak produktif untuk hunian vertikal adalah pendekatan yang masuk akal secara ekonomi dan tata kota. Tapi ada beberapa pertanyaan teknis yang perlu dijawab sebelum publik bisa benar-benar optimis. Siapa yang akan bisa membeli unit-unit ini? Karena KPR dan FLPP tetap mensyaratkan penghasilan tetap dan kemampuan cicilan bulanan. Sedangkan warga yang paling butuh hunian terjangkau di Jakarta justru sering kali berada di sektor informal tanpa penghasilan tetap yang bisa diverifikasi bank. Berapa harga jualnya dan siapa yang menjadi target segmen? Karena rusun yang katanya terjangkau tapi akhirnya dibeli investor atau kelas menengah atas yang cari investasi properti adalah cerita yang sudah berulang terlalu banyak kali di Indonesia. Dan yang paling penting bagaimana nasib warga yang sekarang tinggal di kawasan sekitar Manggarai yang kemungkinan besar akan terdampak oleh pembangunan ini? Soal Teddy sendiri gua tidak mau menghakimi kompetensinya karena gua tidak tahu dia di dalam. Tapi ada satu hal yang perlu dicatat. Dalam sistem pemerintahan yang sehat, peran Seskab yang terlalu besar dalam urusan-urusan yang seharusnya ada di kementerian teknis justru bisa melemahkan akuntabilitas. Karena kalau semua keputusan penting melewati satu orang yang posisinya adalah administrator kabinet siapa yang bertanggung jawab kalau ada yang salah? Menteri teknisnya yang tidak dilibatkan dari awal? Atau Seskab yang menerima laporan tapi tidak punya kewenangan formal? Intinya guys rusunnya bagus kalau benar terealisasi dan benar-benar menjangkau yang membutuhkan. Tapi pertanyaan tentang kenapa Dirut BTN dan KAI perlu datang ke Seskab dan bukan ke menteri teknisnya adalah pertanyaan yang jauh lebih penting dari sekadar soal rusun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
79
90
226
40.9K
Big Alpha
Big Alpha@BigAlphaID·
[BREAKING] Menkeu Purbaya copot dua dirjen dari posisinya. Dirjen Anggaran dan Dirjen Strategi Ekonomi & Fiskal. Ada apa nih? 👀
Indonesia
154
674
3.7K
1.1M
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Betul - saya yg katakan demikian sesuai data yg saya terima dari Pak JK dan berdasarkan pengalaman saya hadapi krisis 1998, krisis 2008, dan krisis 2018. Analisis saya bhw bisa terjadi keos jika : 1) faktor eksternal (perang timur tengah berlanjut, 2) pemerintah tdk mengambil kebijakan fiskal yg radikal utk mengurangi pengeluaran, dan 3) jika terjadi kelangkaan pangan. Itu saya kemukakan tgl 24 Maret 2026.
KIRA@lightyagami2024

@msaid_didu BENARKAH INI…???

Indonesia
138
234
909
82.7K
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@Ahmaadnajib Ayat itu mencontek ayat di Alkitab tapi secara salah dalam pemahamannya
Indonesia
0
0
0
215
Ayo Kita Bahas
Ayo Kita Bahas@Ahmaadnajib·
Tiga kali nonton film Interstellar. Dan yang ketiga ini justru yang paling bikin aku diam lama setelah credits film habis. Ada satu pesan yang mungkin tidak bisa aku lupakan Murphy menatap kamera dan bilang ia tidak akan mengirim pesan lagi. Bukan karena marah, bukan karena menyerah. Tapi karena usianya kini sudah sama dengan usia ayahnya saat pergi meninggalkannya. Seorang anak yang menua melampaui ayahnya sendiri yang masih hidup (atau tidak). Aku tidak siap untuk itu. Bahkan disaat metonton yang ketiga kalinya. Dan yang lebih menyesakkan ini bukan fiksi murni. Ini fisika. Di dekat lubang hitam Gargantua, gravitasi begitu ekstrem sampai ia secara harfiah melambatkan waktu. Bukan metafora, bukan efek dramatis. Setiap jam di orbit Gargantua setara dengan tujuh tahun di Bumi. Ini yang disebut Gravitational Time Dilation dan Einstein merumuskannya bukan dari teleskop, tapi dari kertas dan pena, hampir seratus tahun yang lalu. Waktu bukan jam yang berdetak sama di seluruh semesta. Ia adalah dimensi elastis, bisa ditekuk, bisa diperlambat. Cooper tidak "absen" selama puluhan tahun karena lalai. Ia berada di tempat di mana waktu berjalan dengan hukum yang berbeda. Dan tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mengubahnya. Persis seperti kita yang kadang merasa "ketinggalan" dari orang-orang bukan karena tidak peduli, tapi karena kita masing-masing berjalan di