Molci🦋

5.9K posts

Molci🦋 banner
Molci🦋

Molci🦋

@abcthh1

🤗💖✨ • https://t.co/mP9aMhTY2i

Katılım Mart 2018
316 Takip Edilen211 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Molci🦋
Molci🦋@abcthh1·
Ini hasilku kemarin merakit lemari rak buku bersama sepupu, karena kalo sendiri pasti lama kelarnya wkwk Btw ini aku beli online jadi harus masang sendiri dehhh Aku beli di tokped tokopedia.link/bktVBBcE3Kb Di toko Oren juga ada gaiss tokonya sama: s.shopee.co.id/1LLDyijD0s
Molci🦋 tweet mediaMolci🦋 tweet media
Indonesia
0
0
1
144
Molci🦋 retweetledi
𐙚devy🪭
𐙚devy🪭@wafflekook_·
Sekali lagi yaallah aku merayumu.. "rubahlah aku menjadi wanita beruntung dalam segala hal"
Indonesia
33
16.8K
52.2K
399.4K
Molci🦋 retweetledi
cozy 🕷️
cozy 🕷️@cozyaltruis·
Masinis KAJJ keren sih kecelakaan itu bisa aja kena lebih banyak gerbong KRL nya dalam keadaan sinyal system yang outdated, masinis nya bisa manage kecelakaannya 🙏🏼😭 Karena kalau engga bablas semua gerbongnya dari stasiun bahkan bisa sampe ngeguling
Indonesia
130
3K
29K
1M
Molci🦋
Molci🦋@abcthh1·
@jexatommo @gramedia Wahh jadi pengen liat langsung, semoga aku bisa ke sana yaa kak, bisa datang ke Den Haag jugaa 😍😍
Indonesia
0
0
0
16
Jexaaa¹ᴰ Seeing Louis In Amsterdam
@abcthh1 @gramedia Aku tinggal di Belanda dan sangat maju kak dan banyak banget hal berbau indo aku menyebut dia negara gagal move on bahkan di supermarket kaya Albert Heijn aja bumbu Indonesia mudah ditemukan. Harus ke Den Haag deh isinya surganya orang indo
Indonesia
1
0
8
212
Gramedia
Gramedia@gramedia·
Kalau Gramedia kasih kalian hadiah private trip ke luar negeri selama seminggu, kalian bakal pilih negara apa? 👀
Indonesia
6.2K
328
7.1K
503.3K
Molci🦋 retweetledi
꣑ৎ
꣑ৎ@kislifess·
di tiktok ada food influencer yang baik banget beli jajan di UMKM kecil yang jualan di live dan dipromosiin secara gratis 😭☝🏻 sampe penjualnya kebanjiran orderan, kalian jgn lupa jajan gusy bantu UMKM biar ekonomi tetep jalan 🥺🫰🏻
꣑ৎ tweet media꣑ৎ tweet media
Indonesia
28
2.6K
31.8K
512.5K
Molci🦋 retweetledi
aaeraa
aaeraa@aera_ry·
kalian sampai kapan tutup mata, lihatlah pelosok2 negeri ini, masih banyak tempat yg fasilitas pendidikannya jauh dari kata layak.
aaeraa tweet media
Indonesia
67
10.5K
23K
213.2K
Molci🦋 retweetledi
F
F@cowosukamatcha·
teruntuk kamu perempuan-perempuan yang ga pernah tau rasanya di rayakan, semoga rezekimu mengalir deras, agar kamu bisa merayakan dirimu sendiri.
Indonesia
175
3.7K
11.4K
142.3K
Molci🦋 retweetledi
kumifigo
kumifigo@kumifigo·
Kisah pilu, momen seorang anak SMP bernama Ikhsan yang sedang berpamitan dengan teman2nya karena di minta oleh orang tua untuk putus sekolah padahal sedang rajin2nya, untuk dapat membantu menghidupi keluarganya dengan berjualan ayam goreng di alun2 Tanjungsari. tt : nayyara kpnau
Indonesia
680
5.4K
24.3K
1.3M
Molci🦋 retweetledi
nday
nday@assertndayy·
lagi pula, siapa juga yg mau gagal?
Indonesia
122
5.3K
12.9K
143.6K
Molci🦋 retweetledi
Riz
Riz@rizkidwika·
Embege akan sangat bagus jika: -yang diupgrade itu kantin sekolah -pemasaknya yang ada di kantin -dapurnya decenterized tiap sekolah -beli bahan di pasar terdekat -ga bakal basi karena ga perlu nganter2 Bukannya bikin dapur katering 2 miliar bonus motor trail sama semir sepatu.
Indonesia
204
7.6K
18.9K
226.4K
Molci🦋
Molci🦋@abcthh1·
Ati panas amat ini
Indonesia
0
0
0
3
Molci🦋 retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Nganggarin semir sepatu sampe miliaran, padahal yang kotor dan berdebu empatinya. 🙂
Indonesia
77
7.9K
18.3K
168.2K
Molci🦋 retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Semakin banyak gugatan MBG di MK.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
283
17.1K
43.7K
526.9K
Molci🦋 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.1K
102.4K
11M
Molci🦋 retweetledi
F
F@cowosukamatcha·
semoga perempuan yang “i can do it by myself” dipertemukan dengan lelaki “i know u can, but let me handle it.”
Indonesia
321
23.5K
53.5K
742.5K