
☘️
6.7K posts

☘️
@aaiikuuh
Part of #AnakTwitterLama


Ternyata saya perlu waktu lebih lama dari perkiraan, untuk bisa beradaptasi pada satu hal di kota ini: . . ..jam setengah 6 udah maghrib..

Kegabutan malam ini debat sm grok yg ngeyel bilang Avanza itu LHD (setir kiri) utk pasar Indonesia.. 😁

tell me somethin' I dont know...



Gimana kawan kawan penjual hewan Qurban? Tahun ini penjualan naik atau turun? Di Kabupaten Bekasi sendiri ada salah satu pedagang yang bilang, kalo tahun lalu bisa jual 300-400 hewan Qurban, tahun ini kayanya cuma bisa laku 150 hewan Qurban. Apakah Rupiah melemah jadi salah satu faktornya?

Kadang heran idul adha patokanya itu ibadah haji, ngapa perlu sidang isbat? Yg penyegelara SA, ya kalau hari ini puncak ibadah besoknya udah hari raya 😬









Kenapa Idul Adha di Asia Tenggara kurang rame dibanding Idul Fitri? Dugaan sotoy gw, karena budaya berqurban di Asia Tenggara tidak sekuat di negara-negara yang Idul Adha-nya rame kek Turki. Di Turki dan di negara-negara bermazhab Hanafi, kurban itu wajib. Kalau ga berkurban rasanya aneh, dan ada rasa malu juga. Karena yang tidak wajib jatuhnya ya kurang mampu. Dan di negara-negara yang Idul Adhanya rame seperti di Timteng dan Asia Selatan, gw liat budaya makan dagingnya juga kuat. Karena di negara-negara itu peternakannya kuat karena iklimnya kondusif buat itu. Plus, Idul Adha juga terkait haji. Di zaman dulu, berhaji di masyarakat Arab, Turki, dll., lebih mudah ketimbang di masyarakat Asia Tenggara yang jaraknya jauh banget dari Mekah. Sementara Idul Fitri lebih terasa bagi orang Asia Tenggara karena terkait puasa. Tidak seperti haji, puasa lebih mudah dipraktikkan oleh orang Asia Tenggara. Plus puasanya sampai 1 bulan, walhasil menjadikan rakyat Muslim di Asia Tenggara merasa perlu merayakan pencapaiannya. Karena sudah 1 bulan lebih tidak makan dan minum dari fajar hingga terbenamnya matahari.









