Aba Idris Shalatan retweetledi

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang terlihat menganggap enteng pelemahan rupiah terhadap dolar AS, membahayakan kehidupan masyarakat di kota maupun desa.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menyampaikan, Presiden Prabowo perlu mendapat pengetahuan terkait dasar ilmu ekonomi, terkhusus nilai tukar.
"Jangan dikira pelemahan rupiah terhadap dolar AS yang sudah Rp17.600, tidak akan menjalar ke biaya hidup yang naik, sampai ke level desa," ujar Bhima, Minggu (17/5/2026).
Baca tribunnews.com/bisnis/7830586…

Indonesia





















