Sabitlenmiş Tweet
Pejantan Tambun
17.9K posts

Pejantan Tambun
@abelmbois
Persib Bandung Fans
Balaraja, Tangerang - Banten Katılım Aralık 2011
179 Takip Edilen26.7K Takipçiler
Pejantan Tambun retweetledi

Temen aku jadi korban begal di dago atass pas lagi euforia persib juaraa,luka nya temen aku banyakkk barangkali ada yang tau engga bantu rw kasian motor dompet hp arilang semua
Izin share pak @Shamr00g @SeledingTekel

Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi
Pejantan Tambun retweetledi

‼️X PLEASE DO YOUR MAGIC ‼️KASUS ini terjadi pada karyawanku, si cewe dibuat jatuh cinta, lalu foto aib disebarkan agar pelaku dibayar dgn uang. Ternyata korbannya bukan hanya 1, sudah bermunculan utk speak up. Pelaku bernama Elgi Aprilandi pelaku pemerasan dan pengancaman, saat ini masih belum ditangkap. Temen2 bantu up kasusnya harus VIRAL hingga pelaku mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi
Pejantan Tambun retweetledi

Para Pendekar sudah tiba di Samarinda! ✈️🟣
Besok (5/5) Persita bakal hadapi tantangan berat melawan Borneo FC. Meskipun main tandang, doa dan dukungan kita Persita Fans nggak boleh putus.
Leg 1 aja bisa, yuk leg 2 juga 🔥✨
Kasih prediksi skor kalian buat laga esok nanti di kolom reply yuk! 👇🔥 @IndosFC
#PersitaTangerang #PendekarCisadane #Liga1


Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi

PARAH !!!
50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya
Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik.
Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024.
Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum
By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.



Noboru Sage@noboru42256
Ikan sabu sabu saja di urusin masak berita SEBEJAT ini di cuekin ? video.tribunnews.com/news/932639/ri…
Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi

Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi.
Hal itu seperti yang diungkapkan bibi korban, berinisial VN. Ia mengatakan. korban disebut selalu mengurung diri di dalam kamar dan kerap menangis histeris hingga melukai diri sendiri.
Sertu Majib sendiri kini masih dalam pelariannya dan belum ditemukan setelah dilaporkan kabur saat diperiksa atasannya terkait dugaan pencabulan yang ia lakukan terhadap korban.
VN membeberkan, awalnya korban bersama keluarganya tinggal di rumah terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto. Korban dan terduga pelaku diketahui memiliki hubungan kekeluargaan.
Namun, korban dan keluarganya kemudian meninggalkan rumah itu dan memutuskan tinggal di rumah neneknya yang berada di Kota Kendari sejak kasus tersebut bergulir.
Saat di rumah neneknya itu, korban menunjukkan perilaku depresi yang diduga timbul akibat kejadian tersebut. Kata VN, saat itu korban takut keluar rumah dan selalu mengurung diri di dalam kamar.
Bahkan saat didampingi keluarganya, korban hanya merenung dan enggan bercerita.
“Kondisi korban semakin parah karena depresi berat dengan mencakar-cakar tubuhnya dan menangis histeris ketakutan,” katanya kepada media, Minggu (3/5/2026).
Pendampingan yang dilakukan psikolog anak telah diberikan kepada korban, tetapi hingga kini belum memberikan perkembangan baik terhadap kondisinya.
Kata VN, pihak TNI sempat berupaya mengajukan permintaan untuk membesuk korban. Namun, hal itu ditolak keluarga lantaran korban masih takut bertemu dengan orang baru.
“Kemarin mereka mau datang tapi kami keluarga korban takut karena korban masih depresi berat,” bebernya.

Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi
Pejantan Tambun retweetledi

Biadab.. !! 😡😡😡 Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
“Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,” ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di kisahan.id
Indonesia
Pejantan Tambun retweetledi
Pejantan Tambun retweetledi

Pejantan Tambun retweetledi
