ritme waktu yang berbeda. Dan ini yang membuat aku merinding lebih dalam lagi. Jauh sebelum Einstein lahir. Jauh sebelum ada persamaan relativitas. Al-Qur'an sudah bicara tentang ini dengan cara yang kalau kamu baca ulang sekarang, akan terasa berbeda. di QS. Al-Hajj: 47 "satu hari di sisi Tuhan setara 1.000 tahun perhitungan manusia". kemudian QS. Al-Ma'arij: 4 "perjalanan malaikat dalam skala 50.000 tahun". Dua angka yang berbeda. Dua skala yang berbeda. Ini bukan inkonsistensi ini deskripsi tentang gradasi gravitasi dan dimensi yang berbeda-beda. Semakin dekat dengan pusat semesta, semakin lambat waktu berjalan. Persis seperti yang terjadi di Gargantua. Dan malaikat? Tercipta dari Nur cahaya. Dalam fisika, objek yang bergerak mendekati kecepatan cahaya mengalami time dilation ekstrem dari sudut pandang sang cahaya, waktu nyaris berhenti. Perjalanan yang bagi manusia terasa ribuan tahun, bagi mereka mungkin hanya sekejap. Dan kisah Ashabul Kahfi tiba-tiba punya dimensi baru: 309 tahun berlalu di dunia luar, tapi tubuh mereka tidak menua. Bukan keajaiban melainkan mereka berada di kondisi di mana waktu berjalan berbeda. Lalu, ini yang benar-benar menggeser cara aku memandang hidup. Kalau waktu bukan garis lurus melainkan hamparan spacetime fabric maka masa depan bukan sesuatu yang "belum ada." Ia sudah ada, di koordinat yang belum kita capai. Kita bukan menunggu waktu datang. Kita yang berjalan melintasi hamparan yang sudah terbentang. Di Tesseract, Cooper melihat setiap momen hidup Murphy bukan sebagai kenangan atau mimpi tapi sebagai ruang fisik yang bisa ia sentuh. "Sudah", "sedang", "akan" dalam dimensi yang lebih tinggi, tiga kata itu adalah satu benda yang sama. Kalau begitu, apakah perpisahan itu nyata? Atau kita hanya terpisah oleh perbedaan frekuensi detak waktu? Dan pertanyaan terakhir yang belum bisa aku jawab: Jika "keabadian" di akhirat adalah kondisi di mana kita keluar sepenuhnya dari dimensi waktu masuk ke dalam singularity di mana tidak ada "sebelum" dan "sesudah" maka mungkin surga dan neraka bukan soal kapan, tapi soal di mana kamu berada dalam struktur realitas. Takdir sudah "selesai" di dimensi lain dan kita tinggal menjalaninya? Atau di hamparan ruang-waktu ini masih ada ruang untuk kita belokkan garisnya? Aku belum tahu jawabannya. Tapi aku tahu satu hal: Interstellar bukan film tentang luar angkasa. Ini film tentang betapa kecilnya kita dan betapa anehnya kita tetap peduli satu sama lain meski terpisahkan oleh dimensi.
Ayo Kita Bahas tweet media
Indonesia
45
643
2.1K
85.6K
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@aera_ry @okino2x Coba aja di search di Google dengan kata 'mencium rukun Yamani menggugurkan dosa'. Baca juga tafsir2nya.
Indonesia
0
0
0
35
aaeraa
aaeraa@aera_ry·
coba kasi satu ayat yg mengatakan kl uang hasil korupsi atau hasil curian bisa menghapus dosa??. satu saja. jgn asal bacot. kepercayaan itu tdk perna salah, aturannya sudah jelas, yg kadang salah itu pengikutnya, pertanyaannya jika mengikuti salah, apa agamanya jg salah. coba jawab?
Indonesia
3
0
3
973
aaeraa
aaeraa@aera_ry·
hey Denny Sumargo, jgn clickbait hanya untuk mencari vievvs!!! saya pribadi mengutuk perbuatan pegawai BNI tersebut dan menuntut pihak BNI bertanggung jawab atas kelakuan pegawainya karena saat pelaku menjalankan aksinya dia memakai atribut bank BNI. tapi TOLONG🙏🙏, jangan menyangkut pautkan perbuatan pelaku dgn ibadah tsb. "UMROH" adalah salah satu ibadah seorang muslim, asal lu tau Hay Deni Sumargo. anggaran umroh 50jt saja sdh kelas VVIP, terus dia menilep uang 28M untk umroh?? berapa bnyak org yg mau diberangkatkan??? TOLONG... Hay Denny Sumargo. jgn krn kelakuan satu atau dua org, kamu menyeret2 ibadah org lain seolah2 krn ibadah tsb dia melakukan penipuan. toh dalam penjelasan itu tdk ada yg bahas soal umroh jadi penyebab kan?? kenapa sih saat ada yg berbuat salah kita cukup fokus pada perbuatan pelaku dan solusi yg diambil, kenapa harus menyenggol seolah2 krn ibadah tsb pelaku melakukan penipuan? mari fokus saja kawal kasus ini sampai selesai dn tdk usah menyenggol ibadah org lain dalam poster vidio yg kamu unggah.
