expecto inversio

232 posts

expecto inversio banner
expecto inversio

expecto inversio

@abangbadrol3

tempat misuh

Punta Cana, Dominican Republic Katılım Ağustos 2020
28 Takip Edilen11 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
gw : lahir : 2004 playlist lagu : 1999
Indonesia
0
0
0
0
expecto inversio retweetledi
dino kecepit
dino kecepit@ripbotttt·
makan gratis jadi tai, pendidikan gratis jadi tau.
Indonesia
202
25.5K
70.2K
593.4K
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
top 4 tahun ini sesuai prediksi dn harapan ditengah gempuran rumor 2 DKI gabisa di top 4, jatah daerah di top 4 dan winner udah di lock. Well deserved Banten!
Indonesia
0
0
0
14
expecto inversio retweetledi
Txt Tata Kota - The Urbanist Zine
Salah satu bukti kemacetan yang timbul bukan 100% karena pembangunan yang car centric, tapi kesalahan tata ruang. Jalan TB Simatupang itu termasuk kecil dan tol JORR pun bukan didesain untuk dilalui arus lokal. Zonasi perkantoran, mixed used, dan komersial, ditambah gaada perencanaan transportasi yang komprehensif prior to the urban zoning, bikin jalan ini jadi overcapacity
Kukuh Adi D.@kukuhya

Solusi TB Simatupang dari dulu udah jelas apa. Percepat pembuatan ini secepat cepatnya!!! Nih saya bikin (tanpa AI):

Indonesia
10
152
458
40.1K
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
ni depok sm jaksel mati lampu knp si ini
Indonesia
0
0
0
243
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
agaknya ini high potential s3 kalo emg captainnya beneran metong morgan bakal di-framing jadi pelakunya krn dia yg ada di tkp dan nyentuh lgsng si nick
expecto inversio tweet media
Indonesia
0
0
0
71
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
duh high potential s2 dah kelar lgi mana endingnya gantung, nonotn apa yeh gw sambil nunggu s3
Indonesia
0
0
0
37
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
@SumaUI byk gedung di ui yang luarnya bagus sebenernya dalemnya rusak parah
Indonesia
2
3
246
18.3K
Pers Suara Mahasiswa UI
Ceritakan unpopular opinion kalian tentang Universitas Indonesia:
Pers Suara Mahasiswa UI tweet media
Indonesia
96
94
1.1K
5.6M
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
jujur akt 26 ngeliat 23 keknya kek kita ngeliat 20 dulu deh
Indonesia
0
0
0
35
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
@zhil_arf sebelum jdi tanah kososng sebenarnya disitu ada perkampungan. Alangkah baiknya kalau bs dikembalikan menjadi perkampungan tpi dgn konsep yg lebih tertata seperti kampung susun/kampung deret. Dan mungkin sebagian lahannya bisa dijadikan kos yg uangnya bisa untuk mengelola kampung
Indonesia
0
0
3
1.1K
zhil
zhil@zhil_arf·
"Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin." Tidak ada yang lebih mewakili akhlak ini daripada Spekulator Tanah. Punya tanah banyak. Harga tanah naik. Untung besar. Tanah makin banyak. Padahal gabut ga ngapa-ngapain. Masih mending kalau tanahnya diubah jadi kost. Mengelola kost itu pekerjaan full time. Semakin banyak kost di Jakarta, semakin bersaing, semakin murah harga kost. Kalau tanahnya cuma ditembok dan dibiarkan kosong? Padahal demand terhadap ruang hidup dan ruang hijau publik sangat tinggi? Spekulator Tanah sudah sepatutnya dibuat menjerit oleh pajak tanah. Tanah di Jakarta sangat sedikit dan sangat berharga. Kalau lu bodoh tidak bisa mengelola tanah dengan produktif seperti di gambar, sehingga tidak bisa bayar pajaknya, ya jual saja. Eat the rich.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Jakarta maju karena merupakan titik akhir hilirisasi uang seluruh Indonesia. Sawit, tambang, semua uang mengalir ke Jakarta. Mending kalau jadi MRT. Biasanya hanya ditimbun jadi rumah di PIK 2. Aliran Uang ini penyebab langsung konflik gentrifikasi dan kolonisasi Teluk Naga. Sering kita dengar, "Uang sebaiknya diinvestasikan untuk beli properti, karena nanti harganya pasti naik." Inilah persisnya yang dimaksud dengan "ditimbun di PIK 2". Aliran Uang masuk Jakarta melimpah terlalu banyak, bingung mau diapakan, akhirnya "diinvestasikan ke properti" karena "harga properti pasti naik". Aliran uang ini kemudian berubah menjadi tembok yang tumbuh liar memotong-motong ruang perdesaan Banten, Bogor, dll tanpa perecanaan. Padahal, lahan di Jabodetabek sangat terbatas. Scarce resource. Solusi ketimpangan ini simpel: pajak nilai tanah. Land value tax. Pajaknya harus naik. Pajaknya harus dinaikkan sedemikian rupa untuk mempromosikan pemakaian tanah yang betulan efektif. Penimbun aset tanah yang gabut harus dibuat menjerit sekeras-kerasnya. Apalagi kalau tanahnya dibiarkan kosong tidak jelas, bukannya dibangun secara produktif untuk kekayaan bersama. Padahal tanah di Jakarta sangat sedikit. Di Jakarta sangat banyak lahan rumput kosong yang ditembok dan tidak digunakan untuk apapun. Yang seperti ini terutama harus dipajaki setinggi-tingginya. Mafia tanah dan ormas sewaan yang menghalangi dan menyulitkan proses ini harus ditembak. Uang pajaknya dipakai apa? Ya dipakai buat menyembuhkan dampak merusak model Tata Kota Bertembok yang ada di Jabodetabek. Mau tidak mau, perkotaannya harus ditata ulang. Penataan ulangnya tidak perlu ekstrem. Daripada mencontoh penggusuran massal otoriter seperti di Singapura, lebih baik mencontoh penataan ulang terdesentralisasi dan bertahap seperti di Tokyo. Hari ini tata kota Tokyo tetap acak-acakan secara aesthetic, tapi penduduknya hidup dengan layak dan dignified. Apalagi, model Tata Kota Bertembok Jabodetabek saat ini juga sedang menyebabkan bencana ekologis yang parah. Jika dibiarkan, semakin lama akan semakin tidak menyenangkan.

