Yanuar

39K posts

Yanuar banner
Yanuar

Yanuar

@Yanucuy

Nrimo ing pandum

Jakarta Katılım Kasım 2009
476 Takip Edilen434 Takipçiler
Yanuar retweetledi
Mawa Kresna
Mawa Kresna@mawakresna·
Dari 700ribuan realisasi pengadaan barang dan jasa kementerian 2025, 450ribu-nya adalah Kemenhan.
Indonesia
12
186
669
24.8K
Yanuar retweetledi
Jaringan GUSDURian
Jaringan GUSDURian@GUSDURians·
Berita @magdaleneid tentang penyiraman air keras oleh anggota TNI disensor/ dibatasi aksesnya oleh Instagram atas permintaan Komdigi. Lembaga yang harusnya menjamin kebebasan pers terutama di ranah digital justru menjadi pelaku penyensoran. Sebuah langkah yang sangat mundur. Departemen Penerangan gaya kini kah?
Jaringan GUSDURian tweet media
Indonesia
5
233
373
5.9K
Yanuar retweetledi
Guardian Of Bekasi
Guardian Of Bekasi@rgoestama·
Admin akun medsos yg secara rutin memerangi perdagangan obat tramadol ilegal di Bekasi, dianiaya dan diculik org tdk dikenal diduga terkait bisnis jual beli obat tsb. Ngeri bgt ini, Bekasi udah jd sarang mafia gini.
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi

Bos Tramadol, diduga menyuruh 2 orang untuk menculik tim : Serigala Bekasi (Akun Instagram yang memerangi tramadol) Kejadian di Dukuh Zamrud, korban dipukul lalu diikat dan diseret paksa masuk mobil pelaku. Sumber : instagram.com/serigalabekasi_

Indonesia
55
2.9K
6.1K
170.2K
Yanuar retweetledi
JJ Rizal
JJ Rizal@JJRizal·
bahaya paling mengerikan pejabat negara sekarang adalah ketiadaan etika publik, sebab itu ga ada refleksi standar, norma, nilai perilaku, tindakan yg menjamin tanggungjawab moral en integritas sbg pelayan publik, sehingga ga bisa membedakan yg baik/buruk yg benar/salah
Kompas.com@kompascom

“Yang jelas semuanya prosesnya sesuai dengan SOP, di situ dianggarkan, dibahas di TAPD, dibahas dengan DPR, dan disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri. Intinya semuanya transparan, akuntabel, dan bisa dipertanggungjawabkan pastinya,” kata Rudy Mas'ud. Baca selengkapnya: regional.kompas.com/read/2026/04/0… ~SN #rumahdinas #gubernurKalteng #25miliar

Indonesia
22
1.2K
1.8K
30.3K
Yanuar retweetledi
Ravio Patra
Ravio Patra@raviopatra·
Komdigi melampaui kewenangan. Meski ada Permen & SK terkait pembatasan konten di medsos, Magdalene dan lembaga pers dilindungi UU 49/1999. Sengketa mesti dikelola lewat @dewanpers; bukan asal blokir! This is what happens ketika aparat merangkap sipil + buzzer dikasih jabatan.
Magdalene@magdaleneid

Pernyataan sikap bersama, Magdalene dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) terkait tindakan pembatasan terhadap publikasi berita Magdalene oleh Komdigi. @lbhpersjakarta @AJIIndonesia @safenetvoice @AMSI_ID @amnestyindo

Indonesia
12
427
658
11.8K
Yanuar retweetledi
lantip
lantip@lantip·
tni membolehkan tentara dendam dengan rakyat tak bersenjata? sebagai institusi, tidak bisa mengendalikan sistem komandonya, sehingga anggotanya bisa bertindak semaunya, terhadap rakyat sendiri? tidak ada doktrin melindungi rakyat di tni? nggak ngerti, lalu fungsinya apa?
Andreas Harsono@andreasharsono

Soleman B. Ponto, mantan kepala BAIS: Mungkin ada motivasi dendam terhadap Andrie Yunus karena protes amandemen UU TNI menerobos rapat di Hotel Fairmont. Tentara2 ini jaga di luar. Ketika lolos, mereka dapat hukuman, ada dendam pribadi instagram.com/reels/DWq3k5ij…

Indonesia
8
688
1.1K
18.8K
Yanuar retweetledi
lele 🎤🎸🎶
lele 🎤🎸🎶@namazu_sensei·
Pantes aja investor pada kabur dari negara ini, orang kena gaslight kek gini. Udah parah bener ini negara. Rakyat kritik kebijakan dituduh antek asing, terus perusahaan asing dituduh bikin rating palsu. Ini bisa masuk berita global dan tambah bikin malu satu negara.
RUDI VALINKA@kurawa

terkait masalah ini : 1. Rating yg publik lihat skrg bukan rating resmi dari Komdigi 2. ⁠Steam telah melakukan rating palsu yg meresahkan publik 3. ⁠Steam ditenggarai melanggar aturan hukum di Indonesia 4. ⁠Komdigi akan lakukan evaluasi segera. terima kasih atas inputnya

Indonesia
8
1K
1.8K
27.1K
Yanuar retweetledi
Kamal Reza
Kamal Reza@andikamalreza·
Gue coba iseng cek akun buzzeRp KOMDONGO yang doxing Mas @MikaelDewabrata & memang mayoritas anonim. Tapi ketemu salah satu yang real, fotonya terpampang nyata, dia posting muka sendiri & di-tag sama keluarganya. Pas coba lihat highlight/feed & postingan keluarganya, bisa dibilang memang cara mencari uang mereka ya dengan “tebar jala online” alias apa aja angkut. Inilah kenyataan kita hari ini; warga dibenturkan dengan warga. Tinggal kasih rakyat miskin uang receh dengan tugas menghantam rakyat lain yang bersifat keras kepada negara biar dibuat bungkam. Semoga influencer 02 & para penjilat rezim biadab ini kekal abadi di neraka.
Kamal Reza tweet mediaKamal Reza tweet mediaKamal Reza tweet media
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha

Doxxing bukan sekadar pelanggaran privasi. Secara kriminologis, ini adalah crime of silencing. Tujuan utamanya bukan melukai secara fisik, tapi membuat orang berhitung ulang sebelum bicara. Ketika para pelakunya bebas dan tidak mendapatkan hukuman pidana, efek jeranya bukan pada pelaku. Tetapi juga kepada korban berikutnya yang memilih diam. Termasuk kita. Satu hal yang paling menyedihkan adalah hukum kita sebenarnya punya gigi. Instrumennya ada melalui UU ITE, UU PDP. Namun, agaknya penegakannya selektif. Dan selektivitas itu sendiri sudah membawa pesan. Pesan bahwa diam bukan soal keputusan, tetapi menjadi pemaksaan.

Indonesia
96
1.7K
5K
340K
Yanuar retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Gerombolan pengecut air keras. Lebih pengecut lagi yang kasih perintah. Para pengkhianat Pancasila.
Dandhy Laksono tweet mediaDandhy Laksono tweet media
Indonesia
73
3.4K
6K
70.8K
Yanuar retweetledi