aaeraa tweet media
Indonesia
111
25
114
53.5K
bin pujianto
bin pujianto@Heri_kamandaka·
@marvelle_danny Gw ga punya mobil,, gw pake motor Aerox,, gw pake Pertamax turbo,, dan kerja gw supir,, dan modelan kayak gw ini banyakkkkkk banget,, gw rasa yg lu tweet di atas itu elu ,, cm lu mikir orang lain sama kek elu,, padahal lu bloon,, standar kualitas lu ga sama sama orang lain
Indonesia
3
0
1
427
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@namaasli392 @marvelle_danny Lu pikir pemilik Harley Davidson, Ferrari, Porsche, etc mau diminumin Pertalite motor & mobilnya? 😄😄😄😄🤭🤭
Indonesia
1
0
0
87
Oknum
Oknum@namaasli392·
@marvelle_danny Masalahnya terjadi ketika yang awalnya pake nonsubsidi beralih ke subsidi bwang.. kalo pada beralih semua, stok BBM subsidi jadi langka.. mau gak mau yang butuh BBM subsidi harus ngeluarin uang buat beli BBM nonsubsidi.. begitu abangku...😌
Indonesia
3
0
1
466
Pajak KITA, Kemewahan Mereka
Pajak KITA, Kemewahan Mereka@SemuaOKE710920·
@LambeSahamjja Sok gagah keluar, percis kayak bosnya Kenyataan di dalam negeri : Korupsi semakin gila, Sampah berserakan, Jalan berlobang, Jembatan hilang/ambruk, Gaji Honorer Guru jeblok, BPJS bermasalah.l, dan seabrek2 masalah di dalam negeri Belum lagi Kurs IDR vs USD dan mata uang asing!!
Indonesia
5
1
5
2.3K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Menkeu Purbaya baru pulang dari pertemuan dengan deretan lembaga keuangan terbesar di dunia Goldman Sachs, Fidelity, IMF, World Bank, sampai rating agency S&P. Dan yang dia ceritakan cukup bikin gue angkat alis. Yang terjadi di pertemuan dengan investor besar: Purbaya ketemu 18 investor besar dalam satu sesi termasuk Goldman Sachs dan Fidelity. Pertanyaan utama mereka? Satu hal yang bikin mereka bingung sejak lama: Kenapa Indonesia bisa tumbuh lebih cepat tapi anggarannya tetap terkendali? Purbaya bilang dia jelaskan dengan detail dan investor senang dengan jawabannya. Bahkan sudah ada sinyal akan masuk ke pasar modal Indonesia dalam waktu tidak lama. Yang paling menarik percakapan dengan IMF: Purbaya tanya langsung ke Direktur IMF Kristalina Georgieva: apakah IMF punya kebijakan khusus untuk membantu negara-negara di tengah ketidakpastian global ini? Jawaban IMF: tidak punya otoritas untuk itu. Tapi menyediakan dana bantuan untuk negara yang membutuhkan. Dan Purbaya langsung menjawab dengan kalimat yang cukup keras untuk ukuran diplomasi keuangan: Indonesia tidak membutuhkan. Anggaran kita cukup baik dan kita masih punya bantalan 420 triliun. IMF yang biasa didatangi negara-negara dalam kondisi krisis untuk minta dana talangan kali ini bingung karena Indonesia datang bukan untuk minta bantuan, tapi untuk menjelaskan kenapa mereka aman. Respons IMF soal ketahanan Indonesia: Kristalina mengakui sempat bingung kenapa Indonesia bisa bertahan di tengah kondisi global yang berat seperti sekarang. Purbaya menjelaskan bahwa kebijakan sudah diubah sejak akhir tahun lalu dan dampaknya sudah kelihatan. Ekonomi sedang mengalami percepatan justru ketika ada tekanan global tambahan dari harga minyak yang tinggi. Kita bisa menyerap syok yang terjadi. Dan IMF mengakui akan memberitahukan ke seluruh dunia negara mana saja yang performanya bagus. Indonesia masuk dalam daftar itu. World Bank dan rating agency: Purbaya bilang keduanya amat puas dengan penjelasan strategi fiskal Indonesia. Keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik sekaligus menciptakan pertumbuhan sepertinya sudah hilang. World Bank bahkan menggali kemungkinan kerja sama lebih dalam yang saling menguntungkan. Yang perlu dicermati dari semua ini: Kalau pernyataan Purbaya akurat ini adalah pergeseran