A l i c e retweetledi
A l i c e
349 posts

A l i c e retweetledi
A l i c e retweetledi

A l i c e retweetledi
A l i c e retweetledi

wujud asli kaya bocah demen pmo

omicabul@omicabul
⚠️TRIGGER WARNING ⚠️ OMICOSUP pencabulan kekerasan pemerkosaan sesama/lawan jenis beliau ini bisex ya!
Indonesia
A l i c e retweetledi

guys tolong bantu rt like lagi karena ga rame = masalah ga selesai 😭😭 ini masih sepi bgt bgt bgt bahkan ga di up di tv nasional
postinganku yang sebelumnya miss info ternyata dana yang hilang adalah dana koperasi umat yang berada di bawah naungan paroki, bukan dana gereja (persembahan) ya
dan fyi ternyata bukan 28 M tapi 31 MILIAR (tonton di podcastnya menit 19an). WOI 31 M TUH GEDE BANGETTT, banyak umat yang percayain dananya ke BNI dan pasti butuh dana tersebut untuk sehari-hari mereka jadi tolong bantu ramein biar masalah ini tuntas!!!
halo @BNI tolong selesaikan kasus ini dan kembalikan dananya secara full, terlepas ternyata dana dititipkan ke produk gelap si kepala bank tapi tetep aja hal ini merupakan bentuk kelalaian bank karena telah meloloskan kepala bank (orang berstatus & dipercaya) sampe2 bisa nipu sampai 31 miliar gini :(((
SobatMiskinTV@MiskinTV_
Baca dan mengikuti berita mengenai Suster Natalia ini, terkesan BNI seperti ingin lepas tangan, padahal pelaku (Andi Hakim) merupakan salah satu pejabat di bank tersebut. Ini bisa jadi preseden buruk untuk BNI. Bukan tidak mungkin sentimen negatif ini berubah menjadi seruan memindahkan rekening dari BNI ke bank lain.
Indonesia
A l i c e retweetledi

Guys, ini bener-bener bikin dada sesak.
Suster Natalia, seorang biarawati di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dia nggak pernah menikah.
Nggak punya harta pribadi.
Seluruh hidupnya dia abdikan buat gereja dan umatnya.
Sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib.
Bukan uangnya sendiri, tapi uang tabungan 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya selama puluhan tahun.
Kronologinya begini.
Credit Union Paroki Aek Nabara sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak untuk sekolah anak, biaya sakit, dan masa depan. Total terkumpul lebih dari Rp28 miliar, disimpan di deposito.
Tahun 2019, Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, datang ke pengurus CU. Dia tawarkan “BNI Deposito Investment” dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Karena dia datang pakai seragam BNI, ID card resmi, dan mobil pick-up service bank, pengurus percaya.
Tujuh tahun berjalan lancar. Bunga masuk tiap bulan. Nggak ada masalah.
Sampai Desember 2025 semuanya runtuh.
CU minta cair Rp10 miliar bertahap untuk pinjaman anggota. Januari dan Februari 2026 tidak cair-cair. Andi minta semua bilyet deposito “untuk pembaruan”. Suster Natalia serahkan semuanya karena masih percaya.
Beberapa hari kemudian, kepala kas baru datang dan bilang
“Andi Hakim Febriansyah sudah bukan pegawai BNI lagi. Produk itu bukan produk BNI.”
Suster Natalia pingsan.
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya nggak ada bukti. Untung ada satu bilyet yang tersimpan di tangan pastor lain.
Andi kabur ke luar negeri lewat Bali ke Australia lalu ke New Zealand. Sambil kabur dia masih angkat telepon Suster Natalia dan bilang “aman, Suster.”
Akhirnya dia ditangkap setelah red notice Interpol. Uangnya dipakai buat beli sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset lain yang sekarang sedang dilacak.
Yang paling sakit, BNI cuma mau tanggung jawab Rp7 miliar dari Rp28 miliar lebih. Dan mereka transfer secara sepihak tanpa persetujuan penuh dari CU.
Enam kali mediasi, satu kali aksi damai, tapi belum ada satu pun pejabat BNI yang mengucapkan kata “maaf” atau “kami prihatin”.
Suster Natalia yang nggak punya harta pribadi malah pinjam uang ke sana-sini buat bayar tagihan rumah sakit umatnya yang butuh berobat.
Dia bilang: “Saya nggak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit.”
Ini bukan cuma kasus oknum.
Ini uang umat kecil yang menabung perak demi perak selama puluhan tahun, raib karena seorang kepala kas BNI yang beroperasi pakai nama, seragam, dan fasilitas bank negara selama 7 tahun.
BNI sebagai bank BUMN seharusnya bertanggung jawab penuh.
Gimana menurut kalian?
Ini cukup adil? Atau BNI harus tanggung jawab full Rp28 miliar?Cerita pendapat lo di reply woi.
Dan buat Suster Natalia serta 1.900 umat itu, semoga keadilan segera datang.

Indonesia
A l i c e retweetledi
A l i c e retweetledi
A l i c e retweetledi
A l i c e retweetledi

BANTU UP GUYS! DUNIA UDH MAKIN GILA
Ini bukan candaan cowok-cowok lagi, Ini PELECEHAN SEKSUAL.
Empat cowok alumni Trenmatika bikin grup “(Nama Korban) OnlyF*ns”, bikin video editan porno, kirim chat mesum, foto korban diam-diam buat bahan hinaan.
Nama pelaku & bukti lengkap ada di thread ini.
Jangan diam.
Telkom University & Binus harus usut tuntas!
Indonesia

OPEN FOLLOW BACK
- rt tweet ini
- rt & likes tweet di bawah ini
- reply ya kalau udah
admin tunggu sampe pagi ntar
Penerbit Aria Media@ariamediabooks
Dua novel ini bercerita tentang cinta, persahabatan, hidup, dan segala yang di antaranya. Untuk kalian yang ingin mengenang masa lalu, merayakan saat ini, dan cinta yang tumbuh.
Indonesia
A l i c e retweetledi




























