Ay!!!!

9.8K posts

Ay!!!! banner
Ay!!!!

Ay!!!!

@Yuayull

Selalu ada pilihan untuk tetap keras kepala.

Katılım Eylül 2013
141 Takip Edilen203 Takipçiler
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
@tanyarlfes Eh sumpah biarin aja nder, sampe mereka capek. Jangan sampe nikah sembarang ya nder:(
Indonesia
0
0
0
48
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
tanyarl Aku tau ini mungkin bentuk kepedulian orang2 itu ke aku, tapi ya gak gini juga
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
62
5
85
7.3K
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
@tertamvan_ Sekarang lagi nabung buat beli mobil cash dulu
Indonesia
0
0
0
34
marvin
marvin@tertamvan_·
Kalian nabung buat nikah?
Indonesia
1.1K
58
975
1M
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
@18fesss Aku masih idup aja udah bersyukur ka🙏🏽
Indonesia
0
0
0
199
18FESSS
18FESSS@18fesss·
18! kalian yg kelahiran 1999 sdh nikah kh? fak gw boro2 nikah punya pacar dan tabungan aja ga ada bjirrr 😭😢
Indonesia
261
46
792
118.6K
cellaurent
cellaurent@cellaurent·
perasaan kalo ngelamar kerja syaratnya harus berpenampilan menarik, tapi kenapa bahlil jadi mentri????
Indonesia
279
144
434
8.1K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
947
7.7K
14.9K
654.9K
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
@kapten__monyet Aku sih terima-terima aja, ga usah repot halangin jodoh orang aja si
Indonesia
0
0
0
39
Zan
Zan@kapten__monyet·
seriusan nanya kalian kalo di langkahin nikah sama adek kalian sendiri, bakalan terima gak?
Zan tweet media
Indonesia
343
49
383
12.7K
ruri
ruri@ruparipi_·
JYUJYUR JANGGYAL 🙄
ruri tweet mediaruri tweet media
हिन्दी
66
2.7K
16.8K
224.3K
Ay!!!! retweetledi
dafy 🇵🇸
dafy 🇵🇸@superswagb0i·
impian beli rumah skrg jadi kayak ngayal melihara naga di teras
Indonesia
120
14.8K
45.4K
466.5K
Ay!!!! retweetledi
M3
M3@Tan_Mar3M·
Harusnya Hasil Medis kejiwaan presiden dipublis tiap bulan..
Indonesia
62
7.4K
30.2K
230.3K
Ay!!!! retweetledi
aul
aul@dabinnlive·
oh gue tau kenapa aku dilahirin di indonesia karna allah mau gue masuk surga dengan cara semua dosa dosa gue dihisap prabowo
Indonesia
135
10.9K
37.7K
290.4K
Ay!!!! retweetledi
Handoko Tjung
Handoko Tjung@handokotjung·
NPD level ga ketolong: Narcissistic Plenger Disorder.
Indonesia
64
7.8K
23.5K
240.8K
Ay!!!! retweetledi
aca
aca@hilangar4h·
ini negara ketolong sama humor recehnya gen z aja bjir
Indonesia
109
5.8K
26.6K
253.9K
Ay!!!! retweetledi
Jok
Jok@cibajuyut·
sholat gaes, presiden kita prabowo. Timeline kiamatnya dimajuin.
Indonesia
151
16.8K
55.6K
479K
Ay!!!! retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
yang udah gila jadi wni boleh retweet
Indonesia
349
15.8K
20.6K
328.3K
Ay!!!! retweetledi
😭
😭@bebeqmadura·
Cape bgt punya presiden goblok
Indonesia
100
18.3K
36.7K
371.6K
tata
tata@mood__swing·
@hiiandri gatau, tapi kenapa gue kepikirannya Prabowo😭
Indonesia
13
1
23
3.3K
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
Ga usah mandi sore aja kali ya
Indonesia
0
0
0
26
Ay!!!!
Ay!!!!@Yuayull·
@worksfess Aku sedang merasakan itu nder😭😭
Indonesia
0
0
0
40
WORK
WORK@worksfess·
aneh ga si kalo aku kepengen resign karena sering gabut? ceritain dong pengalaman kalian yang resign karena ga terlalu sibuk guys work!
Indonesia
58
15
266
28.3K