narasi yang signifikan. Indonesia biasanya datang ke forum seperti ini sebagai pihak yang menjelaskan diri dan meminta kepercayaan. Kali ini posisinya terbalik lembaga-lembaga globalnya yang bingung dan Indonesia yang menjelaskan. Bantalan fiskal 420 triliun yang disebut Purbaya itu angka yang konkret dan bisa diverifikasi. Kalau benar tersedia ini adalah buffer yang cukup besar untuk menghadapi gejolak global yang sedang berjalan. Tapi ada pertanyaan yang tetap perlu dijawab: a pakah pertumbuhan yang lebih cepat ini sudah terasa di level bawah? Di warung. Di petani. Di pekerja harian. Karena investor global yang senang tidak otomatis berarti rakyat sudah merasakannya. Purbaya membawa sinyal yang cukup kuat dari forum internasional Indonesia dipandang sebagai salah satu yang paling stabil di tengah ketidakpastian global. IMF bingung. Investor senang. World Bank mau kerja sama lebih dalam. Dan Indonesia yang ditawari dana talangan menolak karena tidak butuh. Itu bukan hal kecil kalau memang berjalan sesuai yang diceritakan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
290
586
3.9K
407.9K
vaga kaas
vaga kaas@kokasboi·
ini yg gua rasakan pas gua ke gereja protestan hari ini dan ada perjamuan kudus. FYI, orang katolik gak bole ambil komuni di luar gereja katolik. tadi petugasnya berkali2 bilang: “gapapa ambil aja, di gereja ini bole kok orang katolik ikut perjamuan.” di situla masalanya.
HyL@itsurboihyl

kayak gini ini bukan toleransi ya ges ya ibadah itu kegiatan yang sakral, khusyuk, personal penganut, bayangkan kalo banyak orang datang dengan alsan "ingin tau" cuman untuk sekedar tau gimana??, jadi tontonan, kira2 potensial mengganggu nggak??

Indonesia
56
42
1.1K
206K
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@Hnirankara @049_dwi Lha di gambar 'khan itu adalah harga Pertamax yang tidak bersubsidi? Bandingannya juga sama2 yang tidak bersubsidi dong. Salahnya dimana kok lu kontol2in?
Indonesia
0
0
5
1.4K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
@049_dwi MAKANYA KASIH KETERANGAN "HARGA NON SUBSIDI". Kalo caption kek capture-an gitu jatohnya farming. Dibilang hoax pada ga terima🤣
Indonesia
27
4
533
38.9K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Hoax lu qontol. Di Malaysia RON 95 per liter 8ribuan ya anjeng. Di Brunei malah 4ribuan per liter.
Mas Hara tweet media
Indonesia
332
3.2K
18.9K
821.7K
GUS MENCRET
GUS MENCRET@alin_raihani·
@DeHoutman_iQ ini yg gw bilang otak anjing!! term islam itu sendiri adalah penyerahan diri kepada Tuahan Yang esa dan semua Nabi secara otomatis adalah muslim dalm konteks mrk meyembah tuhan yng satu.. dan konsep ini mnjd nama agama yg dibawa oleh Muhammad SAW..kontol kau!
Indonesia
7
0
3
1.8K
De Houtman
De Houtman@DeHoutman_iQ·
Muhammad lahir abad 7, jaraknya dgn Adam sekitar 6000 tahun. Darimana pula teorinya Adam bisa beragama Islam.. aya ayawae
GUS MENCRET@alin_raihani

@DeHoutman_iQ Kapir otak anjing! Semua nabi dan rasul sejak adam adalah muslim.. islam itu sendiri menyerahkan diri utk menyembah Allah..dasar babik kau kapir anjing!!

Indonesia
125
38
308
29.2K
YANTO SETIABU
YANTO SETIABU@YSetiabu17801·
@AnakLolina2 😑😊😊😁😁🤭🤭🤭....percaya aja dech biar puas adminnya.
Indonesia
0
0
0
17
August
August@AnakLolina2·
Waduh rupanya begini toh...😲 Tidak heran perang sekian lama Iran hampir tidak perna kehabisan drone, rupanya teknologi canggih yang kita lihat hanya usaha rumahan yang bisa di lihat dimanapun di Iran,. Kapan ya Konoha bisa tiru yang sekeren ini?
Indonesia
18
37
125
4.4K
muki EOA Gold
muki EOA Gold@Mukidioon2·
Tel Aviv terbakar, berdoalah semoga tel aviv, rata seperti gaza!
Indonesia
121
748
3.9K
39.1K