SyntaxError

6K posts

SyntaxError banner
SyntaxError

SyntaxError

@YoungerMercy_

...

Black Katılım Ocak 2016
78 Takip Edilen44 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
SyntaxError
SyntaxError@YoungerMercy_·
List Tukang Tipu 1. +62 821-8850-3701 Ngaku ngaku dari BRI
SyntaxError tweet mediaSyntaxError tweet media
Indonesia
2
0
0
0
SyntaxError retweetledi
sabo
sabo@plisitin·
ada sapi kabur ke prancis
Indonesia
512
7.6K
17.7K
248.9K
SyntaxError retweetledi
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Pemalsuan riset terorganisir yg baru ketahuan saat konferensi di Denmark ini jatuhnya WHITE COLLAR CRIMINAL. Saya pun penasaran jejaring pelakunya. Di akun IG w.o.d.d sebenarnya udah di-spill nama2nya. Tapi saya penasaran jejak digitalnya di internet. Dan ini yg saya temukan
M. Ridha Intifadha tweet mediaM. Ridha Intifadha tweet media
Indonesia
130
5.1K
14.3K
511.9K
SyntaxError retweetledi
jurnalsibapak
jurnalsibapak@fajrek1·
Istrinya sakit pinggang. 2 tahun. dia beliin kasur baru. Rp 2 juta Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh. Gak sembuh. Bantal ortopedi. Rp 1juta Gak sembuh. Kursi ergonomis. Rp 1 juta Gak sembuh. Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan: "Ibu mandiin anaknya di mana?"
Indonesia
212
3.6K
22.9K
2.4M
SyntaxError retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
14. Anggaran perjalanan dinas: Rp. 20 T per tahun. Ini pemborosan. Harus dicoret. Jika saya presiden, tidak boleh pejabat RI plesiran ke LN.
Indonesia
4.8K
36.8K
44K
0
SyntaxError retweetledi
Christa Sydney
Christa Sydney@christasyd·
Stop menggunakan orang miskin buat bahan bersyukur atas hidup pas-pasan. Harusnya kita marah masih banyak orang-orang yang hidup jauh di bawah standar layak, bukannya malah bersyukur ada yang lebih miskin dari kita ketika kita susah. Semua orang berhak hidup berkecukupan.
Indonesia
17
5.3K
11.1K
116.2K
SyntaxError retweetledi
Dravenwe
Dravenwe@DravenweX·
Profesor Herawati Sudoyo, Pahlawan Bom Bali yang "dikalahkan" oleh tembok birokrasi negara sendiri. Lo bayangin, kepolisian dunia aja hormat sama beliau karena sukses bongkar identitas pelaku Bom Bali cuma dari serpihan DNA. Tapi pas di negaranya sendiri, nasib beliau dan timnya malah berakhir ngenes gara-gara urusan administratif. Namanya Prof. Herawati Sudoyo, salah satu otak paling cerdas di Lembaga Eijkman. Pas kejadian Bom Bali 2002, beliau dan timnya kerja gila-gilaan buat identifikasi pelaku lewat sisa-sisa DNA di lokasi ledakan. Berkat beliau, kasus-kasus terorisme besar bisa terungkap secara ilmiah. Di tangan beliau, Lembaga Eijkman jadi markas riset genetika paling bergengsi di dunia. Bukan kaleng-kaleng, ilmuwan luar negeri aja segan sama riset mereka. Tapi ya gitu, musuh terberat orang pinter di sini bukan virus, tapi birokrasi. Plot twist paling pahitnya terjadi awal 2022. Lembaga bersejarah ini dibubarin dan dilebur secara paksa ke instansi riset baru. Alhasil? Ratusan ilmuwan dan peneliti elit dipecat massal dalam semalam cuma karena mereka bukan PNS. Bayangin, orang-orang yang udah ngabdi puluhan tahun demi kemajuan sains Indonesia, disuruh angkat kaki cuma karena masalah dokumen status pegawai. Dr. Herawati dan timnya harus ninggalin laboratorium tempat mereka nyetak sejarah internasional. Ini jadi bukti nyata kalau di sini, "surat sakti" birokrasi kadang lebih berkuasa daripada otak jenius yang diakuin dunia. Padahal kita butuh lebih banyak orang kayak mereka, bukan malah bikin mereka "patah hati" sama negaranya sendiri. Respek buat Prof. Herawati dan para ilmuwan Eijkman. Mereka udah kasih yang terbaik buat Indonesia, meskipun akhirnya harus "menelan luka" gara-gara sistem yang kaku. Pahlawan sains yang sebenernya.🫡✨
Dravenwe tweet mediaDravenwe tweet media
Indonesia
294
7.8K
20.3K
1.1M
SyntaxError retweetledi
Wholesome Side of 𝕏
Wholesome Side of 𝕏@itsme_urstruly·
You don’t have to be everyone’s butterfly. Be a bee. Mind your business, make your honey, and sting people when necessary.
English
136
11.6K
34.5K
492.9K
SyntaxError retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Kok kita tuh santai banget sih 1. Negara dengan mata uang terendah ke 5 di dunia 2. Bekasi jadi kota paling beracun ke 2 di dunia 3. Rupiah di angka Rp. 17.377 4. Total 33.626 pelajar keracunan MBG and the list still go on, we're not angry enough 🙂
Indonesia
537
24.8K
71.6K
869.3K
SyntaxError retweetledi
Iim Fahima Jachja
Iim Fahima Jachja@iimfahima·
