ica

76.6K posts

ica banner
ica

ica

@_sweetfriday_

99L | ⚽️🏀🏸🎶🎬📝 enthusiast | #GGMU

indonesia Katılım Ağustos 2013
968 Takip Edilen1.1K Takipçiler
ica retweetledi
Jet Veetlev
Jet Veetlev@JetVeetlev·
Putus baik-baik tuh emang bisa kok, tapi inget ya, abis itu gak usah maksa buat langsung temenan. Banyak orang yang salah kaprah nih, mentang-mentang putusnya gak pake berantem, terus ngerasa kudu tetep akrab kayak bestie. Padahal ya gak gitu konsepnya. Kamu harus paham kalau putus baik-baik itu cuma cara dewasa buat menyudahi hubungan, bukan jembatan buat bikin pertemanan baru. Gak berteman tuh bukan berarti kamu dendam atau musuhan kok, tapi itu cara sehat buat ngasih jarak biar bisa sama-sama healing. Soalnya kalau maksain tetep temenan, yang ada malah terjebak di zona abu-abu yang bikin makin susah move on. Trus kalau nanti kamu dan dia udah sama-sama move on dan udah beneran sembuh, terus kamu tetep milih buat gak temenan lagi, ya gapapa juga loh! Gak ada kewajiban buat masukin mantan ke lingkaran pertemanan kita lagi kok. Kita tetep bisa saling mendoakan dari jauh tanpa harus ada di dalam kehidupan satu sama lain lagi. Setuju gak? Atau temenan itu sebenarnya berharap siapa tau dapat jatah mantan gitu?
araa@aracherie_

Putus baik baik bukan berarti bisa temenan.

Indonesia
36
329
1.6K
93.6K
ica retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
bener juga ya..
gara tweet media
Indonesia
97
2.3K
9.6K
102.5K
ica retweetledi
vay
vay@vybearly·
I like this mindset🤏🏻✨
vay tweet media
English
113
4.4K
18.7K
215.8K
ica retweetledi
Raf
Raf@raf_nfl·
usahain kalo lo jatuh cinta sm seseorang tuh yg layak buat dikagumi wawasannya, attitude,tutur katanya,pemikiran, kebiasaannya, kedewasaan, konsistensinya. biar semisal kalo lo nggk dapetin orgnya, at least lo bisa dapetin high value dari diri dia dan pembelajaran positif lainnya
Indonesia
283
14.3K
51.7K
1.5M
ica
ica@_sweetfriday_·
@tanyakanrl Gue masih mau dapetin fitur 0,5 lagi
Indonesia
0
0
0
1.1K
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 bedanya gak terlalu jauh, bagusnya ambil yg mana ya? untuk kebutuhan sehari-hari, foto, main juga kadang (ml/roblox) dan untuk jangka panjang
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
124
27
1.8K
449.7K
ica retweetledi
rima
rima@awrimaa·
saya juga cemburuan
rima tweet media
Indonesia
173
178
951
15.2K
ica
ica@_sweetfriday_·
@byrob10x Gabisa bangun siang lagi, dari irama sirkadian gue udh matok di jam 4.30
Indonesia
0
0
0
221
uni lulu
uni lulu@sakhansaaa·
Foto latar biru di rumah🤍
uni lulu tweet mediauni lulu tweet mediauni lulu tweet mediauni lulu tweet media
Indonesia
227
445
19.1K
616.5K
ica
ica@_sweetfriday_·
Huhuhu bacanya sedih
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Juansen Leo suaminya Evelyn Chrestella baru ngomong sesuatu soal punya anak yang menurut gue paling jujur dan paling tidak munafik yang pernah gue dengar dari seorang konten kreator. Dan jawabannya bikin gue mikir ulang soal pertanyaan yang semua orang tanya tapi jarang ada yang jawab dengan benar. "Udah siap belum punya anak?" Jawaban Juansen: tidak ada yang akan pernah siap: Selama hamil orang pada tanya ke Juansen, "Udah siap belum jadi ayah?" Jawabannya selalu sama: belum. Dan dia jelaskan kenapa dengan sangat konkret. Pas lahiran, anak mereka langsung masuk NICU karena ada lendir di paru-paru. Saturasi oksigen turun sampai 79. Juansen yang biasanya tenang gemeteran. Justru Evelyn yang backup dia. Bilang "tenang, semua bakal baik-baik aja." Lalu Evelyn kena mastitis infeksi payudara karena ASI tersumbat, demam sampai 40 derajat, menggigil, satu tahap sebelum harus operasi. Siap enggak Juansen menghadapi itu semua? Tidak mungkin. Karena tidak ada yang bisa mempersiapkan diri untuk hal yang belum pernah dijalani. Poinnya satu: tidak ada yang akan siap kalau tidak dijalanin langsung. Tapi itu bukan alasan untuk tidak mulai. Soal orang tua zaman dulu yang suka bilang "dulu mama enggak gini": Juansen ngomong ini dengan sangat tegas dan minta maaf duluan ke yang lebih tua. Punten. Zaman sekarang sama dulu itu beda. Dulu belum ada COVID. Dulu belum ada virus-virus yang sekarang bermunculan. Dulu standar sterilisasi barang bayi tidak seketat sekarang. Dulu informasi medis tidak semudah sekarang diakses. Jadi ketika orang tua bilang "dulu anak mama enggak diginiin juga sehat-sehat aja" itu bukan argumen yang valid. Itu nostalgia yang dibungkus jadi kritik. Konteks berubah. Ilmu berkembang. Dan generasi baru yang mencoba menerapkan standar yang lebih baik untuk anak mereka tidak seharusnya dihakimi hanya karena caranya berbeda dari cara lama. Yang paling penting untuk disiapkan dan ini bukan soal uang: Juansen bilang hal pertama yang harus disiapkan adalah ilmu. Bukan finansial. Finansial penting tapi punya uang banyak tidak otomatis membuat seseorang siap jadi orang tua. Ilmu bisa dicari gratis. Uang harus dicari susah payah. Dan Juansen membuktikannya sendiri. Setiap hari dia tanya ke ChatGPT dari yang serius sampai yang paling random. Soal lahiran, soal ASI, soal perkembangan bayi, soal mastitis. Dia research pecah ketuban sebelum kejadian makanya waktu kejadian dia dan Evelyn bisa santai, tahu harus ngapain. Ketenangan itu bukan karena tidak takut. Tapi karena sudah tahu. Soal baby blues dan kenapa Juansen siapkan support system jauh sebelum lahiran: Juansen tidak menunggu Evelyn kelelahan dulu baru cari suster. Suster sudah dipanggil satu bulan sebelum lahiran supaya Evelyn punya waktu untuk kenal dan cocok dulu. Kalau dalam dua minggu tidak cocok, ganti. Orang tua Evelyn sudah hadir sebelum lahiran. Hasilnya: tidak ada baby blues. Bukan karena mereka kebal. Tapi karena support system sudah dibangun jauh sebelum dibutuhkan. Dan Juansen bilang sesuatu yang sangat penting soal ibu-ibu yang harus mengurus bayi sendirian tanpa suami yang bertanggung jawab, tanpa bantuan apapun dia tidak bisa menghakimi mereka yang kena baby blues. Karena setelah tahu sendiri betapa beratnya dia justru heran kenapa ada yang tidak baby blues dalam kondisi seperti itu Siap punya anak bukan soal tabungan yang cukup. Siap punya anak adalah soal ilmu yang terus dicari, support system yang dibangun jauh sebelum dibutuhkan, dan kerendahan hati untuk mengakui bahwa banyak hal yang tidak akan pernah bisa diprediksi tapi bisa dihadapi kalau tidak dijalanin sendirian. Dan untuk yang suka bilang "dulu mama enggak gini juga sehat" zaman sudah berubah. Standar yang lebih tinggi bukan berarti lebay. Itu berarti kita peduli lebih dari generasi sebelumnya. Dan itu hal yang seharusnya dirayakan, bukan dikritik.

