Rama
4.9K posts





Laki-laki Indonesia, bahkan yang progresif sekalipun rentan terjebak dengan penyamarataan suatu kondisi: tit for tat. Jika laki-laki melakukan A, maka perempuan melakukan A juga melakukan A. Pada akhirnya, mereka mengabaikan masalah sistemik yang sudah mengakar ribuan tahun, yakni patriarki dan penjajahan tubuh perempuan oleh mata laki-laki. Terlalu dangkal kalau hanya sekadar direduksi menjadi "bayangin kalo kejadiannya dibalik"... Pelecehan perempuan terhadap laki-laki itu adalah kesalahan individual, sementara pelecehan laki-laki terhadap perempuan itu sistemik (bandingkan jumlah komentar di Instagram Jefri Nichol dengan kasus catcalling di seluruh penjuru negeri)... Indonesia sepertinya akan lebih maju jika banyak orang lebih memahami apa itu relasi kuasa...



kantor gue bener” dh redflag byk bgt yg selingkuh sma org yg udah berumah tangga dan sesama temen kantor,emmg gilak lu pada gapunya otak



beneran mending ke rawa belong deh kalo mau buat buket bunga




Perbandingan harga tiket pesawat JAKARTA - JAYAPURA JAKARTA - MUNICH JAKARTA - MILAN JAKARTA - ISTANBUL kenapa ke Jayapura lebih mahal? Coba pikirkan secara logika.


Sebenernya ada cerita menarik kenapa sekarang CFC lebih sering ditemuin di stasiun, dan ini jadi turning point mereka bisa jadi salah satu F&B terbesar di Indo. Gini ceritanya: Pas 2019-2021 CFC tutup 19 cabang, tapi revenuenya malah naik 56%++ dgn total revenue tembus 700 Miliar. Dari data (gambar) di situ jelas keliatan angka kalau dari tahun 2019–2021 total cabang (Num of outlet) CFC terus berkurang. Bisa diasumsiin pas 2020 pengurangan cabang itu efek pandemi. Lanjut liat bagian Revenuenya, dari 2019 ke 2020 memang berkurang, tapi dari 2020 ke 2021 naiknya dratis dari 300an M ke 700an M. Gokil. Apa yg dilakuin CFC sampe bisa naikin omzet adalah, karena mereka utilize asetnya & penetrasi pasar yg lebih tepat.

deep talks


Kekuasaan lagi terganggu dan mulai nyerang NGO Ini lagu lama dan usang. Elite Global, Deep state dan teori konspirasi lain yang masih dipake aja di tahun 2026😅 Ini arahnya mau memframing kalau pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah tidak murni berasal dari rakyat, pasti menerima dana asing dan tidak independen yang bertujuan ingin menjatuhkan presiden. ini perspektif yang juga salah, Menerima pendanaan dari luar negeri bukan berarti tidak independen. Yang menentukan independensi adalah bagaimana keputusan diambil, bukan dari mana sumber dananya. Sebagai orang NGO, justru NGO itu pencatatan keuangannya sangat transparan dan terperinci. Kalau logikanya setiap yang menerima dana asing tidak independen, maka banyak lembaga internasional dan bahkan pemerintah yang bekerja sama lintas negara juga harus dianggap tidak independen. Itu jelas tidak tepat. Padahal kehadiran NGO itu adalah salah satu tanda demokratisnya suatu negara. NGO itu adalah wadah masyarakat sipil untuk memperjuangkan hak-haknya. Masyarakat sipil itu yang akan membentuk peradaban suatu bangsa. Silahkan di debat. Sumber IG: @ leveenia

Guys, ada dokumen rahasia Amerika yang bocor dan isinya bikin gue geleng-geleng. Amerika sedang mengupayakan akses penerbangan militer permanen melewati wilayah udara Indonesia. Dan Prabowo disebut sudah menyetujuinya. Kronologinya: Februari 2026 Prabowo ke Washington untuk hadir di Board of Peace. Dalam pertemuan bilateral dengan Trump menurut dokumen rahasia AS yang bocor ini Prabowo menyetujui proposal pemberian akses overflight blanket untuk pesawat militer Amerika melewati ruang udara Indonesia. 26 Februari Departemen Pertahanan AS mengirimkan dokumen resmi berjudul "Operationalizing U.S. Overflight" ke Kementerian Pertahanan Indonesia. 13 April hari ini Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan ke Washington untuk menandatangani perjanjian ini dengan Menhan AS Pete Hegseth. Isi perjanjiannya: Bukan sistem izin kasus per kasus. Tapi sistem notifikasi sekali diaktifkan, pesawat militer Amerika bisa langsung melintas hanya dengan pemberitahuan. Tidak perlu izin setiap kali. Ada hotline langsung antara US Pacific Air Forces dan pusat operasi udara Indonesia. Intinya: Amerika bisa gerakkan pesawat militernya melewati Indonesia kapanpun dibutuhkan untuk operasi darurat, respons krisis, atau latihan militer bersama. Kenapa ini masalah besar: Indonesia selama ini dikenal sebagai negara non-blok. Bebas aktif. Tidak berpihak pada kekuatan militer manapun. Perjanjian seperti ini kalau benar secara de facto menempatkan Indonesia dalam orbit militer Amerika. Bukan sebagai sekutu resmi. Tapi dengan konsekuensi yang hampir sama. Ruang udara Indonesia itu strategis luar biasa. Terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Jalur laut dan udara paling penting di kawasan. Kalau Amerika punya akses permanen di sana mereka bisa proyeksikan kekuatan militer ke seluruh Indo-Pasifik dengan jauh lebih mudah. Dan China tahu itu. Dan China pasti tidak akan diam. Yang paling ironis: Prabowo selama ini dikenal sebagai sosok yang paling keras soal kedaulatan. Yang paling sering bicara soal tidak mau didikte asing. Yang menulis buku tentang betapa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Kalau dokumen ini benar maka perjanjian ini adalah kontradiksi paling telanjang dari semua narasi itu. Bukan hanya membuka pintu untuk asing. Tapi membuka pintu lebar-lebar. Dengan sistem yang sekali diaktifkan Amerika bisa masuk kapanpun tanpa izin tambahan. Sampai berita ini ditulis tidak ada konfirmasi resmi dari Washington maupun Jakarta. The Sunday Guardian sudah menghubungi semua pihak terkait tapi belum dapat respons. Kalau ini benar Indonesia baru saja membuat keputusan geopolitik terbesar dalam beberapa dekade. Tanpa debat publik. Tanpa persetujuan DPR. Tanpa transparansi apapun. Dan yang menandatanganinya adalah orang yang selama ini paling keras berteriak soal kedaulatan. Antek antek asing










