Seorang ibu hamil menjadi korban pencabulan oleh oknum dokter di Palembang, Sumatera Selatan.
Pelecehan ini dilakukan oknum dengan menyuntikkan obat bius kepada korban. Saat itu, korban sedang menemani suaminya yang dirawat pasca-operasi
@tanyakanrl Ngukurnya bukan antara kamu dengan kakak/saudara, tapi dari kamu yg sebelumnya dengan kamu yg sekarang/yg akan datang. Tolak ukurnya kamu yg sekarang lebih baik dari yg kmren.
Lagi lagi jagad di hebohkan dengan kelakuan bejad seorang Ustad di Wonortirto, Kebumen, Dikenai Tuduhan Pencabulan 9 Orang, Salah Satu Korban Ham*l!
Seorang ustad di Wonortirto, Karanggayam, Kebumen, menjadi sorotan publik setelah dituduh melakukan pencabulan terhadap 9 orang, termasuk anak gadis yang dititipkan orang tuanya untuk dibina agama dan akhlaknya. Salah satu korban bahkan hamil akibat perbuatan ustad tersebut.
Kasus ini memicu kemarahan masyarakat, karena ustad yang seharusnya menjadi contoh dan memberikan bimbingan agama, malah merusak kehormatan anak gadis dan mencoreng nama desa serta agama. Banyak yang menuntut ustad tersebut dihukum seberat-beratnya, bahkan ada yang mengusulkan hukuman m4ti.
"Ini sangat miris dan memilukan. Ustad yang seharusnya menjadi teladan, malah melakukan perbuatan keji seperti ini. Harus ada keadilan untuk korban dan keluarganya," ujar seorang warga.
Dan kasus ini tengah di tangani oleh Polres Kebumen dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
gurls kalo ngedate tim biarin dibayarin full sm cowo atau ganti2an? aku sejauh ini ngedate kalo makan gitu doi yg bayar, tp kalo geser nyemil atau photobox aku yg bayar. menurut kalian itu udh bener atau biarin cowo aja yg bayar semuanya? takut doi tersinggung 💚
Kalau negara ini masih punya Roh Hukum, kasus penyiraman air keras yg dialami oleh aktivis kontras Andrie Yunus harus diusut tuntas.
Tampang pelaku diduga penyiram air keras juga terlihat sangat jelas, itupun kalau APH punya nyali untuk mengusut kasus ini hingga ke meja hijau.
__ ✍️
Netizen pasti taulah palaku profesinya sebagai apa.
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh OTK di Jakarta Pusat
Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Jalan Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.
Peristiwa terjadi saat Andrie mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Salemba I menuju Jalan Talang setelah mengikuti kegiatan perekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan KontraS, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor diduga jenis Honda Beat mendekati korban saat melintas di Jembatan Talang. Salah satu pelaku yang duduk sebagai penumpang kemudian menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah Andrie.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada beberapa bagian tubuh, termasuk tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata. Andrie sempat berteriak kesakitan dan terjatuh dari sepeda motornya sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat di Jakarta untuk menjalani penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut serta mengungkap motif penyerangan. Ia juga meminta pelaku dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru karena serangan menggunakan air keras berpotensi menimbulkan luka fatal hingga kematian.