Gw tuh kurang nyaman sama orang yang dikit-dikit networking, dikit-dikit networking alias kalo ketemu orang harus ada dampak ke kerjaan/finansial. Santai aja bro. Banyakin berteman, belajar ngobrol santai tanpa agenda. Kerjaan akan datang kok ketika you emang punya skill yang mumpuni dan santuy bergaul.
Indonesia
81
2.3K
8.7K
193.4K
SyntaxError retweetledi
Alyn.
Alyn.@linxxxc_·
Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally. Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo. Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi. Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak. Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
Indonesia
175
9K
20.3K
1.1M
SyntaxError retweetledi
Nepangkeun
Nepangkeun@atmawiratna·
Boomer sama milenial ini pada paham ga sih kalo kerjaan sampe terus-terusan overtime (padahal bisa kelar lebih cepet) itu tandanya ga kompeten, bukan rajin..
Indonesia
161
3.5K
15.7K
257.8K
SyntaxError retweetledi
kepin
kepin@hunkue·
temen expat gw ke rujaksik pak dia cuman bergumam, banyak sekali pelanggaran hak cipta disini. makan. pulang. dah gt aja
kepin tweet media
Indonesia
243
4.5K
21.2K
621.2K
SyntaxError
SyntaxError@YoungerMercy_·
@AdamPrabata Keluarga orang ini, lari lah ke UGD dengan paniknya minta tolong ke dokter disitu. Tau apa dok? WKWKWK GAK ADA DOKTER UGD YG MAU KESANA WKWKWK dahal jarak UGD sama ruangan itu deket banget🤣 diseret seret juga dokternya gak ada yg mau, dibilangnya tnggu dulu karna ada zoom meet.
Indonesia
1
0
0
145
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Suatu malam saat sedang jaga IGD “𝗗𝗼𝗸, 𝗮𝗱𝗮 𝗽𝗮𝘀𝗶𝗲𝗻 𝗻𝘆𝗲𝗿𝗶 𝗱𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗶𝗿𝗶 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗜𝗚𝗗, 𝗸𝗮𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮 𝘂𝗱𝗮𝗵 1 𝗷𝗮𝗺 𝗴𝗮𝗸 𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴-𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗻𝘆𝗲𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮” Saya yang sedang jaga IGD sambil bersantai-santai langsung otomatis siaga penuh mendengar ucapan perawat tadi Yang tadinya ngantuk-ngantukan, langsung melek kaya abis minum kopi segelas. Saya sambil terjaga sambil mikir “Jam 3 pagi begini datang ke IGD karena nyeri dada kiri, 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻-𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗷𝗮𝗻𝘁𝘂𝗻𝗴 𝗶𝗻𝗶” Sambil berjalan ke arah pasiennya, saya sambil berkata ke perawatnya “Kak, mau minta tolong pasiennya dipasang oksigen, pasang infus, ambil darah, sama EKG ya, kalo ini serangan jantung, waktu kita sempit” Saat menghampiri pasiennya, saya jujur terkejut, karena penampilannya masih muda dan 𝘂𝘀𝗶𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 40-𝗮𝗻 𝘁𝗮𝗵𝘂𝗻. Keluhan pasien juga khas serangan jantung yaitu nyeri dada seperti ditindih, tidak dapat dilokalisir dengan baik. Saat sedang bertanya ke pasiennya, istrinya ikut menjawab: “Tadi pagi sempat bilang dadanya nyeri dok pas lagi cuci mobil, tapi ilang sendiri. Suami saya mikirnya itu masuk angin, jadi tetap berangkat kerja” Ternyata hasil EKG menunjukkan hasil STEMI (ST-elevation Myocardial infarct). Ini adalah hasil yang sangat tidak saya inginkan, karena 𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗸𝗲𝗺𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶. Kami segera berpacu dengan waktu untuk segera menghubungi dokter jantung untuk segera dilakukan tindakan kateterisasi jantung. Pasien segera didorong ke cath lab sambil diiring perkataan istrinya. “Tolong suami saya ya dok, saya hanya punya dia” Endingnya pasiennya berhasil dilakukan percutaneous coronary intervention (PCI), keluhan nyeri dada sudah tidak dirasakan, dan pasien bisa pulang dengan membawa 'ring' di jantungnya. 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝗮𝗺𝗯𝗶𝗹: -Trend terjadinya serangan jantung saat ini dapat terjadi pada orang yang berusia relatif muda, termasuk yang berusia 40-an tahun -Merokok dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menjadi faktor risikonya -Bila mengalami keluhan nyeri dada, sebaiknya segera berobat ke IGD terdekat -Jangan menunda! Banyak yang merasa nyeri dada-nya hanya masuk angin, sehingga tidak berobat dan akhirnya terlambat Semoga bermanfaat!
Indonesia
75
367
2.2K
170.4K
SyntaxError
SyntaxError@YoungerMercy_·
What at cost Tuhan? What at cost?
English
0
0
0
10
SyntaxError retweetledi
y
y@ysuckme·
YOU MUST BREAK THE PATTERN TODAY OR THE LOOP WILL REPEAT TOMORROW
English
247
12.1K
69.8K
1M
Piscesgeng
Piscesgeng@_fxxxkboy·
Kalau api kompor warnanya ijo gini kenapa yaa?
Piscesgeng tweet media
Indonesia
4.2K
870
20.1K
2M