Indonesia
19
77
432
42.2K
expecto inversio retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Jakarta maju karena merupakan titik akhir hilirisasi uang seluruh Indonesia. Sawit, tambang, semua uang mengalir ke Jakarta. Mending kalau jadi MRT. Biasanya hanya ditimbun jadi rumah di PIK 2. Aliran Uang ini penyebab langsung konflik gentrifikasi dan kolonisasi Teluk Naga. Sering kita dengar, "Uang sebaiknya diinvestasikan untuk beli properti, karena nanti harganya pasti naik." Inilah persisnya yang dimaksud dengan "ditimbun di PIK 2". Aliran Uang masuk Jakarta melimpah terlalu banyak, bingung mau diapakan, akhirnya "diinvestasikan ke properti" karena "harga properti pasti naik". Aliran uang ini kemudian berubah menjadi tembok yang tumbuh liar memotong-motong ruang perdesaan Banten, Bogor, dll tanpa perecanaan. Padahal, lahan di Jabodetabek sangat terbatas. Scarce resource. Solusi ketimpangan ini simpel: pajak nilai tanah. Land value tax. Pajaknya harus naik. Pajaknya harus dinaikkan sedemikian rupa untuk mempromosikan pemakaian tanah yang betulan efektif. Penimbun aset tanah yang gabut harus dibuat menjerit sekeras-kerasnya. Apalagi kalau tanahnya dibiarkan kosong tidak jelas, bukannya dibangun secara produktif untuk kekayaan bersama. Padahal tanah di Jakarta sangat sedikit. Di Jakarta sangat banyak lahan rumput kosong yang ditembok dan tidak digunakan untuk apapun. Yang seperti ini terutama harus dipajaki setinggi-tingginya. Mafia tanah dan ormas sewaan yang menghalangi dan menyulitkan proses ini harus ditembak. Uang pajaknya dipakai apa? Ya dipakai buat menyembuhkan dampak merusak model Tata Kota Bertembok yang ada di Jabodetabek. Mau tidak mau, perkotaannya harus ditata ulang. Penataan ulangnya tidak perlu ekstrem. Daripada mencontoh penggusuran massal otoriter seperti di Singapura, lebih baik mencontoh penataan ulang terdesentralisasi dan bertahap seperti di Tokyo. Hari ini tata kota Tokyo tetap acak-acakan secara aesthetic, tapi penduduknya hidup dengan layak dan dignified. Apalagi, model Tata Kota Bertembok Jabodetabek saat ini juga sedang menyebabkan bencana ekologis yang parah. Jika dibiarkan, semakin lama akan semakin tidak menyenangkan.
zhil tweet media
versace@trunkszoldyck

Unpopular opinion soal Kota Jakarta

Indonesia
29
371
1.4K
112.4K
expecto inversio retweetledi
prajna
prajna@adepedia·
Peta Jakarta Urban Area dari Demographia. Sisi barat seperti "mampet" gk menjalar ke Serang dan Cilegon, tapi berhenti di Cikande. Kontras dengan sisi timur yg menjalar sampe jauh ke Kecamatan Patokbeusi, Subang! Sisi selatan terhalang batas alami Gunung Gede.
prajna tweet media
Indonesia
31
228
1.3K
87.1K
expecto inversio
expecto inversio@abangbadrol3·
@EkoTamba @lrtjkt @PT_Transjakarta sepertinya kalau yg di matraman itu terkendala lahan dan kalo pramuka bpkp itu mungkin biar elevasi stasiunnya bisa lebih turun dikit karena sebelumnya harus melompati tol wiyoto wiyono. Kalo tetep dibangun deket koridor 10 bakal jauh lebih tinggi stasiunnya
Indonesia
1
1
1
67
Eko Sanjaya Tamba
Eko Sanjaya Tamba@EkoTamba·
Ada yg bisa jelasin kenapa stasiun LRT Jakarta @lrtjkt koridor 1B itu dibangun malah jauh dari persinggungan dgn koridor bus @PT_Transjakarta. Stasiun Pemuda BPKP jauh dari koridor 10. Stasiun Matraman jauh dari koridor 5. Transitnya bakal jauh. Ga terintegrasi.
Indonesia
1
1
1
214
expecto inversio retweetledi
Kota-kota Indonesia: Pengantar untuk Orang Banyak
Dengan 16T kami bisa bikin 1.600 gedung flat 4 lantai untuk 11.000 keluarga di pusat-pusat kota melalui sistem koperasi perumahan, pangkas biaya marketting, spekulasi dll sampai ke hampir “at cost”.
Kota-kota Indonesia: Pengantar untuk Orang Banyak tweet mediaKota-kota Indonesia: Pengantar untuk Orang Banyak tweet mediaKota-kota Indonesia: Pengantar untuk Orang Banyak tweet media
Indonesia
33
1K
3.1K
99.7K
expecto inversio retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
TUTUP PINTUNYA BOCIL ANJJJJJJ😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
1.1K
5.5K
65.4K
1.6M