Indonesia
0
0
0
26
ica retweetledi
videodan çıkamıyorum
videodan çıkamıyorum@cikiImiy0r·
Kardeşlerini plastikten kurtaran adama balık hediye eden penguenler
Türkçe
489
9.1K
125K
4.8M
ica
ica@_sweetfriday_·
@5hwty What an incridible lifeeee
English
0
0
1
215
࣪ ִֶָ☾.
࣪ ִֶָ☾.@5hwty·
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
࣪ ִֶָ☾. tweet media
QME
10
71
291
426.7K
ica retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
setuju banget sama kalimat ini, apalagi di bagian : "mendoakan orang adalah salah satu tanda hati kita ada rahmat"
gara tweet media
Indonesia
168
5.7K
22.3K
225.6K
ica retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Abis nonton interview terbaru Benjamin Sesko bareng Sky Sports. Ini serius ga sih United punya striker Gen Z kayak dia? Ini orang kelahiran 2003 tapi udah dewasa & mindful banget. Obrolannya ga banyak bahas soal taktik, tapi soal cara Sesko ngatur mindset-nya. Ternyata bbrp tahun terakhir dia rutin nyiapin 15-20 menit tiap pagi buat stretching, meditasi, dan visualization. Apa itu visualization? Semacam teknik mental di mana kita berimajinasi & memvisualisasikan gambar mental yg positif dan menenangkan. Intinya biar terbiasa mulai hari dengan pikiran positif. Sebelum match, Sesko suka spend waktu beberapa menit buat box breathing, teknik pernapasan dalam buat ngurangin stress dan nervous. Dia juga ga suka terlalu aktif di social media katanya. Ini sih kalo Benji buka kelas soal mental health & jadi guru meditasi di sini, gue rasa full booked terus ya. Soalnya gue juga mau ikut. Penasaran XD
Strootsy tweet mediaStrootsy tweet media
Indonesia
52
315
3K
124.8K