The Institute for Ecosoc Rights

69.7K posts

The Institute for Ecosoc Rights banner
The Institute for Ecosoc Rights

The Institute for Ecosoc Rights

@ecosocrights

Riset & pendidikan untuk pemajuan hak ekonomi, sosial & budaya. Telpon: 62-21-8304153; email: [email protected]

Jakarta Katılım Ağustos 2010
3.6K Takip Edilen23K Takipçiler
The Institute for Ecosoc Rights retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Membuktikan apa yang dikatakan tuan presiden prabowo bahwasanya pengungsi tidak ada lagi yang tinggal di tenda ⛺ Bener sekali....bener bener Pembohong Aceh 01 Syawal 2026, 4 bulan pasca bencana
Indonesia
83
2.4K
4.7K
50.7K
The Institute for Ecosoc Rights
Persoalan lebih besar lagi ketika bergabungnya Presiden dlm BoP membawa konsekuensi finansial
Indonesia
0
0
0
144
The Institute for Ecosoc Rights
Pertama2 bukan uangnya yg dipersoalkan, tp pelanggaran Konstitusi yg dilakukan Presiden. Bergabung dlm BoP (yg konsekuensinya besar bg Indonesia) tanpa konsultasi dan persetujuan rakyat/DPR. Bergabung dng BoP (yg tanpa Palestina) berpotensi mendukung pelaku dan pendukung genosida thd Israel serta mendegradasi peran PBB.
Kompas.com@kompascom

Prabowo Tegaskan Tak Pernah Janji Sumbang 1 Miliar Dollar untuk Board of Peace ~LL Klik untuk baca: nasional.kompas.com/read/2026/03/2…

Indonesia
4
55
101
1.8K
The Institute for Ecosoc Rights
Ada yg salah/busuk dng sistem rekruitmen dan pendidikan polisi. Sebab institusi POLRI sarat dng oknum kriminal dan pembunuh rakyat.
Never@neVerAl0nely___

Cerita Fatmawati sebut Anak Ditemb4k Polisi, Mengaku Diintimidasi saat Mau Menjenguk Fatmawati (42) tidak pernah membayangkan harus mencari anaknya melalui media sosial, lalu berhadapan dengan pintu-pintu tertutup di kantor polisi. Anaknya, FS (19), ditangkap dan dit3mbak oleh aparat kepolisian pada Februari 2026. Sejak itu, ia mengaku kesulitan mendapatkan akses untuk bertemu. “Saya sering dibentak saat bertanya,” kata Fatmawati. Ia mengetahui penangkapan anaknya bukan dari aparat, melainkan dari informasi yang beredar di media sosial. Sejak saat itu, ia berulang kali mendatangi kantor polisi, membawa makanan dan pakaian. Namun ia tidak pernah yakin apakah barang tersebut sampai ke tangan anaknya. Bahkan ketika datang bersama pengacara, ia mengaku tetap dihadapkan pada penolakan. “Sulit sekali menjumpai anak saya,” ujarnya. Selain akses, kondisi medis FS juga menjadi kekhawatiran. Menurut Fatmawati, selama lebih dari sebulan, anaknya tidak mendapatkan perawatan yang layak, meski mengalami luka tembak di kedua kaki. KontraS Sumatera Utara menilai kondisi ini sebagai bentuk pelanggaran hak dasar, termasuk hak atas pendampingan hukum dan layanan kesehatan. Kasus ini kini telah dilaporkan ke Propam Polda Sumut, serta akan dibawa ke Komnas HAM dan LPSK. Di ruang perawatan RS Bhayangkara Medan, FS masih menahan nyeri. Dua peluru disebut masih tertinggal di dalam kakinya—menjadi penanda luka yang belum selesai, baik secara fisik maupun hukum.

Indonesia
2
13
16
370
The Institute for Ecosoc Rights
Selamat Merayakan Idhul Fitri 1 Syawal 1447 H dalam keberlimpahan kasih dan berkah Tuhan. Semoga segenap korban kejahatan HAM - termasuk korban bencana akibat perusakan lingkungan, mendapatkan keadilan, kedamaian, dan kebaikan Tuhan di sepanjang hidup. Maaf lahir dan batin.
Indonesia
0
0
1
84
The Institute for Ecosoc Rights
Budaya jiwa korsa membuat pengadilan militer tdk akan memberi keadilan bg korban dan sulit diharapkan akan membongkar siapa dalangnya. Sekelompok TNI (paspampres) yg menganiaya dan membunuh anak warga yg kami kenal, dua orang dihukum penjara kurang dari 1,5 th dan pelaku utamanya dihukum kurang dari 2 th. Mrk jg tdk dipecat.
Indonesia
0
0
0
101
The Institute for Ecosoc Rights
Pelakunya anggota TNI, yg menangkap TNI, yg mengadili TNI. Itu namanya jeruk makan jeruk. Apakah itu siasat atau akal2an utk menyembunyikan dalang/otaknya ? Percobaan pembunuhan thd aktivis Kontras ini terindikasi sistematis, nggak bs dilakukan hanya secara personal oleh pelaku di lapangan.
VivaCoid@VIVAcoid

Koalisi masyarakat sipil menilai ada upaya sejumlah pihak yang mencoba menggeser fokus proses penyelesaian kasus pasca-terungkapnya pelaku penyiraman air keras terhadap pembela HAM, Andrie Yunus yang melibatkan empat orang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upaya itu untuk menggeser pengungkapan kasus ini dengan menggunakan peradilan militer dan peradilan koneksitas bukan melalui peradilan umum. Menurut Bharata, penyelesaian kasus Andrie melalui peradilan militer tidak tepat dan akan sulit untuk meraih keadilan bagi korban dan masyarakat. Ia menyebut peradilan militer tidak memenuhi prinsip peradilan yang baik dan adil (fair trial). Penyelesaian melalui peradilan militer tidak sejalan dengan prinsip negara hukum khususnya prinsip persamaan di hadapan hukum yang ditegaskan konstitusi. Dalam perspektif negara hukum, Bharata menuturkan, peradilan militer dan pengadilan koneksitas tidak memenuhi prinsip peradilan yang baik dan adil (fair trial). Dengan demikian dua peradilan itu sulit untuk dijadikan mekanisme keadilan untuk kasus Andrie. Apalagi dalam praktiknya dua peradilan itu seringkali dijadikan sarana impunitas. Baca selengkapnya disini: buff.ly/VZMt5qM

Gambir, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
4
27
66
1.3K
The Institute for Ecosoc Rights retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
🚨 KEBOHONGAN PRABOWO HARI INI Kondisi Aceh masih sangat memprihatikan, ribuan pengungsi masih tinggal ditenda darurat, ratusan jembatan masih belum terbangun, puluhan ribu rumah masih terendam lumpur yang sudah mengering, dan puluhan ribu hektar sawah masih tertutup lumpur. Jadi jika ada ada yang mengatakan pemulihan Aceh sudah 100% dan gak ada lagi korban yang tinggal di tenda pengungsian. Sudah jelas klaim tersebut adalah klaim tidak bermoral dan tidak ber empati terhadap korban.
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Eid Mubarak to all 🌙 mohon maaf lahir batin 🙏. Baru aja buka X, sudah baca berita Prabowo mengatakan pemulihan bencana di Aceh hampir 100% warga tak lagi tinggl di tenda 😭. Tak lagi tinggal di tenda kepala bapak kau Siapa pembisik yang telah ABS kepada Prabowo ini, apakah Buna tedd

Indonesia
26
762
1.1K
15.7K